Harga ticket mahal, udah nge war sampai jam 12 dan giliran duduk malah disuruh pindah dengan alasan STERIL UNTUK PASPAMPRES, si kakaknya jawab " KENAPA PASPAMPRES NYA DATANG PAS FINAL? SAYA NONTON UDAH 3-4x " SAVAGEEE!!!!
Udah gratisan, ngerebut hak rakyat lagi🫵
🚨 Skandal 15 Tahun yang Baru Terungkap: Federasi Sepak Bola Korea Selatan Diduga Berikan “Fasilitas Seksual” kepada Wasit Internasional
🇰🇷 Media JTBC Korea Selatan mengungkapkan laporan audit Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata tahun 2016 yang selama ini tidak dipublikasikan. Dalam dokumen tersebut, Federasi Sepak Bola Korea (KFA) disebut telah menyediakan fasilitas seksual (성접대) kepada wasit dan pengawas pertandingan asing antara Maret 2011 hingga Maret 2012.
⚽ Total ada 7 pertandingan yang terlibat, termasuk 3 laga kualifikasi Piala Dunia 2014 dan Olimpiade London 2012, serta 4 pertandingan persahabatan. Sekitar 10 hingga 20 pejabat wasit internasional dan pengawas pertandingan menjadi penerima fasilitas tersebut.
💰 Pembayaran dilakukan menggunakan kartu korporat KFA di tempat pijat dan salon di Seoul (Gangnam), Changwon, dan Ulsan. Jumlah yang dibayarkan berkisar dari 198 ribu won hingga 760 ribu won per sesi. Beberapa pembayaran bahkan dilakukan di malam sebelum atau beberapa jam setelah pertandingan.
🗣️ Seorang mantan pejabat Divisi Wasit KFA mengakui kepada JTBC bahwa praktik tersebut sudah menjadi kebiasaan saat itu. Ia mengatakan, “Supaya wasit meniup peluit dengan baik.” Ia juga mengklaim bahwa permintaan sering datang dari pihak wasit sendiri di bandara atau hotel.
📋 Laporan audit 2016 ini baru diungkap publik pada 6 Agustus 2026. KFA merespons dengan menyatakan bahwa kejadian tersebut sudah 15 tahun lalu dan dokumen resmi hanya disimpan selama 5 tahun, sehingga sulit diverifikasi secara detail. Mereka menambahkan bahwa saat ini sudah ada pedoman internal yang ketat terkait penggunaan kartu korporat.
🔍 Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan integritas wasit di tingkat internasional. Praktik serupa pernah mencuat di wilayah CONCACAF pada periode yang kurang lebih sama, meskipun penanganannya dianggap kurang transparan oleh banyak pihak.
❓ Menurut Anda, apakah skandal yang sudah berusia 15 tahun ini masih layak diselidiki lebih lanjut oleh FIFA, atau cukup dianggap sebagai “masalah masa lalu”?
📝 JTBC
KADES DI DESA KALIAN SUDAH MULAI STRES BELUM? 🤣
DULU PILPRES 2024:
KEPALA DESA: "Pilih Prabowo Gibran!"
Minta perpanjangan masa jabatan pun dikasih. Sebelumnya 6 tahun jadi 8 tahun dan bisa 2x dipilih alias 16 tahun!
SEKARANG 2026:
DANA DESA: Buat Kopdes Merah Putih, 20% buat Bumdes. Alhasil Pembangunan infrastruktur desa mandek. Insentif ini itu dikurangi bahkan ada yang nihil.
Agustusan Anyep, Nggak ngadain acara tingkat Desa. Alasannya nggak ada dana. Wkwkw
VIRALL!!
Motor terjang mobil dari belakang di perlintasan kereta api. Kecelakaan ini terjadi di daerah Perlintasan Kereta Api Mengkreng, perbatasan Jombang-Kertosono-Kediri.
hatihati ya guys, tetap dikontrol kecepatan dalam berkendara 🥲
Empat bayi harimau Sumatra muncul untuk pertama kalinya di hadapan media di Taman Safari Prigen.
Kelahiran empat bayi ini, tiga jantan dan satu betina, jadi bukti keberhasilan program konservasi hewan yang terancam punah ini.
Penyebab perseteruan Paolo Maldini vs Curva Sud Milano‼️
Sebelum pertandingan final UCL 2005, Curva Sud menjual sisa jatah tiket mereka kepada pendukung Liverpool dengan harga yang jauh lebih mahal. Maldini kesal, seharusnya sisa tiket itu dijual kepada Milanisti dengan harga yang sebenarnya.
🗣️Maldini: Curva Sud hanyalah sekelompok mata duitan yang mengenakan selubung ultras.
Atas alasan itu pula, ia menolak untuk meminta maaf kepada mereka saat dihampiri oleh beberapa orang anggota Curva Sud di bandara Malpensa seusai pertandingan yang buat Milan harus merelakan gelar Liga Champion ke tangan Liverpool.
Perseteruan mereka berlanjut sampai tahun 2007. Maldini yang waktu itu kembali memimpin Milan ke putaran final Liga Champion 2007 memilih untuk tidak ikut campur saat kelompok ultras ini bermasalah dengan polisi di Athena. Curva Sud yang merasa sebagai pihak yang seharusnya dibela mati-matian oleh klub termasuk para pemain, merasa kecewa, akibatnya mereka memboikot pertandingan Milan kontra Sevilla pada perhelatan Piala Super Eropa dan tidak menghadiri sejumlah pertandingan sepanjang musim 2007-2008.
Namun, jauh sebelum dua insiden ini terjadi, Maldini dan Curva Sud memang sudah tak akur. Sekitar musim 1997-1998, saat Maldini baru 6 bulan menjabat sebagai kapten, Curva Sud membentangkan spanduk yang bertuliskan “Kurangi Hollywood dan Perbanyak Kerja Keras” di depan rumahnya. Untuk diketahui, Hollywood adalah nama tempat hiburan malam di Milan. Maldini dan teman-temannya memang sering bersenang-bersenang di sana.
Ini foto Maldini acungkan jari tengah kepada Curva Sud Milano yang melakukan protes setelah match Milan.