@catatanpencerah@atokdalangs4 Ah.. menurutmu saja itu. Good things sering kalah karena ga berani main kotor. Terbendung dengan hasrat ingin terus suci. Jika demikian biarlah anda tetap di jalan yang baik. Biarkan kami mengotorkan diri kami untuk menghujat kejahatan. Dosa kami tidak akan anda tanggung.
@baseconvo Oh look. Kebebasan berpendapat tapi pendapat dia doang yang mau dibenarkan. Pendapat kaya tai juga malah bacot. Orang normal diprotes, protes noh sama diri lu sendiri kenapa bisa hidup ga normal.
@GSWARIIors 2017 gue beli kaos HM dan Uniqlo di jepang emang lebih murah. Kaos colab anime yg waktu itu di indonesia dihargai 150rb disana kalo dirupiahin 90rb kurang.
Kurs yen ke IDR lumayan stabil kalo liat historynya.
Bisa jadi emang beberapa tahun ini harga garmen disana jadi naik.
@serachelma@TomoroCoffee_ID AI generated image yg ditimpa ini mah. Emang banyak orang tolol di platform ini, tapi ga semuanya.
Opsi 1. Ngaku minta maaf move on. Ini lebih diterima society.
Opsi 2. Hapus akun sampe ke email-nya, start fresh. Ini sih pengecut, jadi teripang aja sekalian.
@kolektavaganza@strootsys Kenalan dari turki cerita kalo dia seneng dapet tugas ke Indonesia, dia jajan brand luxury di tempat macem. Sency lebih murah dibanding cabang yg di negaranya. "It's the same brand but why they sell it cheaper here". Oh mister, purchasing power kamy ga sekuat itu ๐ฅน
@relishedsin Sepakat.
Break down:
"Ga sanggup menjadi perempuan" saya sepakat. Caranya gimana juga coba? We can't, it's impossible.
"Dunia berat yang menanggung beratnya itu ya perempuan" tidak sepakat, ini ditanggung bersama laki2 lewat perannya masing2, tidak ada yang superior.
There.