Salah satu aspek jadi dewasa adalah menyadari bahwa lo tetap harus show up dan function optimally.
Gak peduli seberat apa yang lagi lo alami dan rasain. Karena dunia emang gak peduli sama masalah pribadi lo.
Lo tetap harus hadir di meeting meskipun hati lo lagi hancur lebur. Lo tetap harus berangkat kerja meskipun seminggu lalu salah satu anggota keluarga lo baru aja meninggal. Lo tetap harus jawab email dan presentasi dengan suara tegas meskipun semalam lo nangis sampe pagi. Ya udah, mau gimana lagi.
Dunia nggak peduli soal itu semua. Dunia cuma peduli satu hal: apakah lo berhasil memenuhi tanggung jawab lo atau enggak.
Dunia gak akan berhenti berputar cuma karena lo lagi gak baik-baik aja. Bahkan pas lo lagi sakit, lagi patah hati, atau lagi kehilangan segalanya, roda kehidupan tetep jalan🥲
ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
mungkin kita akan jadi generasi terakhir yg bisa melihat burung ini. 💔🦜
merpati hijau timor.
populasinya diperkirakan tinggal 500 ekor, terancam punah karena perburuan liar & penyempitan habitat asli.
menurut IUCN, saat ini ada 69 spesies hewan di indonesia yg statusnya sangat kritis.
Makanya dalam islam juga wanita jangan berlarut-larut sedihnya, karena buat wanita.. sedih itu ga cuma emotional tapi physically
Ngaruh ke badan, pikiran, kesuburan, bikin auranya kusam, energy drowning. Karena ya, wanita diciptakan dari tulang rusuk makanya lebih sensitif.
Semoga semua wanita yang sedang bersedih dimudahkan urusannya ya,
Just us (women) and our allahumma inni audzubika minal hammi wal hazan
“Ya Allah aku berlindung padamu dari rasa sedih yang berlarut (ham) dan (hazan) rasa khawatir terhadap yang belum terjadi”
against the world
Unpopular opinion tp menurutku stop dorong org2 (tanpa lihat situasi dan lawan bicara) buat nabung dan investasi karena banyakk bgt orang2 tuh kerja untuk bertahan hidup bahkan jadi sandwich gen jg
I mean.. itu udh sulit jgn disudut-sudutin lg dgn pertanyaan knp gak nabung dsb
Percaya deh!
Kebnyakan penyakit awalnya gara2 kurang tidur & begadang.
Badan pegel mulu, ngantuk seharian, kepala sering mumet, gak ngapa2in aja lemes.
Apalagi klo gaya hidupmu kurang gerak, bnyk duduk, jalan kaki aja mager, olahraga males 🥲
Kalau ga penting2 amat, TIDUR!😤🫵🏻
Temen2, boleh bantu repost dan like ya.
Anak2 ini lagi butuh forever home. Mereka di rescue dari got hujan2an. Sudah bisa pup dan pip di litter box dan bisa dry food ya.
100% FREEE. Lokasi di Bandung ya🫶🏻
Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu siang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara mengevakuasi 16 korban tewas akibat tabrakan maut antara bus ALS dan truk tangki.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, mengonfirmasi bahwa korban terdiri dari 14 penumpang bus ALS serta sopir dan kenek mobil tangki.
“Tim kami sedang di lapangan bersama Satlantas untuk proses evakuasi. Laporan sementara ada 16 korban jiwa yang sudah teridentifikasi meninggal dunia,” ujarnya.
Berdasarkan data awal BPBD, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.39 WIB. Peristiwa bermula saat bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Medan atau Pekanbaru. Saat melintas di Karang Jaya, muncul percikan api dari bagian bus.
Sopir kemudian mencoba mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari risiko lebih besar. Namun dari arah berlawanan, mobil tangki melaju dengan kecepatan tinggi hingga tabrakan frontal tak terhindarkan.
Akibat benturan keras, kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Selain korban meninggal, terdapat empat orang selamat, dengan tiga mengalami luka bakar serius dan satu luka ringan.
Saat ini, BPBD bersama Satlantas masih fokus mengevakuasi korban yang terjepit, melakukan sterilisasi lokasi, serta pendataan identitas korban. (FAJ)
#Kecelakaan #BusALS #Muratara #SumateraSelatan #BreakingNews #BeritaTerkini
Peneliti dari Universitas Brawijaya, Rosalina Ariesta Laeliocattleya, berhasil 'sulap' limbah rambut jagung jadi sunscreen SPF 50.
Photo: Santi/Lentera
Ironic fact:
Skripsi, tesis, disertasi, PKM, bahkan project-project sains yang banyak bikin produk inovatif hanya berakhir di tumpukan laporan pertanggungjawaban, ngga pernah bener-bener diproduksi massal dan berakhir di market.
I see a lot of them. Ketika dana project cair dan habis, yaudah, end of story. Gatau salah di mana.
Sudah 1 Minggu pasca Peristiwa KRL di St. Bekasi Timur
~ Terima Kasih para Antusiasme dari puluhan dan ratusan kilometer yang hadir menyampaikan rasa simpati, cinta, kasih sayang, doa dan juga harapan ✨
privilege terbesar tuh kayanya bukan warisan, tapi punya orang tua yang ga mewajibkan bulanan, ga mengharuskan bayar hutangnya, ga jadiin anaknya dana darurat, tapi malah selalu bisa bantu anaknya.