Ga bermaksud nakut-nakutin, tapi kalian harus tau fakta-fakta berikut:
1. Gubernur BI mundur
2. Rupiah kembali tembus 18k
3. MBG dan Kopdes terus"an menggerus APBN
4. Minyak dunia menuju 120 dollar per barel
5. Arus keluar modal asing terus berlanjut
6. Pemerintah mengintervensi BI untuk cetak uang guna menutup defisit APBN
7. Ribuan P3K terancam dirumahkan
8. Pemerintah libatkan babinsa untuk kepatuhan pajak masyarakat
9. Outlook peringkat kredit Indonesia diturunkan dari stabil menjadi negatif oleh Moody's Ratings
10. Gelombang PHK masih terus terjadi
11. Mall-mall banyak yang dipagarin
Sekali lagi gue ga bermaksud nakut-nakutin kalian
baru tau ternyata orang2 yang ngilang dari sosmed itu mereka gak sama sekali ngilang, mereka tetep scroll sosmed tapi milih untuk gak berinteraksi sama siapapun aja
Kalian harus nonton ini.
"Indonesia sedang tidak baik-baik saja" di 크랩 KLAB dari KBS, media Korea.
Professor Youngkyung Ko dari Yonsei bilang:
1) IHSG ambruk, terburuk di Asia
2) Rupiah melemah, tapi efek ekonomi dalam negerinya sangat parah, dibanding negara lain yang mata uangnya lemah juga
3) Danantara, tidak ada transparansi, peluang cuci uang lewat patriot bond,
4) MBG makan anggaran sangat besar, pemborosan. Dengan pengelolaan ngawur. Keracunan di mana-mana
5) Korupsi yang dilakukan BGN dalam tata kelola MBG, dari konflik kepentingan dan pengadaan.
Rumus RIDD untuk menghadapi tantrum:
R — Regulate
Tenangkan diri orang tua dulu. Jangan ikut marah atau membentak.
I — Identify
Kenali dan sebutkan emosi anak.
Contoh: "Kamu lagi marah ya?" atau "Kamu kecewa ya?"
D — Validate
Akui perasaan anak tanpa harus mengabulkan keinginannya.
Contoh: "Mama tahu kamu sedih karena harus pulang."
D — Direct
Setelah anak mulai tenang, baru arahkan perilaku atau berikan solusi.
Contoh: "Yuk tarik napas dulu, nanti kita pulang ya."
Karena banyak yg tanya, aku jelasin stepnya ya.. [thread]
1. Pertama kalian harus download dulu aplikasi namanya Digital Korlantas..
yang peru disiapin itu
- Foto SIM
- Foto KTP
- Pas Foto 3x4 (latar biru)
- Foto Tanda Tangan latar putih
2. Tes Kesehatan di e-rikkes/id ini ada di aplikasi korlantasnya tinggal ikuti stepnya, ini tes umum kaya riwayat sakit dan tes buta warna, ini gratis
3. Tes Psikologi di epPsi, ini ada didalam aplikasi korlantasnya, tinggal ikuti stepnya aja, ini lumayan banyak soalnya jadi harus sabar2, ini berbayar Rp 77.500
4. Kemudian pembayaran perpanjangannya
SIM = Rp 75.000
Biaya layanan = Rp 10.000
Biaya pengiriman = Rp 22.501 (kalau express 31.501
Total = Rp 107.501
pembayarannya hanya melalui virtual account bni
Jadi total aku bayar sekitar Rp 185.000
Dan pengiriman itu kurang lebih 3-5 hari tergantung lokasi, dan usahakan maksimal 2 minggu sebelum masa aktif SIM habis.
Selamat mencoba!
Menurutku, Allah ga pengen lisan kita berdosa karena ikutan menyakiti orang lain.
simple, jangan nyesel kalo ga bisa counter balik karena ga semua butuh validasi lo kuat lo menang dan lo benar.
dan menurutku itu bikin kita lebih tenang dan lebih sabar karena dalam permaslahaan ga selalu bisa diselesaikan sekarang, dengan kita diem dengerin kita bisa menganalisis orang itu tu dia berargumen dan marah2 tu menyelesaikan masalah atau emg ego doang... buat antisipasi setelahnya "ohh orangnya gini ya"
kalian masih ngira bentukan dajjal kayak gini? no no. dajjal ga kayak gini guys❌
dajjal bermata satu bukan the riil cuma punya 1 mata. tapi sebagaimana manusia, dia punya 2 mata.
BEDANYA, yg buta tuh mata kanannya. nah matanya ini rusak dan menonjol keluar, kaya anggur gitu bulet menonjol🍇
mata kirinya ga buta dan rata. ga masuk ke dalem, tp jg ga menonjol keluar.
ciri fisik lainnya?
-dia manusia dan LAKI LAKI.
-tubuhnya BESAR BANGET
-rambutnya banyak dan sangat keriting
-dan di antara kedua matanya ada tulisan “KA FA RO” (kafir)
-trus cara jalannya ga normal.
mau org yg bisa baca maupun buta baca tulis bisa baca tulisan kafaro itu.
dan even yg muslim dan tau dia dajjal sekalipun, gaada jaminan ga ngikut dajjal karena sebesar itu fitnahnya😭💔dia OP coi (atas izin Allah), mana yg bisa bunuh dia cuma Nabi Isa ‘alaihissalam…
kenapa coba dia OP dan banyak yg beriman sama dia padahal jelas jelas udh diwanti wanti Rasul dan ada tulisan kafaro di dahinya?
*MAU ANAK SEPERTI APA BISA DARI SEKARANG*
1. *MAU ANAK LEMBUT*
jangan dibentak, peluk jika iya salah
2. *MAU ANAK PERCAYA DIRI*
fokus puji usahanya, jangan cuma hasilnya
3. *MAU ANAK TERBUKA*
jadilah pendengar yang baik
4. *MAU ANAK MANDIRI*
libatkan setiap pekerjaan rumah sesuai dengan usahanya
5. *MAU ANAK SOPAN*
biasakan ucap tolong, maaf dan terimakasih
TRIK JAM TIDUR
BIAR PAS BANGUN GAK LEMES
1. Kalau lo harus bangun jam 7 pagi
Tidur di: 21.45 / 23.15 / 00.45 / 02.15
2. Kalau lo harus bangun jam 8 pagi
Tidur di: 22.45 / 00.15 / 01.45 / 03.15
3. Kalau lo harus bangun jam 6 pagi
Tidur di: 20.45 / 22.15 / 23.45 / 01.15
4. Kenapa jamnya aneh?
Karena tidur itu siklus (±90 menit),
kalau bangun di tengah siklus = badan lo
makin capek.
Per lot deviden bbca dapat sekitar 28ribu.
18.265.000 ÷ 28.000
= ± 652,32 lot
Merujuk harga bbca sekarang 6.600, maka:
Nilai posisi ≈ 65.200 × 6.600
= Rp 430.320.000 (sekitar 430 juta)
Artinya dalam sebulan dapt duit
dari bca 1.516.000
jika biaya hidup mu sebulan diangka segitu
kamu bisa pensiun dini
dengan punya bbca 430 jt
Guys, lu pada tau gak sih…
hubungan Angga Yunanda sama Shenina Cinnamon itu kelihatannya adem, manis couple goals banget…
tapi setelah mereka buka-bukaan, ternyata ada beberapa fakta yang cukup aneh, jarang terjadi, dan kalau dipikir-pikir agak “di luar kebiasaan pasangan muda
Pertama, yang paling nggak biasa itu cara mereka berantem.
Kebanyakan pasangan kalau ada masalah pasti:
debat di chat
atau meledak di momen random
Tapi mereka justru bilang… mereka sering bahas konflik itu di kasur sebelum tidur.
Ini bukan soal romantis ya, tapi lebih ke pola.
Mereka sadar kalau siang hari sibuk, emosi masih tinggi, jadi nggak efektif.
Pas malam, suasana lebih tenang, lebih intimate, akhirnya obrolan jadi lebih jujur.
Dan yang bikin makin “unik”, Angga itu nggak tipe yang langsung ngelawan.
Dia malah:
dengerin dulu
validasi perasaan
baru kasih sudut pandang
Ini jujur jarang banget.
Karena mayoritas orang kalau debat itu fokusnya satu: menang.
Sementara dia fokusnya: meredakan.
Kedua, mereka ini surprisingly “nggak takut hal yang biasanya ditakutin pasangan”.
Kalau ditanya ketakutan dalam pernikahan, orang biasanya jawab:
selingkuh
orang ketiga
kehilangan rasa cinta
Tapi mereka malah jawab: keuangan.
Ini yang agak “nendang”.
Karena di usia muda dan posisi lagi naik karier, mereka udah sadar kalau:
masalah terbesar dalam rumah tangga itu seringnya bukan cinta… tapi duit.
Dan mereka nggak cuma ngomong doang.
Mereka bahkan udah bahas detail keuangan dari sebelum nikah:
tabungan masing-masing
tanggung jawab ke keluarga
bahkan potensi konflik ke depan
Ini level diskusi yang jujur aja… banyak pasangan bahkan nggak pernah sampai ke situ.
Ketiga, soal sosial media mereka yang viral itu.
Banyak yang ngira itu cuma gimmick biar terlihat romantis
cuma follow satu sama lain.
Tapi ternyata alasannya lebih dalam:
biar nggak kebanyakan distraksi
biar fokus ke pasangan
dan biar simpel
Kalau dipikir-pikir, ini ekstrem.
Karena di era sekarang orang justru cari validasi dari luar.
Sementara mereka malah:
menutup pintu luar, biar fokus ke dalam
Dan itu bukan hal yang mudah.
Keempat, soal anak ini juga menarik.
Mereka bilang nggak ada niat nunda anak.
Artinya kalau dikasih sekarang, mereka siap.
Tapi di sisi lain, mereka juga sadar konsekuensinya:
bisa harus stop syuting
bisa ngorbanin karier
Dan Shenina secara terang-terangan bilang dia siap kalau harus di posisi itu.
Ini yang bikin beda.
Bukan karena mereka santai, tapi karena mereka udah mikir sampai ke skenario terberatnya.
Kelima, yang paling “kena” itu sebenarnya soal image mereka.
Di mata publik, mereka itu:
couple goals
relationship ideal
pasangan sempurna
Tapi mereka sendiri bilang…
apa yang mereka lakuin itu sebenarnya hal yang basic dalam hubungan.
Nah di sini justru jadi refleksi:
kalau hal basic aja udah dianggap “goals”…
berarti standar hubungan kebanyakan orang sekarang mungkin emang lagi rendah.
Jadi kalau ditarik garis besar, yang bikin hubungan mereka beda itu bukan karena:
lebih romantis
lebih sempurna
atau tanpa masalah
Tapi karena:
mereka berani bahas hal yang biasanya dihindari
mereka realistis dari awal dan mereka ngerti kalau hubungan itu bukan cuma soal cinta, tapi soal cara ngatur emosi, uang, dan ego
Dan jujur aja… itu yang bikin hubungan mereka kelihatan “kuat”, bukan sekadar “indah”.
Info dari temen yang kerja di notaris
Untuk menghindarin hal ini
dikasih beberapa hal nih
daftar simpel tips untuk menghindari kasus sertifikat ganda:
- Plotting Koordinat: Minta BPN memetakan lokasi untuk memastikan tidak ada sertifikat lain di titik yang sama.
- Cek Aplikasi "Sentuh Tanahku": Pantau status dan lokasi bidang tanah secara mandiri lewat aplikasi resmi BPN.
- Audit Riwayat (Warkah): Telusuri asal-usul tanah di BPN, bukan hanya cek keaslian fisik sertifikatnya.
- Investigasi Lingkungan: Tanya RT/RW dan tetangga sekitar untuk memastikan tidak ada klaim pemilik lain secara adat atau lisan.
- Kuasai Secara Fisik: Segera pasang pagar, patok, atau papan nama setelah beli agar tidak dianggap tanah telantar.
- Validasi Penjual: Pastikan penjual punya hak penuh (bukan sengketa waris atau gono-gini).
- Pilih PPAT Kredibel: Gunakan jasa Notaris yang teliti dan punya rekam jejak bersih di wilayah tersebut.
Semua laki-laki wajib menonton ini biar tau pengorbanan seorang perempuan tuh kaya apa pas lagi hamil.
Udah nonton?
Sekarang bilang makasih banyak-banyak ke ibu yang udah ngandung lo.
Udah nikah dan punya anak?
Sekarang bilang makasih juga sebanyak-banyaknya ke istri yang udah ngandung anak lo.
pernah baca kalo hubungan ibu dan anak perempuan tuh emg complicated.
mereka saling ngerti sebagai perempuan, saling cinta sebagai anak ortu tapi entah bagaimana, juga saling menyakiti tanpa disadari.
kemarin denger sepupu yg lg ngobrol sama nyokap bilang “kita nih naluriahnya kalo cinta sama seseorg, pasti selalu ada rasa ingin memiliki. entah cinta ke pasangan maupun ke anak.
tapi yg banyak org gatau dan belum mampu, kalo rasa cinta itu ga cuma soal ingin memiliki, tapi tau kapan saatnya ‘melepaskan’
orang tua tuh mesti belajar ‘melepaskan’ anak dengan dunia mereka. kasih mereka kepercayaan. kasih mereka lepas.
betul, kita sebagai orang tua pasti ada rasa khawatir anak kita bakal kenapa napa. tapi coba biarin mereka belajar buat ngadepin masalahnya sendiri. apalagi kalo anaknya udah nikah”
disitu gue tertegun. iya ya. banyak org cinta yg tau rasanya ngejer utk ngedapetin hal tsb. tapi gatau kapan saatnya utk ‘ngelepas’ ketika waktunya dateng.