Style Presiden RI, momen Lebaran :
Soeharto = Presiden RI yang pertama kali sholat Idul Fitri di Istiqlal.
Gus Dur = Presiden RI yang pertama kali menggelar open house di Istana Merdeka tanpa protokol ketat, selanjutnya diikuti Megawati.
SBY = Presiden RI yang pertama kali menggelar open house di kediaman pribadinya, selain juga di Istana Merdeka.
Jokowi = Presiden RI yang pertama kali sholat Idul Fitri di berbagai daerah setiap tahunnya.
Prabowo = Presiden RI yang pertama kali sholat Idul Adha di Perancis.
Seperti biasa, pidato Pak Prabowo tadi pagi sangat berapi-api, ngomongin nasionalisme dan target besar, tapi gw nggak yakin ending-nya bakal berpihak ke kita-kita yang ada di kelas menengah ini.
Sebagai orang yang tiap bulan gajinya otomatis kepotong pajak, cicilan KPR masih panjang, bayar BPJS rutin, tapi tetep deg-degan kalau ngelihat harga sembako di pasar, pidato-pidato yang terlalu berapi-api itu sekarang kerasa makin ngawang.
Gw (dan mungkin banyak dari kita) makin skeptis sama arah kepemimpinan sekarang.
Kalau dipikir pakai logika dan realita dompet sehari-hari, alasan kita skeptis itu sangat berdasar:
--Pertama, Duitnya Dari Mana?
Pak Prabowo selalu ngasih narasi soal program-program super jumbo. Mulai dari makan bergizi gratis, modernisasi alutsista, sampai ngelanjutin megaproyek peninggalan sebelumnya.
Logisnya, program raksasa butuh biaya raksasa juga.
Kalau APBN udah megap-megap, ujung-ujungnya siapa yang nombokin? Ya kelas menengah.
Kita yang bakal terus-terusan jadi sapi perah: PPN naik, wacana potongan Tapera, UKT makin mahal, sampai rencana cukai ini-itu.
Janji manis di atas podium itu, suka nggak suka, dibayar pakai keringat dan pemotongan gaji kelas menengah.
--Kedua,
Pidato pemerintah sering kali cuma punya dua angle: nolong rakyat paling bawah (dengan berbagai macam bansos) atau ngasih karpet merah buat investor dan konglomerat atas.
Terus kita yang di tengah ini dianggap apa?
Kita ini terlalu "kaya" buat dapet BLT atau subsidi, tapi terlalu miskin buat tahan banting kalau ekonomi lagi gonjang-ganjing.
Retorika soal "kesejahteraan seluruh rakyat" sering kali nggak nyentuh realita sandwich generation yang daya belinya makin nyungsep.
Kita dibiarin survive sendiri, tapi dituntut taat bayar pajak.
--Ketiga, Jarak Jauh Antara Podium dan Eksekusi Lapangan
Gaya kepemimpinan beliau emang khas komando yang tegas. Di pidato kedengerannya meyakinkan banget soal berantas korupsi atau "kebocoran anggaran".
Tapi secara logis, masalah di Indonesia itu ada di sistem birokrasi dan penegakan hukumnya.
Mau presidennya teriak sekeras apa pun di podium, kalau pengawasan di level menteri, dirjen, sampai pemda masih rawan mark-up dan korupsi, program triliunan itu pasti bocor juga.
Kelas menengah skeptis karena kita tahu, mengubah jargon jadi kenyataan di birokrasi Indonesia itu susahnya minta ampun.
--Keempat, Ngomongin target pertumbuhan ekonomi meroket atau swasembada pangan itu gampang di teks pidato.
Tapi realitanya, banyak perusahaan yang layoff, lapangan kerja makin sempit buat fresh graduate, dan kenaikan gaji tahunan kita nggak sebanding sama inflasi harga beras dan kebutuhan pokok.
Angka-angka cantik di pidato itu nggak bisa dipakai buat bayar tagihan listrik.
Pidatonya emang jago banget buat bakar semangat kebangsaan. Tapi sebagai kelas menengah yang pragmatis, kita udah terlalu capek dikenyangkan oleh jargon dan janji.
Sebelum ada kebijakan nyata yang ngerem beban pajak kita dan balikin daya beli, rasanya wajar banget kalau kita cuma bisa ngerespons pidato-pidato heroik kayak tadi pagi dengan senyum kecut.
Sakit jiwa nih yang punya dapur MBG.
5 ompreng MBG hilang terus minta diganti rugi dengan 1 siswa, yaitu anaknya sendiri. Dan 1 calon siswanya harus dikeluarin biar anaknya bs masuk ke sekolah itu.
Keterlaluan banget. Bener2 speechless bacanyaa 🤬🤯
Dasar dari sononya orang tajir, tanpa jadi presidenpun hobinya udah begini, tapi bedanya sekarang karena jd orang nomor 1 pergi kemanapun harus ditanggung negara 🤷
BIAYA DINAS 48 KALI PRABOWO 1.5 TAHUN, HAMPIR 2.4 TRILIUN
BISA BANGUN 480 SEKOLAH, 1200 JEMBATAN DESA, 73 BEASISWA MAHASISWA MISKIN
18 bulan pertama menjabat,
Prabowo sudah keliling ke 28 lebih negara sebanyak 48-49 kali.
Rekor tertinggi dibanding dua presiden sebelumnya dalam periode yang sama. tapi yang bikin publik berpikir dua kali bukan frekuensinya, melainkan biayanya.
Berdasarkan estimasi yang beredar, satu kali kunjungan luar negeri presiden dapat menghabiskan
sekitar Rp 20 miliar,
mencakup operasional pesawat kepresidenan, akomodasi, pengamanan Paspampres, serta kebutuhan delegasi.
sementara dari sumber lain, estimasi per kunjungan bisa mencapai Rp 10 hingga Rp 50 miliar tergantung tujuan, durasi, dan besar rombongan.
pakai angka tengah yang paling sering disebut yaitu Rp 20 miliar per kunjungan, maka:
48 kunjungan dikali Rp 20 miliar =
Rp 960 miliar,
hampir Rp 1 triliun hanya dalam 18 bulan pertama.
kalau pakai estimasi tertinggi
Rp 50 miliar per kunjungan,
angkanya tembus Rp 2,4 triliun.
INI BISA BELI APA SAJA?
SEKOLAH DASAR NEGERI BARU
biaya pembangunan satu unit sekolah dasar baru di Indonesia berkisar antara Rp 1,5 miliar hingga Rp 3 miliar tergantung lokasi dan kapasitas.
pakai angka Rp 2 miliar per sekolah:
Rp 960 miliar dibagi Rp 2 miliar = 480 sekolah dasar baru.
artinya dengan total biaya perjalanan luar negeri 18 bulan Prabowo, Indonesia bisa membangun hampir 500 gedung sekolah dasar baru. bayangkan berapa desa terpencil yang bisa punya sekolah layak hari ini.
REHABILITASI RUANG KELAS RUSAK
masalah pendidikan Indonesia bukan cuma kurang sekolah, tapi juga banyak ruang kelas rusak berat. biaya rehabilitasi ruang kelas rusak berat berkisar Rp 150-250 juta per ruang. pakai Rp 200 juta per ruang:
Rp 960 miliar bisa merehabilitasi 4.800 ruang kelas.
JEMBATAN DESA
biaya pembangunan jembatan desa sederhana berkisar Rp 500 juta hingga Rp 1,5 miliar per unit tergantung panjang dan material. pakai Rp 800 juta per jembatan:
Rp 960 miliar bisa membangun 1.200 jembatan desa.
masih ada ribuan desa di Indonesia yang terisolasi karena jembatan rusak atau tidak ada. anak-anak seberang sungai, petani tidak bisa jual hasil panen, ambulans tidak bisa masuk. 1.200 jembatan itu bukan statistik, itu 1.200 komunitas yang hidupnya berubah.
BEASISWA MAHASISWA MISKIN
program Bidikmisi atau KIP Kuliah memberikan beasiswa sekitar Rp 12-15 juta per mahasiswa per tahun untuk biaya hidup dan kuliah. pakai Rp 13 juta per orang:
Rp 960 miliar bisa membiayai 73.000 lebih mahasiswa dari keluarga tidak mampu selama satu tahun penuh.
LALU APA PEMBELAAN PEMERINTAH?
pemerintah tidak diam soal ini. dalam kunjungan ke China November 2024, Prabowo pulang membawa komitmen investasi senilai USD 10,07 miliar atau sekitar Rp 157,6 triliun. D
ari rangkaian kunjungan September 2025 yang mencakup Jepang, Kanada, Belanda, dan sidang PBB, tercatat komitmen investasi sebesar USD 23,8 miliar atau sekitar Rp 380 triliun.
kalau klaim investasi ini benar-benar terealisasi, return dari biaya perjalanan itu jauh berlipat ganda. Kalo benar
Guru diminta hemat,
kementerian diminta hemat,
tapi presiden terbang hampir setiap bulan ke luar negeri.
kontras ini mengingatkan publik pada pernyataan Prabowo pada 2014, ketika ia menyebut "jika saya presiden, tidak boleh pejabat RI plesiran ke luar negeri.
diplomasi aktif itu penting dan tidak bisa dihentikan begitu saja.
Indonesia perlu hadir di panggung global, menarik investasi, dan membangun aliansi strategis.
tidak ada yang bisa membantah itu.
Namun dibanding angka
480 sekolah. 1.200 jembatan desa. 73.000 mahasiswa miskin
yang bisa kuliah.
angka-angka itu bukan untuk menghakimi, tapi untuk mengingatkan bahwa setiap rupiah uang negara punya opportunity cost yang nyata.
Prabowo says “smart” people are free to leave if they believe the nation is moving toward a “dark age”:
“Matanya buram, Indonesia gelap. Indonesia terang. Ada yang mau kabur, kabur saja. Kau kabur saja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman. Silakan. Mau kabur ke mana. Hei orang-orang pintar, bukalah berita, lihatlah kita ditempatkan sebagai tempat yang paling aman di dunia sekarang. Kabur saja deh. Iya, kabur saja, biar kita enggak gaduh.”
(https://t.co/De208Bdtzc)
Coba dipikir.
DKI Jakarta bikin 103 sekolah gratis pake dana Rp253M yg relatively setara dengan pembangunan 1 sekolah garuda yg anggarannya Rp200M per sekolah
Gawat!
Oligarki-oligarki mitra / yayasan espepege mulai dibentuk serikatnya dan diresmikan oleh pemerintah. Itu artinya ke depan orang-orang seperti hendrik irawan, atau orang-orang bermodal yang menyimpang, akan lebih kuat dan lebih kebal lagi terhadap bentuk kritik apapun.
Jangan heran kalau para relawan atau pegawai di kubangan lumpur (espepege) kerap berperangai sombong, culas, over confindence, dan pongah di platform-platform medsos, sekalipun banyak didapati kelakuan mereka bak setan, itu bisa terjadi karena mereka loyal kepada bos dan uangnya, dan impunitas yang dikantongi bosnya memang berlapis, kuat, mutakhir, dilindungi oleh (tikus-tikus) negara.
Manusia-manusia normal dan bernalar baik yang sekarang berkutat di kubangan lumpur (espepege) karena terhimpit problematika ekonomi, kalian gak mau berserikat dan berbadan hukum juga? Gak berani, ya?
Pernah diwawancara kayanya viral beberapa tahun lalu, si ownernya paham bahwa kunci jualan makanan adalah kualitas bahan artinya kualitas ayam nya harus bisa konsisten sesuai spek yang dimau, akhirnya bikin peternakan sendiri jadi cost bahan utamanya bisa sangat ditekan
Seriously gw beneran penasaran
Dengan harga semurah itu, gimana Olive bisa dapat laba ya?
Padahal cost/biayanya tinggi, perusahaan sekelas itu gw rasa diwajibkan untuk ngegaji karyawannya UMR.
Mana mereka bikin tempatnya bagus lagi. Biaya maintenancenya mungkin tinggi.
Udah itu, harga ayam sekarang juga mahal-mahal sejak MBG bermunculan.
Mereka juga harus mikirkan biaya sewa yang tentu ga murah di Jogja.
setelah Bapak gaada 5 tahun lalu, Ibu total udah pernah dapet 3 kali hadiah dari Bank, satu kali uang tunai lupa brp, satu kali emas ANTAM 10 gr, yg terakhir motor Fazzio 😅 seolah olah Bapak masih nafkahin Ibu lewat hadiah itu 😅
penasaran banget, kalian pernah menang undian dari bank gitu gak sih?
tetanggaku pernah dapet motor yamaha merah pas undian hut BRI di kotaku wkwk tbtb disamperin ke rumah dapet motor😭
awalnya mereka kaget, tbtb ada orang asing dateng ke rumah, ngakunya kepala cabang BRI di daerah tempatku. trus dibilangin anaknya (temenku) katanya penipuan. dengan polosnya ibunya bilang, “kata anak saya penipuan e, pak”. orang2 itu ketawa dong, trus salah satunya nunjukkin lanyard wkwk ternyata beneran dapet hadiah motor😭
1. Yang bikin kebijakan bukan ASN, dan ASN ga pernah ngusulin ini apalagi yang umbie
2. Lebih enak kerja di kantor, di rumah banyak distraksi+ semua beban pekerjaan jadi ada di rumah (listrik, wifi, dll), bisa diremburs? ada pengganti? Tidak
3. Dikira ASN bukan rakyat jelata?
padahal pasti semua Instansi dimanapun di seluruh Indonesia setiap tahun ada yang pensiun, terus gada gantinya gt? Di kantorku aja rekrutmen staf TU terakhir era SBY. Akhirnya kerjaan administrasi TU dihandle Instruktur yang harusnya fokus di fungsi pengajaran
Breaking News !!!
Rekrutmen CASN 2026*-2029 akan fokus pada guru, dosen, nakes & tenaga ahli bidang kelautan.
SEMUA DIKLAT CPNS DAN PPPK, AKAN DIAMBIL ALIH OLEH KEMENTERIAN PERTAHANAN.
siap bapak
mohon arahan dan petunjuk.
@PNS_Ababil @PNS_Garis_Lucu
*) belum jelas, apakah 2026 akan ada cpns.
British schools are now closing for Eid.
SPOILER:
Eid is not a British holiday.
Eid is not a British religious festival.
Eid is not a British statutory holiday.
We are being colonised.
Afghanistan wouldn’t give the day off for Easter. Syria wouldn’t close schools for Passover. No other religion waltzes into another country and expects to be treated as if they are the majority. And no other religion is expected to roll over and take it… except Christians.
Freedom to practice your religion ≠
Freedom to force it on others.
The national religion of Britain is Christianity. Muslims do not get special treatment in Britain over other minority religions. And they certainly don’t get to colonise our culture with theirs.
Britain is a Christian nation.
You immigrate here, you integrate.
Okelah kalau gamau berhentiin, yang rame bgt 3 bulan terakhir ini kan ternyata setiap tanggal merah sm cuti bersama masih masuk itungan tuh, coba dihitung lagi sampe akhir tahun ada berapa hari libur yang masih masuk hari mbg tinggal ilangin, yakin dapet banyak bgt