Ini suudzon gua apa gmna, kok gua merasa presiden kita ini kek cuma mau pamer “ini lho gua skrg jadi presiden” ke semua kepala negara ya, soalnya dia ke sana-kemari kok keknya cuma ngasih benefit buat negara yg dia kunjungin
YAAMPUN GW PENGEN JADI NEPO BABY. LULUS KULIAH TINGGAL NERUSIN PERUSAHAAN PAPI, PULANG KERJA KE SALON MAMI, TERUS KELILING DUNIA TINGGAL MINTA KE PAPI 😭😭😭😭 😭
Kepemilikan saham SHERLY TJOANDA di perusahan penghancur Pulau² di Malut dan sekitarnya
1. PT BELA GROP: 25,5%
2. PT KARYA WIJAYA : 71%
3. PT AMAZING TABARA: 90%
4. PT INDONESIA MAS MULIA: 15%
5. PT SARANA PERMAI: 58%
Source:
1. laporan JATAM,2025
2. Tempo magazine,2025
3. Mogabay Indonesia, 2025
Dan masih banyak lagi perusahan cangkang yang sharly tjoanda punya.
Nah Silahkan dibantah data diatas jika saya salah
🚨Kalian harus tahu ini ⚠️⚠️⚠️
DAFTAR PERUSAHAAN SHARLY TJOANDA PENGHANCUR PULAU DI MALUKU UTARA
1. PT Karya Wijaya : menghancurkan Pulau Gebe
2. PT Bela Sarana Permai : menghancurkan Pulau Obi, Desa Wooi
3. PT Amazing Tabara : menghancurkan Pulau Obi, Desa Sambiki
4. PT Indonesia Mas Mulia : menghancurkan Pulau Bacan
5. PT Bela Kencana : menghancurkan Pulau Obi, Desa Soligi
Dan masih banyak lagi perusahan cangkangnya yang merusak
Sumber: JATAM
Total kekayaan Sharly Tjoanda hampir 1 Triliun Rupiah, menjadikannya gubernur terkaya se-Indonesia.
Sepertinya Sharly Tjoanda tidak butuh gaji sebagai Gubernur Maluku Utara. Yang dibutuhkannya adalah posisi strategis untuk mengatur regulasi agar bisnis tambang keluarganya semakin lancar.
salah satu alasan kenapa menurut gue dosa suharto sangat immeasurable. karena dia mengeliminasi satu generasi intelek di indonesia yg bikin sdm kita punya gap dan smp sekarang affecting how we develop. demi Allah jahat banget.
Kenapa pemimpin negara boleh lansia, tapi kerja corporate 30an dianggap ngga produktif?
Dan kenapa ngelamar kerja harus pake SKCK? sedangkan banyak pejabat negara aja mantan napi
"8+2 = 11"
"Sawit itu kan juga pohon, kan? Ada daunnya, kan?"
"Orang-orang pintar di Jakarta tidak peduli dengan nasib nelayan."
"Orang desa tidak ada yang pakai dolar kok."
Empat kalimat bodoh, dan yang melempar keempat kalimat bodoh ini adalah orang yang memimpinmu saat ini.