Masih marah membayangkan adegan sadis semalam. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk Affan Kurniawan 🥀
Selamat ulang tahun untuk @DPR_RI. Semoga hari ini kalian bahagia. Serta. Mulia.
Bencana kelaparan dan ancaman serangan brutal IDF membayangi warga Gaza
Kantor Media Pemerintah Gaza menyatakan bahwa blokade militer yang dilakukan oleh Israel sebagai kejahatan perang (war crimes). Strategi keji ini menjadi cara untuk menyingkirkan warga sipil lewat kondisi kelaparan yang berlarut-larut.
Tak hanya mengecam Israel dan sekutunya, kantor tersebut juga mengecak sikap dunia internasional yang terkesan diam dan tidak peduli. Selain itu, mereka juga mendesak campur tangan PBB agar jalur bantuan kemanusiaan segera dibuka.
Beberapa hari sebelumnya, UNICEF juga memperingatkan kalau jumlah anak-anak yang mengalami gizi buruk di Gaza meningkat pesat. Setidaknya selama bulan Mei 2025, ada 5.119 anak berusia antara 6 bulan sampai 5 tahun yang harus dirawat intensif karena gizi buruk akut.
Menurut keterangan Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Edouard Beigbeder,"Dalam 150 hari, dari awal tahun hingga akhir Mei, 16.736 anak - rata-rata 112 anak per hari - telah dirawat karena gizi buruk di Jalur Gaza".
Sebelumnya, PBB juga mendesak IDF berhenti menembaki warga yang sedang mengantre bantuan bahan makanan. Data PBB menunjukkan ada lebih dari 410 orang warga Palestina yang tewas, dan 3.000 terluka akibat tembakan IDF ketika mereka mencoba mendekati titik distribusi bantuan atau sedang dalam antrean menunggu bantuan kemanusiaan.
Kantor HAM PBB pada Selasa (24/6) menyoroti kondisi warga gaza yang didera kelaparan dan harus memilih untuk mempertaruhkan nyawa untuk mendapatkan makanan yang sangat terbatas.
Ada laki-laki yang bilang, menikah itu enak bisa double income.
Di satu sisi betul. Tapi juga harus dipahami:
1. Kalimat diatas memberi nuansa bahwa full IRT ga ada nilainya. Padahal kontribusi ekonomi IRT sebagai unpaid labor ini estimasinya 10-40% GDP (data UN Women, beda tiap negara).
Ibarat bisnis, income yang dihasilkan full IRT ini estimasinya 10-40% penghasilan.
Bayangkan, perempuan full IRT ga dianggap kontribusinya hanya karena ga menghasilkan uang secara langsung?
Berapa gaji yang harus dibayar kalo mempekerjakan pembantu, tukang masak, pengelola keuangan, guru, psikolog anak, manajer rumah tangga, dokter, suster, dan kadang harus jadi psikolog-nya bapaknya anak-anak juga?
Belum lagi biaya mental karena direndahkan society dan pasangan karena GA PUNYA INCOME?
2. Double income bagus banget, tapi laki-laki juga double burden ga? Ngurus domestik, keluarga, orangtua SETARA yang ditanggung perempuan ga?
Atau cuman mau dapet duitnya, tapi ga mau terlibat penuh menanggung resiko domestiknya?
Gw mendukung double income, mendukung perempuan bekerja, menghormati perempuan IRT.
Kita butuh society yang juga sehat, yang paham bahwa double income tanpa diikuti perbaikan mindset atas tanggung jawab domestik -- biayanya besar banget pada perempuan.
Weekendnya mau mulai ngedrakor lagi. Nungguin lama “what comes after love” akhirnya tayang, daan puas banget nonton Kentaro lagi yang versi romance. Tapi kerasa beda aja, apa karena drama produksi Korea ya. Sweet-nya dapet, akting fl dan ml nya keren banget🫠