Let me show you a picture of myself. A little piece about myself. So, I'm no longer strangers to you. Come take a look deeper. You'll find nothing to fear.
Qodari bilang efisiensi Rp 300 triliun adalah jawaban atas kritik pemborosan APBN.
Oke, mari kita periksa dengan angka resmi pemerintah sendiri.
Yang dipotong:
Kemenkes Rp 19,6 triliun.
Kementerian PU Rp 81,38 triliun , 73% anggarannya. Transfer ke daerah Rp 50,59 triliun , yang langsung menghantam layanan kesehatan dan infrastruktur di kabupaten.
Ombudsman khawatir.
Pakar UGM, UMY, Transparency International Indonesia kompak minta dikaji ulang.
Lalu uang Rp 300 triliun itu pergi ke mana?
Sebagian ke MBG ,program yang kepala BGN-nya baru saja ditangkap Kejagung karena korupsi.
Sisanya masuk Danantara , super holding yang sampai hari ini belum pernah audit publik.
Sementara itu:
utang pemerintah per Desember 2025 tercatat Rp 9.637,9 triliun, naik dari Rp 9.138 triliun enam bulan sebelumnya.
Tahun 2026, utang baru yang ditarik Rp 832,2 triliun.
Bunga utang yang harus dibayar tahun ini saja Rp 599,4 triliun ,naik 13% dari tahun lalu.
Jadi dalam satu narasi "efisiensi": puskesmas dan jalan daerah dipotong, tapi cicilan bunga utang naik lebih besar dari yang dihemat, dan uangnya masuk ke lembaga yang governance-nya dipertanyakan.
Kalau itu definisi "menghentikan pemborosan" ,pemborosannya dihentikan dari siapa, dan mengalir ke mana?
Polisi : Bunderan HI bukan tempat untuk Demo !
Netizen : pak, Dapur juga bukan tempat utk Polri & TNI ๐
----------------
Tidur Ratna Sarumpaet #demo
Lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Gugat Ke MK untuk minta masa berlaku SIM seumur Hidup
Mereka mengajukan uji materi Pasal 85 ayat (2) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ)
Yang setuju
Ayo Dukung & Suarakan