Guys
Polisi sudah menetapkan Febrie mantan Jampidsus sebagai tersangka
Untuk kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di kasus PT Asabri!
Bahkan ga hanya itu, dia juga tersangka di kasus korupsi batubara dan juga krakatau steel!
Gila yaa.. orang yang menindak kasus korupsi kelas kakap
Ternyata malah tersangka korupsi 🤣
Mau tahu yang lebih dagelan lagi?
Disertasi doktoralnya malah membahas penyitaan dalam TPPU, tapi dia malah tersangka TPPU🤣
Luar biasa republik ini.
===
Oke berarti sekarang
Bhayangkara 1-1 Adhyaksa
Menunggu serangan balik dari kejaksaan nih.
Ayo balaslah,
buka semuaya!!
Foto: https://t.co/nsi6Mvv2h5
Bahasa Bayi :
Emas 1 KG kalau ANTAM itu Rp2.5Milyar, alias 2.5 Kardus Indomie
Bagaimana cara orang dapat 74 KG EMAS?
Kalau beli CASH? Gimana dapat Cash sebanyak itu? Uang CASH ±185 Kardus Indomie?
Kalau beli Transfer? Apa gak keluar WARNING DI PPATK?
Kecuali ....
Teknis tapi sederhana. Abis penyidikan itu kan penuntutan. Coklat muda itu bisa nyidik tapi gak bisa nuntut. Beda ama coklat tua. Buat perkara korupsi, coklat tua itu bisa nyidik dan bisa nuntut. Nah coklat muda kalau mau nyidik apa pun, yg nuntut kan coklat tua. Kita nonton aja
Kalo ngelawan standar masyarakat masih gampang jujur, yang gabisa ku lawan adalah maksimal usia kerja buat freshgrad nya itu loh harus 25 tahun. Kayak ga ada inklusivitas buat orang yg waktu kuliah salah jurusan, struggling sama mental health, atau skripsi yang susah selesai karena uncontrolled things
tapi bener juga ya. iya gajiku 2 digit tapi kudu mikirin buat nyicil rumah, beli baju aja aku setahun 2x. kemaren beli tanah nabungnya dari 2022, dibela-belain sabtu minggu kerja dan gak bisa nikmatin hidup.
negara ini emang cocoknya buat pengusaha keknya jir. kalo buat kelas pekerja engap banget.
Pukulan telak bagi Saudi Arabia dari Iran.
Ketika utusan KSA datang memberikan penghormatan terakhir untuk Ali Khamenei, Iran menyambutnya dengan lantunan Ali 'Imran, ayat 13.
Ayat ini membicarakan soal pertempuran antara golongan Muslimin dengan Musyrikin di gelanggang Badar. Pertempuran yg sebenarnya didominiasi oleh golongan Musyrikin ini, baik dari segi kuantitas juga kualitas, ternyata mampu dimenangkan oleh golongan Muslimin.
Dengan pertolongan Allah, golongan Muslimin mampu merobohkan 900an lebih golongan Musyrikin, jumlah yg sebenarnya tidak sebanding dengan golongan Muslimin yg hanya menerjunkan 300an pasukan.
@giIangmahesa Sebagian memang masuk ke institusinya, bang.
Saya pernah bahas di utas dua tahun lalu soal laporan keuangan ITB ini.
Mungkin analisisnya perlu di-update dengan melihat laporan keuangan 3 tahun terakhir. Apalagi saya mengakui pembahasan saat itu masih parsial
Bukannya proyek2 kerjasama, konsultan dan riset ITB cukup banyak? dari LAPI ITB saja omsetnya bisa 200-300 M/tahun, belum dari yg lainya, Itu masuk ke pendapatan ITB atau ke pribadi dosen2nya?
Pekerjaan konsultan itu bisa dapat lebih besar pendapatannya di banding RS, tipis RS mah , apalagi kalau claim BPJS nya telat, boncos itu operasional nalangin dulu
@RidhaIntifadha Dulu saya dan kawan2 menguji UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) ke MK dgn alasan tata kelola pendidikan dijadikan seperti tata kelola perusahaan. Permohohan dikabulkan, seluruh UU dibatalkan. Sayangnya PTN BH terus berlanjut.
Indo ga diundang karena gak mengecam agresi US - Israel.
BUT…
Saudi juga ga diundang tapi tetep kirim delegasi dan tetep diterima dengan baik.
Gimana nih pak politik luar negerimu @prabowo
Salah satu alasan kenapa Argentina harus kalah.
Terlalu banyak orang rasis dan si paling kulit putih di sana.
Mana sekarang societynya pro-Israel lagi.
Tengoklah Speed pas laga Argentina vs Cape Verde. Dirasisin dan diejek-ejek sebagai monyet.
Sorry ya. Sepak bola ga bisa dipisahkan dari politik.
Baik politik maupun sepak bola itu kegiatan manusia. Selalulah ada ekspresi politik dalam sepak bola.
Dan manusia ya itu makhluk yang berpolitik, senantiasa punya kepentingan.
Entah demi melindungi harkat-martabatnya atau ya buat menindas orang.
Maaf bukanya membela, tp kita yang fakta-fakta saja. Suamiku juara OSN biologi nasional sampai dapat golden tiket masuk FK dalam negeri tapi milih beasiswa kedokteran di China, disana berprestasi jg malah sempet jd ketua PPI 2 periode, sekarang jadi halo dek juga (masih pendidikan) dia dokter pertama di keluarga. Kedokteran Indonesia terlalu kejam bagi kami kaum perintis apalagi bukan dari FK bergengsi dalam negeri, apalagi untuk PPDS nanti. Masuk militer setidaknya ada kesempatan berkarir untuk kami si perintis ini☺️🙏