Perjuangan bagi Pahlawan
Kemerdekaan bagi Sejarawan
Hiburan bagi Masyarakat
Pragmatisme bagi Aktivis
Kepentingan bagi Penguasa
jadi, seperti apa Nasionalisme yang sesungguhnya?
Muhammadiyah di Jogja itu seperti NU. menyatu, terbuka n menerima.
tak seperti daerah lain yg kultur dan toleransinya kaku. inikah jadinya jk anak jauh dr induk (tanah kelahiran) nya. entah krn disetir oleh kultur kearab2an, memprioritaskan syariat atau apalah aku tah tahu.
إن كنت تبحث عن العيد، فاصنعه أنت، بالحب، بالغفران، بالامتنان
jika engkau mencari hari raya kebahagiaan, ciptakanlah oleh diri sendiri, dengan cinta, dengan memaafkan, dan rasa syukur.
semua merasa menjadi Khidir a.s seolah-olah tahu semua informasi. padahal menjadi Musa a.s saja belum di mana ia tabayun dan mencari informasi yang benar.
1. bangsa, negara, pemerintah merupakan sistem/ranah yg berbeda
2. framework : distilasi, acknowledge, respond, commit
3. experiment : menata ulang standar, merawat kembali percaya, urun angan utk Indonesia
Dewan Pertahanan Nasional dari Mas Sabrang MDP
https://t.co/GXOHZOe8uR
dari satu kalimat bisa lahir banyak makna, satu topik bisa tumbuh banyak pemahaman. maka, membaca dan berdiskusi adalah dua sayap yang akan membawa kita terbang lebih tinggi dalam mencari ilmu.
Purwokerto Book Party 📚
hobby membaca (apapun) adalah kebiasaan mulia, tapi akan lebih bermakna jika diimbangi dgn diskusi bersama. sebab, buku bukan satu-satunya sumber kebenaran, dan tiap orang membawa sudut pandang berbeda dari apa yg mereka baca. .
tak hanya itu, nikmatnya menggali ilmu dari buku2 lain yg dibaca teman2 seperti menjelajah dunia baru tanpa harus membuka semua pintunya sendiri. diskusi membuat wawasan kita lebih luas, melatih cara berpikir kritis, n membuka ruang saling belajar.
semoga Engkau menatapku dengan pandangan kasih sayang, bukan dengan tatapan siksa dan ketidakacuhan.
sebab, Tuhan, meski rahmat-Mu melumat segala alpa, namun tiadalah pantas bagi kami meraihnya.
jika bukan oleh kasih-Mu, bangkrutlah kami di hari kemudian.