Masih sekolah pengen cepet jadi mahasiswa biar boleh gondrong.
Pas mahasiswa pengen cepet lulus biar bisa kerja, punya duit.
Pas udah kerja, pengen balik jadi anak sekolah, katanya pusing kerja.
Hidup lo banyak mau kontool..!
Semua orang teriak butuh bantuan. Namun gak semua kebagian. Pak RT binggung. Gak habis akal, nama penerima ditempel kaya mading sekolahan. Bisikan gaduh pun terdengar dari warga yang tidak terima bantuan.
Pertanyaannya, apa yang punya nama gak keberatan saat semua orang tau dia penerima bantuan. Atau malah alhamdulilah senang nerima bantuan? Atau memang mental kita yang suka nerima ketimbang memberi?
Kabar gembira...Kabar gembira....Yang bisa punah itu macan, kritikus abadi. Kritikus di zaman Pak SBY, sekarang belum punah. Mereka hanya berubah penampakan menjadi abdi dalem... Yang dulu abdi dalem, kini jadi kritikus... Kabar gembira.. kabar gembira