Ada orang yang mulai ngerapihin hidupnya pelan-pelan. Postur dibenerin, jam tidur dijaga, pola pikir diperbaiki, dan pergaulan mulai dipilih. Dari luar kelihatannya kayak sekadar berubah jadi lebih baik.
Tapi sebenarnya itu bukan soal “glow up” atau pengen kelihatan beda. Itu lebih ke keputusan sadar buat jaga diri. Mereka udah pernah ada di kondisi yang gak enak, jadi sekarang lebih hati-hati. Intinya simpel: mereka cuma gak mau jatuh ke situ lagi.
cantik banget kalimat ini :
"Kalau hujan yang nyentuh kulitmu aja harus nempuh perjalanan sejauh itu buat sampai ke kamu, berarti semua hal yang emang buatmu; rezeki, kesempatan, jabatan, bahkan orang-orang yang tepat, semuanya lagi berproses menujumu."
trust the delay.
Presiden penipu biadab.
Terus terang kami akan jauh lebih menghargai presiden dan menganggapnya jauh lebih becus bekerja apabila ia selalu jujur menyampaikan segala progresifitas kinerjanya, misalnya dalam hal penanganan bencana Aceh ini.
Jujur bahwa ia merasa kesulitan, jujur bahwa memang ada prioritas lain yang baginya dan kabinetnya jauh lebih penting, jujur bahwa ia kerap menerima laporan palsu, alih-alih malah mengucap syukur dan menipu rakyat, bahwa ia dan jajarannya bekerja dengan cepat. Tai ledig.
Omong kosong.
Pilihan diksi yang teknokratis, tanpa pengakuan eksplisit tentang siapa yang bertanggung jawab, apa root cause teknisnya, dan bagaimana mekanisme pencegahan ke depan (kan masih ada PPKB dan SIMAK), ini malah bikin permohonan maaf terasa lebih seperti “penyelamatan” reputasi daripada pemenuhan akuntabilitas publik.
Kata gue sih lu berbenah, ya, @univ_indonesia. 😒
10 malam terakhir ini, jangan pernah berhenti baca
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai memaafkan, maka maafkanlah aku.”
Semoga Lailatul Qodar berjumpa dengan kita.
Izin meluruskan infonya, terutama dalam konteks radiasi smartphone membuat kanker dan radiasinya 🙏
Jadi berdasarkan National Cancer Institute NIH, radiasi dari HP adalah non-ionizing (energi rendah), tidak bisa merusak DNA seperti sinar-X atau radiasi pengion. Efek biologis utama yang terbukti hanyalah pemanasan ringan di area telinga/kepala saat dipakai, tapi tidak cukup meningkatkan suhu tubuh kita secara signifikan.
Gak ada bukti kuat lain yang menetapkan efek berbahaya pada kesehatan manusia dari radiasi ini. Studi skala besar (Interphone, Danish cohort)& tren insidens kanker otak tetap stabil meski penggunaan HP melonjak drastis saat ini.
Sebenarnya ada dissenting opinion yaitu IARC menyatakan radiasi smartphone adalah ‘possibly carcinogenic’ (Group 2B), tapi mayoritas (FDA, CDC, NCI) menyimpulkan tidak ada hubungannya dengan kanker
Semoga bermanfaat 🙏
@tempodotco lu pada ngira rakyat ini tolol semua kali, ya?
mau pistol tiba-tiba meletus, mau pala bapak kau yang meletus, kalau ada rakyat mati di tangan polisi, lu matiin juga anggota lu, jangan lu bela-bela.
Ada negara yang kuat karena militernya.
Ada negara yang kuat karena ekonominya.
Tapi negara yang benar-benar kuat adalah negara yang berani menghadapi masa lalunya sendiri.
900 kali Kamis.
900 kali berdiri di depan kekuasaan yang terlalu sering berpura-pura tuli.
Maaf ya, izin posting dari BEM @UGMYogyakarta
—-
Ijin berkabar, Mas dan Mbak Alumni sekalian.
Hari ini BEM UGM surati UNICEF utk respons tragedi kemanusiaan di NTT. Seorang anak yang tak mampu beli buku dan pena seharga Rp10.000,- memilih bunuh diri di saat Negaranya merampas 223T anggaran pendidikan utk alokasi MBG dan menyumbang 16,7T untuk Bord of Peace bikinan Trump. Sungguh ironis.
Sudah habis kesabaran kami sebagai mahasiswa. Saatnya mengatakan bahwa Prabowo Subianto adalah Presiden bodoh yang tidak sadar bahwa dirinya bodoh dan karenanya tak pernah mau belajar malah justru membodohi yang lain. Ajaibnya, orang pintar di sekelilingnya rela-rela saja dibikin bodoh dan malah menjunjung kebodohan Presidennya.
6 FEB 2026
Tiyo Ardianto
Ketua BEM UGM
@tempodotco Pak @prabowo:
1. Anda belum jg move on dr pilpres.
2. MBG menggunakan uang negara, bkn uang pribadi, jd tdk perlu merasa jd pahlawan.
3. Anda senggol Aceh dan Sumbar, bukti Anda tdk iklas utk negara, anda cari pengakuan dr yg tdk memilih Anda, itu namanya dendam pak.🤦♂️