Relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Suraji (44), meninggal dunia pada Jumat (23/10). Ia sebelumnya mengalami luka bakar sekitar 49 persen saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Bromo.
Kabar duka tersebut disampaikan Balai Besar TNBTS melalui akun Instagram resminya. Suraji meninggal sekitar pukul 12.00 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soetomo, Surabaya. Ia sempat membutuhkan alat bantu napas akibat luka yang dialaminya.
Suraji merupakan salah satu dari enam orang yang menjadi korban saat terjebak kebakaran di kawasan Pusung Lingker, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada 15 Oktober 2026. Tiga orang ditemukan meninggal di lokasi, sementara korban lainnya menyusul meninggal dunia, termasuk Munawi yang wafat pada awal pekan ini.
Dengan meninggalnya Suraji, total enam orang relawan yang terlibat dalam upaya pemadaman karhutla di kawasan Bromo tersebut telah meninggal dunia. Mereka terdiri dari petugas TNBTS serta personel Artotel dan MMP TLP.
📸: Dok. Instagram @/bbtnbromotenggersemeru.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R064 | E164 | E099
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Sebagai anak yg dari kecil dipaksa harus selalu ngerti kondisi ortu, gue agak sakit sih bacanya.
Lu kayak mau apa² harus mikir lagi, oh ortu gue ga bisa, takut kurang duitnya, takut kalau gagal di hal ini uang ortu sia², takut explore, akhirnya lu stuck dan ga bisa berkembang
BIG BREAKING NEWS
INAYAH WAHID PUTRI GUS DUR MENGAKU ANGGOTA GREENPEACE
DAN IKUT MEMBANTU AKSI SPANDUK DI PATUNG SELAMAT DATANG, BUNDARAN HI
DIA BILANG PERANNYA MELOBI, BUKAN MEMANJAT PATUNG
ALASAN BERGABUNG, KARENA AYAHNYA PERNAH BEKERJA BERSAMA GREENPEACE
UCAPANNYA, DIA IKUT “MAIN” TAPI BANTUANNYA UNTUK MELOBI, “KARENA KALAU SAYA IKUT NAIK KE ATAS PATUNG, JELAS PATUNGNYA AMBROL” SAMBIL TERTAWA
MENURUT DIA, KEBANGSAAN SEKARANG BERARTI BERADA BERSAMA RAKYAT, TERUTAMA SAAT RAKYAT SUSAH
DIA BILANG MEMBELA NEGARA BUKAN HANYA MEMBELA BENTUKNYA, TAPI JUGA RAKYAT YANG MENGISINYA
DIA MEMPERTANYAKAN POSISI NU SEKARANG, APAKAH MASIH TOKOH UTAMA ATAU HANYA “NPC”
DIA BILANG NU HARUS BERSAMA RAKYAT, BUKAN BERSAMA PIHAK YANG MENYEBABKAN RAKYAT MENDERITA