Dari segala olahraga elit nan klasis paling benci banget sama olahraga golf : perlu lahan luas, ngilangin biodiversitas serangga, seksis dan mengobjektifikasi perempuan.
Ga da skill GPP, yg penting duit
Tahun 2021 resign dari suatu RS swasta krn kena tonjok tipis keluarga pasien yang mengamuk krn kebijakan covid waktu itu; I wasn’t properly equipped to face that kind of situation — nor I have expected to be treated that way. Intimidasi thd nakes itu REAL, RIP dr. Icha🤍🕊️
Pake BPJS di Puskesmas Jakarta bikin culture shock.
1. Pelayanan konsultasinya lebih bagus dan nyaman dari RS Swasta premium di Jakarta (pengalaman pribadi)
2. Gratis tis tis. Thanks to BPJS poros sosialisme Indonesia 🔥🔥🔥
3. Puskesmas rasa Rumah Sakit. 4 lantai dan punya banyak layanan.
4. Contrary to popular belief, ramah banget resepsionisnya? Egaliter juga ga pandang penampilan.
What the hell man. Layanan sebagus ini cuma ada di Jakarta. Bandung aja gak gini 😭😭😭
Fun Fact
Di Indonesia beberapa harga barang itu sangat mahal, misalnya aja
🇺🇸 Amerika
UMR = 52 juta
Harga iphone 17 = 13 juta
🇮🇩 Indonesia
UMR = 5,7 juta
Harga iphone 17 = 17 juta
Gk heran kalau banyak barang yg terasa sangat mahal di Indonesia, padahal sebenarnya di negara lain itu hanya dianggap pembelian biasa
dr. Icha, 27 tahun, dokter di TTU, NTT.
Tangani pasien gigitan ular.
IDI konfirmasi: sesuai SOP medis.
Tapi tiga anggota DPRD TTU , kerabat pasien , datang, membentak, dan memicu bullying berat di media sosial.
Ironisnya , dua dari tiga pelaku diduga datang dalam pengaruh alkohol
Gubernur NTT mengaku sudah tahu sejak awal.
Responsnya? Berharap "diselesaikan secara baik-baik."
Hasilnya:
dr. Icha pergi selamanya di usia 27 tahun.
Dengan surat wasiat yang isinya satu pesan:
"Jangan ada tenaga kesehatan lain yang jadi korban."
Dokternya benar. Prosedurnya benar.
Yang dilindungi sistem justru yang salah.
Ini bukan sekadar tragedi.
Ini kegagalan negara melindungi para pahlawan kesehatannya sendiri.
Keputusan dr.Icha untuk tidak memberikan SABU adalah tindakan yg tepat dan sesuai protokol medis.
Pasien gigitan ular ini cuma gejala lokal, lab normal, tidak ada indikasi anti bisa ular (SABU). Derajat luka gigitan dan tingkat keparahan gejala menjadi kunci penentuan tindakan.
Bahkan beliau sempat konsultasi ke ahli toksinologi dr. Tri Maharani yang bilang cukup imobilisasi saja, bukan anti bisa.
Kalau diberikan anti bisa tanpa indikasi, justru bisa membahayakan pasien karena risiko reaksi alergi berat sampai anafilaksis yang mengancam nyawa.
Sudah menyelamatkan pasien tapi malah kehilangan nyawa karena depresi 😭
Turut berduka cita untuk dr. Icha & keluarga. 😔
Semoga beliau tenang di sisi-Nya.
Ada yang kenal orang ini?
Diam-diam ternyata jadi Dewan Komisaris PT. Pos Indonesia lho....
Dapat karir cemerlang dari jalur Timses Kemenangan Prabowo - Gibran benar-benar menggiurkan!!!
Aldi Taher buka coffeeshop baru di Blok M, namanya Aldi’s Coffee ☕️ Lagi ada buy one get one juga
Ternyata 19 juta lapangan kerja itu dari Aldi Taher 😭😭😭
Update info. Dr Icha mengalami depresi berat setelah intimidasi oleh anggota dewan di Kefa dua pekan lalu.
Dia kemudian dipulangkan ke orang tuanya di Kupang, dengan kondisi masih depresi. Sedihnya, dia kemudian ditemukan gantung diri di rumah orangtuanya kemaren malam, sekitar jam 18.30.
Narasi yg berkembang saat ini, anggota Dewan ini hendak lepas tangan dan menyalahkan kondisi kejiwaan dr Icha.
Semoga kasus ini bisa dikawal dengan seadil-adilnya.
dr. Icha.
Dokter jaga IGD RS Leona, NTT.
Tanggal 13 Juni 2026: ditunjuk mukanya. Dibentak. Di depan pasien. Di tempat kerjanya.
Pelakunya bukan preman.
Pelakunya: anggota DPRD Kabupaten TTU.
Tanggal 26 Juni 2026: dr. Icha meninggal dunia.