ada tulisan cantik bgt, kira2 isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yg dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu.”
ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yg dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu ga perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
Punya bayi yg udah ngerti bundanya natap tajam harus tidur langsung pura2 merem itu lucu banget, pengen ketawa tapi nahan diri antara kesel juga karena gak tidur2
Nggak ada pikiran nambah anak. Bukan takut hamil dan melahirkannya, tapi takut stress lagi karena masih ingat siapa aja yg nyakitin selama hamil. Sekarang ngerasa cukup punya satu putriku yg nantinya jadi teman cerita hari2 ku, menemani dan melindungi bundanya.
Aku setuju banget sama kalimat ini:
“Banyak orang jadi nggak menarik setelah kita tahu cara pikir mereka.”
Dan mungkin itu kenapa aku selalu kagum sama orang yang cara pikirnya luas, tenang pas ngomong, dan ngerti gimana jadi manusia, bukan cuma sekadar hidup. Yang open minded tanpa ngerasa paling benar, yang tau batasan tanpa ngerendahin orang lain, dan nggak gampang ngejudge siapa pun.
Karena kecerdasan itu menarik, tapi empati dan respect itu yang bikin orang pengen tetap ada di hidup kita.
coba tanamkan mindset ini;
apapun di dunia ini yang bikin kamu kecewa dan sakit hati, berpikirlah bahwa mereka hanyalah alat Tuhan yang sengaja dikirim untuk jadi ujian kamu, Tuhan sengaja menunggu respon kamu untuk membedakan kualitas dirimu dengan hamba yang lain.
orang lain ga akan peduli kamu cape, kamu stress, kamu depresi. makanya kamu harus sayang sama diri kamu sendiri, karena mereka ga akan mau tau apa yang kamu lewati dan alami. kamu harus kuat bukan demi orang lain tapi demi diri kamu sendiri.
KALAU PENYAKIT BISA BICARA MEREKA AKAN "TERIAKK"
1. TUMOR
“Aku tumbuh pelan-pelan karena kamu terlalu lama menahan.
Marah kamu simpan, sedih kamu tutup,
Kecemasan kamu pendam.
Yang tidak keluar... akhirnya mencari jalan sendiri.”
2. AUTOIMUN
“Aku muncul saat kamu terus melawan dirimu sendiri.
Di luar kamu bilang ‘aku kuat’, padahal di dalam kamu lelah.
Tubuhmu ikut bingung,
karena kamu tak pernah jujur pada rasa.”
3. KANKER
“Aku besar dari luka yang kamu kunci rapat.
Maaf yang tak pernah terucap.
Tangis yang tak pernah tumpah.
Sakit hati yang tak pernah sembuh.”
4. STRES KRONIS
“Aku bukan cuma di pikiran.
Aku masuk ke tidurmu, ke makananmu, ke napasmu.
Kamu bilang ‘aku baik-baik saja’,
padahal tubuhmu berteriak minta istirahat.”
5. INSOMNIA
“Aku datang karena kepalamu tak pernah benar-benar berhenti.
Kamu rebah, tapi pikiranmu masih berlari.
Kapan terakhir kali kamu benar-benar tenang?”
6. SAKIT MAAG / LAMBUNG
“Aku perih karena kamu terlalu sering ‘menelan’ keadaan.
Tidak enak hati.
Tidak enak menolak.
Tidak enak berkata jujur.”
Cukup...
Tubuh bukan musuh.
Ia hanya alarm.
Belajar dengarkan sebelum ia teriak lebih keras.
Tiap ada bayi lahir, doanya selalu "Semoga jadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama."
Jarang banget dengar orang tua yang doanya begini: "Semoga aku bisa jadi rumah yang nyaman buat dia, bisa menjamin pendidikannya, dan memastikan dia tumbuh di lingkungan yang sehat."
Harusnya kita dulu yang berjanji ke dia, bukan dia yang dituntut buat dunia.
Btw, aku pernah dikasih tips sama psikologku dulu pas konsul.
Intinya gini, kalo idup mau ‘lebih’ bahagia dan rejeki lancar.
Coba deh lo lakuin ini:
- jangan dendam ke orang. Namanya manusia pasti ada aja kan cekcok sama temen dll? Tp coba deh, selesein masalah itu, dan jangan ada dendam. Klo temenmu gengsi minta maaf duluan, kalian sja dulu yg minta maaf. Urusan dia maafin/ngga, itu urusan dia dah. Yg pntg hatimu damai udh minta maaf dll.
- jangan pelit sama diri sendiri, selagi halal dan ngga dilarang agama, yowes turutin aja wl wl mu itu. Rejeki mah pasti ada aja kok.
- jangan negatif thinking ke org.
Org lain ngapain, udh bukan urusan kita.
- sering2 maafin diri sendiri, dan nerima apa adanya. Selagi udh berusaha, gapapa serahin hasilnya ke Allah. Klo belum sesuai keinginan? Gapapa, bisa dicoba lagi. Maafin diri sendiri jg klo misal kita sering gagal, jgn berlarut2.
Ada lagi?
hidup bakal terasa lebih ringan pas kamu mulai nerima kenyataan kalau ya udah apa adanya, gak usah maksain hal-hal yang emang gak sejalan sama kamu, biarin semuanya ngalir aja.
percaya deh, apa pun yang emang ditakdirin buat kamu, pasti bakal nemuin jalannya sendiri ke kamu.