Pelopor ayam geprek pertama tuh BUKAN GEPREK BENSU 😭😭😭
TAPI AYAM GEPREK BU RUM. Bu Rum mulai jualan di Papringan, Jogja tahun 2003. Waktu itu namanya masih ayam ulek, ayam gejrot, ada yang nyebut ayam penyet jugaaa
Namanya berubah jadi “geprek” karena Bu Rum yang mulai pakai istilah itu biar kedengeran unik waktu pelanggannya makin banyakkkk
Geprek Bensu baru muncul tahun 2017. Jadi 14 tahun setelah Bu Rum nemuin konsepnya, Geprek Bensu baru ada…
I bid my final goodbye, maybe this is the last time i see her. Even if we dont see our future together, i still wish you success in your future endevour. May god blesses and protect you and your family
Lampiran cuma 3 halaman?
yujiem punya 496 halaman:
Tarif lengkap mulai harga asrama, sewa ruangan, sewa alat, harga umum GMC, seminar/course/sertifikasi/pelatihan/dst, tarif layanan lab semua departemen se-UGM, dll
https://t.co/HgAeSZYGXr
IGRS gak becus
Bubar aja, blunder besar, keliatan kualitasnya, ngerating modal bot/ai dan ga human check
Di ketawain se internasional
Bukan ranahnya, nggak ngelibatin ahli dibidangnya al hasil duar kena backlash
Saran aja nih
PAKE RATING YANG UDAH ADA.
Atau taro label only gausah sampe blokir2 kalo kualitas CEKnya modal bot/ai
Banyak salah sasaran kan..
Jangan berani2 ngibul lo ngelibatin ahli. Ketauan bobroknya nih se internasional
Minta maaf g luh👊
Tujuh Sabda Terakhir Yesus
Tujuh Sabda Terakhir merupakan ucapan-ucapan Yesus yang dicatat secara terpisah oleh keempat penulis Injil (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes) selama kurang lebih enam jam Ia tergantung di kayu salib.
Dalam tradisi kristiani, rangkaian ucapan ini dianggap sebagai "Wasiat Terakhir" Sang Mesias yang merangkum seluruh misi kedatangan-Nya ke dunia.
1. "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." (Lukas 23:34)
Di tengah siksaan fisik yang hebat, Yesus tidak mengeluarkan kutuk dari mulut-Nya, tetapi Ia menyatakan permohonan ampun bagi orang-orang yang menyalibkan-Nya dan Ia menunjukkan kasih yang melampaui logika manusia.
2. "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." (Lukas 23:43)
Sabda ini ditujukan kepada salah satu penjahat yang disalibkan di samping-Nya yang menunjukkan penyesalan. Yesus memberikan harapan bahwa keselamatan tersedia bagi siapa saja yang percaya, bahkan di detik terakhir hidupnya.
3. "Ibu, inilah anakmu!" dan "Inilah ibumu!" (Yohanes 19:26-27)
Meski dalam kondisi sekarat, Yesus memastikan Ibunya (Maria) akan dijaga oleh murid yang dikasihi-Nya (Yohanes). Yesus menunjukkan tanggung jawab kemanusiaan dan kasih seorang anak.
4. "Eli, Eli, lama sabakhtani?" (Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?) (Matius 27:46)
Yesus dalam keadaan amat tersiksa secara fisik harus merasakan perpisahan dari Bapa secara batin karena Ia memikul seluruh dosa umat manusia.
5. "Aku haus!" (Yohanes 19:28)
Ucapan ini menegaskan sisi kemanusiaan Yesus yang nyata. Ia merasakan haus fisik yang luar biasa, sekaligus menggenapi nubuat yang tertulis dalam Kitab Suci.
6. "Sudah selesai." (Yohanes 19:30)
Ia tidak menyatakan seruan kekalahan, melainkan deklarasi kemenangan. Yesus memandang bahwa misi penebusan dosa umat manusia dan seluruh tugas yang diberikan Bapa kepada-Nya telah tuntas dikerjakan.
7. "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." (Lukas 23:46)
Frasa terakhir ini hendak menunjukkan ketaatan mutlak dan kepercayaan penuh kepada Allah Bapa. Yesus mati bukan karena nyawa-Nya direbut paksa. Ia menyerahkannya dengan sukarela.
Kenapa ya, sebebas-bebasnya kehidupan orang kaya kota besar, kayaknya nyaris ga ada anak-anak merokok kek gini? Biasanya bocil merokok gini anak-anak desa atau kaum santri?
Banyak pengalaman ga enak, secara spesifik di Jawa Barat (dan Banten—bukan Rangkasbitung), ada yang tau kenapa? Apakah memang budaya dan pola pikir yang mengakar di masyarakat, atau memang ada sesuatu yang sengaja dipelihara?
Kejadian di wilayah ini cenderung lebih banyak dibandingkan wilayah Pulau Jawa lainnya.
Ada juga yang komen, dulu waktu SD (sekolah negeri) mengalami cukup banyak, begitu SMP dan SMA menurun drastis kasusnya. Dulu sih Etmint yang ini SD di sekolah swasta Kristen (YPPK) emang sering diceng-cengin sama anak SD negeri sekitar, bawa-bawa agama. Begitu SMP dan SMA, lebih banyak yang mulai penasaran (setidaknya bertanya dan ingin tau), hipotesisnya karena mereka semasa SD hidup di lingkungan yang lebih homogen.
Thinking about Katedral Jakarta selling Luce & Friends plush keychains with blindbox-style packaging but it’s not in fact blindbox (you know what you’re getting on the box) which is incredibly based because gambling is a sin.
Untuk teman-teman Katholik
Begitu Anda dibaptis dan diterima penguatan sebagai umat Katolik, Anda tidak dapat lagi memilih untuk tidak menjadi Katolik.
Anda bisa melakukan kemurtadan (apostasi), jatuh ke dalam ajaran sesat (heresy), perpecahan (schism), dan hidup dalam dosa berat (mortal sin), tetapi Anda tetap seorang Katolik karena sakramen baptis dan penguatan (konfirmasi) meninggalkan tanda yang tak terhapuskan (indelible mark) pada jiwa Anda.
Oleh karena itu, Anda bisa berusaha menjadi seorang Katolik yang setia dan melanjutkan perjalanan menuju surga dengan rahmat Tuhan yang baik, atau Anda bisa memilih jalan yang menuju kebinasaan.