Ada artikel yang sangat tajam oleh Tim Spiers di The Athletic.
Judulnya "Bagaimana Argentina membuat final Piala Dunia jadi laga kotor dengan aksi saling dorong, kelicikan, dan rengekan".
Isinya betul-betul membahas detail berbagai aksi kotor Argentina di laga semalam.
Mulai dari tekel keras Macalister, terjangan Tagliafico, sampai aksi tak terpuji Paredes setelah pertandingan.
Spiers menyamakan match ini dengan match final 2010. Dia berkata bahwa Spanyol telah membuat sepakbola menang.
Di akhir, dia menulis "harus diakui, mereka (Argentina) memang konsisten. Konsisten dalam kelicikan"
Sangat tajam😬
Sebenernya udah ga respect ke Tim Nasional Argentina lawan Belanda di Perempat Final Piala Dunia 2022. Tapi mungkin publik saat itu masih menginginkan Lionel Messi juara karena mendambakan seorang GOAT menjuarai Pildun.
Tapi emang waktu itu Argentina lagi bagus-bagusnya sih setelah juara Copa America 2021. Utamanya setelah Messi menarik niatannya untuk pensiun dari Argentina.
Tapi kali ini kita membicarakan rasa hormat. Rasa ga respect kepada Argentina memuncak pada laga 16 besar melawan Mesir 🤯
Yang kemudian membuat sebagian publik berbalik puas atas kegagalan Argentina di final Pildun tahun ini. Sehingga banyak pihak menyatakan bahwa sepak bola telah menang hari ini.