Ormas Gabungan Rakyat Dukung dan Bela Prabowo (Garda Prabowo) mengadukan mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto ke Bareskrim Polri, Kamis (18/6). Garda Prabowo menuduh Tiyo melakukan penghinaan dan serangan personal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Pengacara Garda Prabowo, Ferdinand Hutahaean menilai pernyataan Tiyo sudah melampaui batas kewajaran. Ferdinand juga menyoroti dugaan penyebaran berita bohong terkait keberadaan alat pelacak di dalam mobil Tiyo.
"Menempuh jalur hukum atas ucapan Saudara Tyo yang membandingkan presiden kita dengan seekor hewan. Statement tersebut sangat menjijikkan. Ditambah lagi ada dugaan penyebaran berita bohong soal adanya Radar Finder di mobil yang dipakai Tio. Kita ingin semua ini klir karena tuduhan itu memberatkan posisi pemerintah," ucap Ferdinand di Bareskrim Polri, Kamis (18/6).
Sementara itu, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Garda Prabowo Daeng Lukman menyatakan laporan ini merespons keresahan anggota organisasi serta masyarakat luas. Menurut Daeng Lukman, banyak masyarakat yang mempertanyakan pembiaran terhadap tindakan penghinaan kepada Kepala Negara tersebut.
"Banyak sekali masyarakat Indonesia yang mencintai beliau bertanya, 'Kenapa sih dibiarkan ada orang yang menghina orang tua kami?'. Oleh karena itu, hari ini kami datang untuk melakukan Dumas," ujar Daeng Lukman di Bareskrim Polri, Kamis (18/6). (RAP/FAR)
Pelatih kepala tim nasional Senegal, Pape Thiaw, menjadi topik pembicaraan di Amerika karena pernyataan yang dibuatnya saat konferensi pers, terkait dengan ibadah sholat Jum'at
Wartawan :
"Hari ini ada angin yang sangat kencang di negara bagian New Jersey, dan petugas keamanan menyarankan anggota delegasi untuk tidak keluar demi keselamatan kalian... mengapa Anda tetap keluar untuk menunaikan sholat...?"
Pape Thiaw :
"Apakah ada yang lebih penting daripada sholat? saya rasa itu bukan urusan Anda... kalian takut pada angin, sementara kami takut kepada Allah, Zat yang menciptakan angin... kita datang ke sini untuk sebuah pertandingan hiburan, lantas kita lupa bahwa kita diciptakan untuk menyembah Allah...
Bahkan kalo final Piala Dunia FIFA digelar hari ini dan kami adalah salah satu tim finalisnya, kami tetap akan keluar untuk menunaikan sholat Jum'at, meski itu berarti kehilangan gelar juara...
Jangan ceramahi kami tentang ritual dan kewajiban agama kami..."
#PialaDunia