@kuahbayem@zenonthis "apakah keberadaan orientasi wajib affirm", selama itu konsensual, yes?? Karena itu fakta biologis dan engga merugikan. Dan poin netral dan support itu kearah perjuangan hak dasar queer, bukan di dunia utopia dmn org queer dan straight udah punya hak yg sama
Nope. Perbedaannya adalah banyak queer yang actively mendukung palestine bahkan mengedukasi queer² Zionist lainnya untuk menghargai hak Palestine untuk hidup dan memiliki identitasnya secara utuh.
@fIoewurs@Hyitzmee@iDreamish Israhell terkenal sangat pro-LGBT dan bahkan sering branding dirinya sbg negara paling LGBT-friendly di Timur Tengah. Apa otomatis semua orang pro-LGBT di dunia jadi zionis?
@kuahbayem Selain itu coexistence bisa terjadi KETIKA queer dan straight sama-sama mendapatkan hak yang setara, in a Utopic world ketika orientasi seksual bukan jadi permasalahan dan dipandang sebagai "ideologi politik"
@kuahbayem Inti debat itu justru juga ditanyakan queer people ke kalian. Emang standar moral, hak, dan marriage di masyarakat itu apa? Kok sampe-sampe bisa nyuruh queer people buat tunduk dan menghalangi mereka buat dapet hak-haknya secara legal
@kuahbayem Bedanya adalah: yang diperjuangkan queer people adalah HAK DASAR. Bukan suatu "ideologi". Selain itu, pls enlighten me, bukannya dari awal yg ideological conformity tuh kalian ya? Ngebikin aturan negara dan masyarakat, menuntut queer people untuk tunduk di standar kalian?
@kuahbayem & itu semua terjadi scr berlapis-lapis. Sekarang giliran queer people mencoba menguliti diskriminasi & ketidakadilan itu, kalian tiba-tiba berlagak seolah-olah queer people yg paling menyakiti & oppressing you guys. Pdhl all they want adalah equal rights, bukan suatu "ideologi"
- ngira hubungan gay ada “cowo” & “cewe”nya
- nyebut straight relationship dgn sebutan “normal”
- ngeledek cowo gay feminin dgn kata “bencong” / “boti”
- menganggap posisi bottom sebagai sesuatu yang rendah & memalukan
Jujur bingung, berpendapat di sosial media malah kena doxing , lantang sedikit disiram air keras, komplain lewat aksi depan gedung ditangkap dan dipenjara, mengkritik lewat seni dianggap antek asing.
Sebenarnya kita kurang semarah apa sih?
@kuahbayem@zenonthis Seperti yang udh gw sampaikan sebelumnya, kecuali kalo ad gay yg minta "gaji naik khusus para gay!" "Pajak turun khusus untuk para gay!", nah itu baru open to "sisi netral", krn sifatnya udah minta ngespesialin queer people
@kuahbayem@zenonthis This is why banyak queer yang ga setuju sama "netral"... Ya karena org² "netral" berpikiran bahwa homophobia hanya sekedar mukul/ga, padahal homophobia juga termasuk ke hal-hal subtle lainnya, dan org² "netral" ini ikut melanggengkan diskriminasi² tsb
@kuahbayem "Worldview" and it's basic human rights (untuk nikah, punya anak, etc). Kecuali kalo ada queer yang minta "pajak buat gay diturunin, hetero ga usah!", baru deh terbuka dengan "netral".
@zenonthis@kuahbayem Nah itu keliatan kan aslinya gmn. Ngaku "respect" tapi di satu sisi masih susah bgt ngeliat org gay layaknya org hetero😭😭, nganggep queer as deviance dsb. Ya itu, yang org² queer maksud "sebenernya ga ada 'netral'"😭😭
& sesama queers jg suka edukasi kok antar satu sama lain, terkait "netral" itu tuh sm aj jd bystander & membiarkan diskriminasi/ketidakadilan terealisasikan kpd korban. Pun masih ada ketidaksempurnaan di usahanya, banyak queers yg udh mencoba their best utk siding with humanity
@intp24h_ Ya gimana ga marah ketika kepercayaan itu kemudian dipaksakan, terkhususnya di Indo. Giliran dikasih tau informasi lain, langsung berdalih "ini kepercayaan ak! Jangan diganggu gugat! Stop jadi dramatis! Stop maksain!" 😮💨😮💨
@intp24h_ Karena dr awal kamu gagal memahami kalo homophobia itu berlapis, engga cuma sekedar dr mukul atau engga. Dari komen yg km ngeinvalidasi seorang queer yg nyoba ngasih tau gmn homophobia itu terdiri dari banyak bentuk aja udah keliatan kok bentuk aslinya & gmn kamu gamau mahamin