Persebaya resmi merilis Jersey Pre-Season 2026 yang mengusung tema "Tribute to Eri Irianto."
Ini adalah salah satu cara Persebaya menjaga agar nama Eri Irianto terus hidup di setiap langkah perjuangan Bajol Ijo. Jersey ini akan dikenakan dalam laga-laga uji coba hingga ajang Piala Presiden 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu legenda terbesar yang pernah dimiliki Persebaya dan Bonek.
Jersey ini adalah simbol perjuangan, loyalitas, dan cinta tanpa syarat yang diwariskan Eri Irianto kepada Persebaya. Ada nama yang tak akan pernah hilang dari hati Bonek. Ada perjuangan yang tak akan pernah usang dimakan waktu.
Karena legenda sejati tidak pernah benar-benar pergi. Mereka akan selalu hidup di setiap nyanyian tribun, di setiap langkah para pemain, dan di setiap nafas yang terus diperjuangkan dari generasi ke generasi.
Terima kasih telah menjaga warisan itu tetap hidup.
Selamanya, Eri Irianto. Selamanya, Persebaya! WANI!
Source : Media Persebaya @persebayaupdate
#PersebayaABG
Selamat jalan Cak Andie “Peci” Kristianto. Nama Anda akan abadi bagi kami, keluarga besar Persebaya.
Teriakan Anda, orasi Anda, keberanian Anda, menjadi salah satu energi utama, sehingga Persebaya kembali ke kancah sepak bola tanah air.
Kami yakin, setiap langkah Persebaya, kebaikan-kebaikan yang mengiringi perjalanan Green Force, akan senantiasa menjadi amal jariyah Cak Andie.
Sugeng tindak Cak Andie, suwargi langgeng, amin….
nemu kalimat cantik lagi hari ini :
“Selagi yang hilang bukan Tuhanmu, imanmu, doa-doamu, dan kebiasaan-kebiasaan baikmu. maka percayalah kamu akan baik-baik saja.”
Contract extended or…? 👀
Beberapa pemain Persebaya dikabarkan akan selesai kontraknya di akhir musim ini. Di antaranya adalah duo legiun asing tulang punggung Bajol Ijo, Bruno Moreira dan Fransisco Rivera serta duo andalan Timnas Indonesia, Ernando Ari dan Malik Risaldi.
Kalo misalnya Bruno, Rivera, Nando dan Malik tidak diperpanjang kontraknya karena tidak masuk ke dalam rencana skema Coach Tavares di musim depan, apakah Bonek Bonita sudah siap?
Yok opo menurutmu rek???
#PersebayaABG
Lelis, the Brazilian Backbone
Leo Lelis musim ini kembali bermain untuk Persebaya, dan perlahan menjelma menjadi pilar penting di lini pertahanan Bajol Ijo. Bek tengah asal Brasil ini kerap menjadi orang pertama yang memutus bahaya, dengan melakukan sapuan bola dari area berisiko, menghadang tendangan, dan menutup ruang dengan timing yang presisi. Dalam duel udara, Lelis tampil dominan, memberi rasa aman saat lawan mengandalkan bola-bola atas. Kepekaannya membaca permainan juga membuatnya sering berada di posisi yang tepat untuk memotong alur serangan sebelum berkembang.
Kontribusinya tak hanya berhenti di sektor pertahanan. Dalam situasi bola mati, Lelis mampu bertransformasi menjadi ancaman nyata di depan gawang lawan, memaksimalkan keunggulan fisik dan akurasi sundulan kepala untuk mencetak gol. Perpaduan antara ketangguhan defensif dan efektivitas ofensif ini menegaskan perannya sebagai bek modern, yang tenang, bersih, dan mematikan. Kehadirannya memberi stabilitas, membuat lini belakang Persebaya lebih solid saat menghadapi tekanan lawan. Lelis benar-benar menjadi tulang punggung pertahanan Bajol Ijo.
#PersebayaABG
Fyi aja, populasi dunia ada 8,3 miliar manusia dengan perjuangan yg beda2. Banyak yg terlalu sibuk bertahan hidup sampe ga sempet ngikutin isu2 terkini. Kalo semisal ketemu org yg ga tahu apa2, cukup beri tahu aja, ga perlu ngehujat. Edukasi itu merangkul, bukan memukul.
The Versatile Player
Dejan Tumbas dikenal sebagai pemain serbabisa di skuad Persebaya Surabaya. Berposisi asli sebagai penyerang, Tumbas menunjukkan fleksibilitasnya sejak bergabung dengan Bajol Ijo. Dalam berbagai situasi, ia dipercaya mengisi peran berbeda, mulai dari lini depan hingga gelandang tengah, menunjukkan pemahaman taktik dan etos kerja yang kuat demi kebutuhan tim.
Memasuki musim ini, peran Tumbas semakin unik. Ia lebih sering diturunkan sebagai bek kiri, posisi yang jauh dari peran alaminya, namun dijalani dengan disiplin dan komitmen tinggi. Adaptasi cepat, determinasi dalam bertahan, serta kontribusi saat membantu serangan menjadikan Dejan Tumbas bukan sekadar pelapis, melainkan aset taktik yang memberi fleksibilitas ekstra bagi Persebaya.
Semoga di bawah asuhan Coach Tavares, Tumbas bisa mendapat kepercayaan bermain sebagai penyerang, mencetak gol, dan turut membawa kemenangan bagi Persebaya.
Anything, Everywhere, All at Tumbas.
#PersebayaABG
The Wall of Macedonia 🇲🇰
Sempat absen cukup lama karena cedera bahu, Risto Mitrevski akhirnya kembali ke lapangan saat Persebaya menjamu Persijap Jepara. Comeback-nya langsung berbuah manis, kemenangan telak 4-0 tanpa balas dan lini belakang Bajol Ijo tampil solid.
Saat Risto Mitrevski berada di lapangan, Persebaya mencatat 8 pertandingan dengan hanya 5 gol kebobolan.
Sebaliknya, ketika ia absen, dari 9 laga Persebaya harus menerima 11 gol. Sebuah gambaran yang perlahan namun jelas menunjukkan arti kehadirannya di lini belakang.
Pengaruhnya terasa nyata dengan ketenangan dan pengalamannya, Risto kembali menghadirkan rasa aman di lini belakang. Sebuah proses yang menjanjikan dan menjadi fondasi kokoh di jantung pertahanan Bajol Ijo.
Pertahanan makin rapat. Kepercayaan diri kian kuat.
Siap menatap putaran kedua dengan satu tekad: sapu bersih!
#TheWallOfMacedonia
#PersebayaABG
Let Coach Tavares Decide
Tiga pemain asing asal Brasil telah resmi diperkenalkan di hadapan ribuan pasang mata di Gelora Bung Tomo, Sabtu kemarin. Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes kini telah menjadi bagian dari keluarga besar Persebaya, membawa harapan baru sekaligus tanda tanya besar. Kehadiran mereka otomatis mengubah peta skuad asing Bajol Ijo, karena di balik setiap pemain baru, selalu ada konsekuensi yang harus diambil.
Pertanyaannya pun mengemuka, siapa yang akan digantikan? Dengan ketentuan liga yang hanya memperbolehkan 11 pemain asing terdaftar, keputusan tak bisa dihindari. Apakah ini sudah menjadi komposisi final, atau masih ada peluang nama baru lagi masuk, baik pemain asing tambahan maupun pemain lokal sebagai penguat kedalaman tim?
Untuk urusan komposisi pemain ini, biarlah Coach Bernardo Tavares yang menentukan. Ia yang paling memahami kebutuhan tim, arah permainan yang ingin dibangun, keseimbangan skuad, dan siapa yang benar-benar siap memberi dampak. Kompetisi internal kini dimulai dan hanya yang paling siap yang akan bertahan.
#PersebayaABG
Bruno Paraiba, Jefferson Silva dan Gustavo Fernandes dan Coach Bernardo Tavares resmi di perkenalkan di hadapan Bonek dan Bonita sore ini.
#Persebaya#Persebayauntuksemua