Ιͺα΄α΄Ι’ΙͺΙ΄α΄ΚΚ βͺοΈ W-OC by way of βͺοΈ I was lost amidst unending fog of darkness before you found and saved me, @fashionistazure β‘ βͺοΈ
@fashionistazure β kembang api saat musim panas tiba. Bagaimana?" Tawarnya pada nona muda bersurai panjang itu, mencoba meluluhkan hati kekasih tercintanya ini.
"Atau mau kuberi kupon spesial Lucien saja? 1 kupon untuk meminta apapun yang tidak bisa aku tolak?" π
@fashionistazure Menyadari ekspresi kekasihnya yang terlihat kecewa dan sedikit menyerempet kearah ngambek, Lucien meraih dagu Vio dan menariknya lembut agar pandangannya kembali ke dia.
"Aku tahu kamu pengen banget ke festival itu kemarin. Sebagai gantinya, nanti kuajak ke festival β
β meraih tangan @fashionistazure guna meninggalkan tempat ini karena memang waktu terus berjalan dan jeda hingga matahari terbenam semakin sempit.
"Ayo sayang. Ntar takutnya macet loh dijalan, ga sempet mainan pasir di pantai." Godanya sambil tertawa kecil.
β tuk memanggil waiter yang berdiri di dekat area bar. Sesampainya di meja mereka, Lucien pun memberikan credit card Amex miliknya sebagai moda pembayaran.
Setelah proses pembayaran bill selesai, Lucien melingkarkan kembali syal di lehernya, lalu berdiri lebih dulu tuk β
β langsung ke pantai, kan? Kalau begitu, lebih baik cepat habiskan kue nya, karena aku tak sabar ingin bersantai sambil menikmati matahari terbenam." Jawab Lucien, walau itu hanya alasan agar bisa bermesraan dan menghabiskan waktu lebih banyak hari ini dengan @fashionistazure
β di sekitar mereka mulai memandangi sepasang insan yang dari fisiknya saja memang begitu mencolok di tempat ini.
"Aaaam--!" Lucien membuka mulut dan melahap potongan kue yang disodorkan oleh Vio, menikmati rasa manis dari cheesecake tersebut.
"Mmn.. habis dari sini mau β
β yang tak digunakan oleh @fashionistazure , dan memotong sedikit bagian cheesecake nya lalu menyantapnya.
Tentu tak masalah kan berbagi santapan ringan dengan orang yang disayang?
"Enak. Seandainya bisa makan ini tiap hari bersamamu, aku akan jadi orang paling bahagia didunia"
@fashionistazure Lucien tersenyum tipis kala mendengar alasan dibalik keinginan sang kekasih untuk mengunjungi pantai saat petang seperti ini.
"Kalau begitu, Vio makannya jangan kelamaan ya.. ntar kita ga sempat lihat sunset." Goda sang tuan berambut silver itu, sebelum meraih garpu β
β kesorean banget kalo perginya jam segini, sayang?" Tanya Lucien sambil melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangannya.
"Seperti pasangan atau anak kecil hm mainan air dan pasir di pantai?" Kekehnya menggoda sambil menyesap kopi hitam pesanan nya.
@fashionistazure
@fashionistazure Libur sebulan adalah sebuah anomali, bahkan bisa dibilang keajaiban kecil bagi seorang Violette yang jadwal kegiatannya begitu sibuk dan padat. Biasanya ia hanya ada waktu senggang 1 atau 2 hari, itupun sudah sulit sekali untuk ditemui.
"Yakin mau main ke pantai? Apa ga β