IBUKU TELAH PERGI
MENGHADAP ILAHI.
Kemarin ba’da Maghrib, Ibunda saya Hajjah Nurjanah Salim binti Salim Umar Badubbah telah dipanggil oleh Allah ke sisiNya yang mulia. Tadi sore kami baru saja selesai memakamkannya di kampung halaman kami; Utan, Kabupaten Sumbawa, NTB.
Saya memeluk beliau untuk terakhir kalinya di dalam kubur, Di liang lahat untuk memastikan tubuh dan wajahnya menghadap kiblat. Harum tubuh ibuku, seperti harum biasa saat aku dipeluk dan diberi nya kehangatan dan dekapan kasih sayang sejak dalam kandungan, menjadi bayi dan anak-anak sampai menjelang ajal dan bahkan sampai di liang Lahat harum yg sama.
Maka teringat lah aku seorang perempuan yang harum namanya karena hidupnya penuh dengan perbuatan baik, baik bagi keluarganya dan juga masyarakat tempat beliau tinggal bertetangga. Tidak ada orang yang tidak diperhatikannya, tidak ada orang yang dia tidak tolong.
Bahkan ketika semakin sulit bergerak dalam masa sakitnya dan hanya terlentang, tetapi jika ada tamu yang baru datang ibu berusaha bangkit dan bertanya ke mana orang orang, ini ada tamu belum diberi makan dan minum.
Gerakannya akan semakin sontak apabila secara vulgar sang tamu mengatakan belum makan. Maka ibu akan segera berteriak memanggil orang orang dapur agar menyiapkan makan dan memberikan bekal kepada yang datang atau yang pamit akan pergi.
Ibuku sangat perhatian kapada Kehidupan dan kebutuhan setiap orang. Demikianlah ibuku yang melahirkan delapan anak hingga besar dan mengurusi delapan adiknya sebagai anak terbesar.
Almarhumah ibuku diperkirakan lahir pada 1 Maret 1939. Dan kemarin wafat pada 4 September 2024. Lebih kurang 85 tahun usia beliau yang padat dan penuh karya untuk mempersiapkan generasi yang akan datang.
Seluruh adiknya dari hasil perkawinan kakek Salim Umar dan Hajjah Tampawan binti Hassan Sabri kelahiran Mandar (sekarang Sulawesi Barat) sukses menjadi generasi baru yang melanjutkan perjuangan keluarga dan masyarakat.
Semua ini seperti beliau bangun dalam senyap, tidak suka popularitas, tidak suka berdandan dan tidak suka difoto. Beliau lebih suka bekerja di belakang dan semua beliau kerjakan. Dari menjahit, memasak dan membuat usaha rumahan yang keahliannya diwariskan kepada anak anaknya.
Beliau juga berkebun dan beternak serta mengelola sawah yang masih ada sampai sekarang. Ketika saya mulai punya sedikit uang memberikannya kepada beliau, tak ada dari uang itu yang beliau pakai untuk pribadi melainkan untuk membeli sesuatu yang bisa diwariskan: tanah, ternak, sawah, kebun dan apa saja yang bisa menjadi usaha lanjutan.
Ibuku adalah seorang yang sabar mengelola semua persoalan yang muncul dalam keluarga dan tetangga. Sebagai tetangga tak ada kesibukan tetangga yang beliau tidak terlibat., Mengurusi orang lahiran, pengantin dan juga mengurusi orang yang meninggal dunia. Semua orang yang datang meminta tolong pasti akan diberikannya.
Ketika beliau kami pindahkan ke Jakarta setelah sakit, karena pada dasarnya beliau tidak mau pindah meninggalkan desa saya berpikir wajarlah kalau sekarang semua orang dalam keluarga ini datang untuk mengurusi beliau dalam masa sakitnya. Karena sepanjang hidupnya kerja beliau hanya ngurusin orang. Jika sekarang beliau kita urus adalah konsekuensi dan Allah mengajarkan kita untuk ikhlas sebagaimana beliau.
Tetapi Allah berkehendak lain, baru sekitar tiga tahun kami mengurus almarhumah setelah beliau kena COVID dan Anfal di kampung, kemarin beliau dipanggil oleh Allah SWT. Rasanya terlalu cepat beliau pergi karena kami pun ingin selalu masih bersama.
Ibuku, sekolahku, pelindung dan tiang masyarakatku telah pergi dan telah berbaring tenang di tempat ke mana semua kita akan kembali.
Dari lubuk hati yang paling dalam kami mohon kepada semua yang mengenal atau yang tidak mengenal untuk memaafkannya dan mendoakan semoga almarhumah ibuku diterima segala amal nya dan dimasukkan ke dalam surga nya Allah yang abadi. Amin YRA.
Utan, 5/9/2024.
Seorang calon yg tidak bisa menahan diri dipakai untuk menyelamatkan parpol yg berpotensi turun atau malah habis. Dan betul sukses menambah tahta dengan luka pada wajah bangsa. Lalu, pemilih dan calon itu setelah selesai ditinggalkan. Tugas sudah selesai. Sempurna. Bravo!
Ada masalah pada metode nominasi yg sejak awal saya persoalkan. Bagaimana bisa di satu sisi partai dipaksa mekanisme di Luar dirinya untuk mencalonkan orang yg tidak terkait dengan partai tersebut. Tapi di Sisi lain partai memanfaatkan orang di luar dirinya untuk meraup suara.
Alkisah dalam pewayangan..
Hukum perang tetap harus dihormati...
Yg kalah jangan minta bagian...
Karena harusnya dihukum mati..
Tunggu aja kemurahan hati..
Itulah juga rekonsiliasi..
Dalam demokrasi..
😂😂😂
Pekan lalu,
Kami menikahkan putra pertama. Foto keluarga besar dr sisi saya ini untuk merayakan hadits Nabi SAW,
"MENIKAH LAH DAN BERTAMBAH LAH karena aku akan membanggakan jumlah kalian yg banyak kelak di hari akhir ".
SELAMAT TAHUN BARU 1446 H.
Terima kasih atas segala doa🙏
Terima kasih pak @prabowo atas pengantar pada buku ke-3 #TrilogiKesraFH . Semoga buku ini membantu menjelaskan bahwa kita perlu pemimpin yg punya cita2 ekonomi pancasila. Seperti bapak. Sosialisme dan Kapitalisme bkn jalan kita. Pancasila jalan kita. Mendayung di antara 2 karang.
Terima kasih pak @prabowo tadi menyumbang Rp. 5 Milyar langsung kepada rakyat palestina dalam acara #ILovePalestine sore tadi. Acara dihadiri sekitar 1000 tokoh, ustadz dan ulama Banten, Jakarta dan Jawa Barat. #FreePalestine