✨ Your wishlist is one step closer to reality! ✨
Pengen titip barang 🎁 atau surat 💌 buat cast COC Season 3 fav kalian? Sekarang nggak perlu ribet lagi! 🥹🤍
Linknya ada di postingan ini yaa, gaiss! 🥰🤟🏻
#clashofchampions#kafka#azka#arfa#cocs3#darwin
Suamiku video call di jam kerja. Jarang banget. Jadi was-was.
👩🏻: "Halo, Sayang?"
🦖: "Halo, aku lagi di mobil." (tampak blio sedang nyetir) 👩🏻: (bingung) "Iya, kenapa? Is everything alright?"
🦖: "Nggak apa-apa. Aku lagi nyetirin Mbak Y (salah satu anggota timnya). Soalnya kami ada meeting di gedung M dan mobil kantor udah penuh sama anak-anak lain."
👩🏻: "Oh." (celingukan ga keliatan ada orang di kursi penumpang depan)
🦖: "Mbak Y duduk di belakang."
👩🏻: "Oh. Iya. Kenapa video call, Sayang?"
🦖: "Gapapa. Mau video call aja sama kamu sampai di gedung meetingnya nanti. Temenin ya, Sayang."
👩🏻: "Oh. Oke. Hehe."
Lalu video call sangat awkward. Aku doang sih awkward. Suamiku ngobrol santai aja.
Tapi ngapainnnn sihhh? Hahahah. Kocak. Mana aku jadi ah oh ah oh kayak orang telmi.
cc : auliafkuntjoro
Kemarin tiba tiba istri ngomong gini,
“Sayang, kamu tau gak sih? kamu tuh bikin aku banyak belajar tentang sabar. Aku liat kamu gak pernah ngomong kasar, gak pernah marah atau bentak-bentak, kalo ngingetin pake cara yg lembut, tenang kalo ngadepin masalah, kaya aku pun jadinya ikut calm.
Kamu tau gak, kenapa aku gak pernah marah ke kamu? ya karena emg gak ada hal yg bikin aku marah. Aku juga jadi pengen sabar kaya kamu. Makasih ya sayang”
Istriku itu tipikal yg diem2 mikir, diem2 mengambil hikmah dari hal2 sederhana. Semoga sebagai suami, saya bisa terus memberi contoh yang baik. Karena sebaik2nya mendidik adalah memberi contoh, bukan?
😊
Dulu akh LDRan sama pacar. Aku di Jawa, dia di Sumatera. Suatu malam aku lagi stres berat, kerjaan numpuk, badan juga mulai sakit. Aku cuma chat dia, "Aku capek banget, pengen tidur aja." Jam 11 malam dia telepon. Suaranya pelan, sedikit serak. "Tidur yang nyenyak ya," katanya. "Besok cerita lagi." Besok paginya aku bangun, ada pesan suara dari dia. Panjangnya 45 menit. Di rekaman itu, dia bacain buku favoritku dari halaman pertama.
Sesekali dia berhenti, batuk pelan, atau bilang, "Maaf ngantuk, ini halaman 24 ya..." Kadang dia salah baca nama tokoh, lalu dia ulang sambil ketawa kecil. Dia bilang di akhir rekaman, "Aku nggak bisa peluk kamu dari sini. Tapi mudah-mudahan suaraku bisa jadi selimut buat kamu." Aku nangis di kamar kos jam 6 pagi.