Halo teman2!
Karena dari kemarin rasanya di Instagram gua ngeshare tentang ngajak ikutan Patungan Beasiswa Kasih dari Kakak Asuh. Disini gua bakal ngejelasin sebenernya apa sih Patungan Beasiswa Kasih dan barangkali teman-teman disini mau ikutan buat bantu juga
- sebuah utas -
@derayaw13 Moriyashu terlalu ngajarin pemainnya buat main sebersih mungkin, greget pas lawan Belgia, sama gregetnya pas lawan Brazil. Mau gimana juga, buang buang waktu, pura pura cedera, provokasi dll itu bagian dari sepakbola juga. Di Asia kalah sama tim tim Arab karena yaa mereka cerdik
Jepang emang udah gak kuat nahan Brazil, gak kebobolan karena emang rapih bgt bertahannya. Tapi sekali ada yang salah langsung dihukum. Brazil klinis. Dilanjut extra time juga pasti kebobolan
Persib Bandung and Borneo FC Samarinda will compete in FOUR competitions next season:
✅️ Super League
✅️ League Cup
✅️ ACL Two/ACGL
✅️ ASEAN Club Championship
A busy season awaits 🤯
@ArfianAye@groobaag Lalu siapa yang punya hak untuk ngawasin persinyalannya? Kayaknya gak mungkin semuanya gak diawasin sama sekali.
Pertanyaannya, kenapa gak aware dan melakukan 2 mitigasi bencana, waktu 3 menit itu kereta bisa kosong, penumpang KAI udah biasa kayak gitu di stasiun padat setiap hr
Tonton kepanikan pejabat saat upaya mengkambinghitamkan Ibam runtuh di sidang 👇🏼
Masukan netral Ibam, dipelintir pejabat jadi Chromebook, sambil bilang itu arahan Ibam.
Pejabat tersebut akui terima aliran dana, dan membocorkan spek Chromebook ke vendor pemenang.
Tapi dia bebas, tidak jadi tersangka sama sekali, sedangkan Ibam dituntut 15 tahun penjara, denda Rp16,9 miliar, dan tambahan 7,5 tahun penjara jika tidak bisa bayar.
Dan kami sudah pasti tidak bisa bayar, Rp16,9 miliar itu dari salah paham surat saham, dan hanya "patut diduga" tanpa adanya bukti aliran dana sama sekali.
Tapi kebenaran sudah terungkap lewat fakta-fakta di persidangan.
Dari semua kebenaran yang terungkap, perkara Chromebook untuk kasus Ibam ini sebenarnya sederhana.
Ibam sebagai konsultan, sudah netral, profesional, tanpa kewenangan, tanpa kuasa, namun dikambinghitamkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam pengadaan.
Kita tentu berharap proses hukum berjalan secara adil, jernih, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan.
Namun tuntutan 22,5 tahun yang tidak masuk akal dan penuh ketidakadilan seperti menampar harapan kami tersebut. Kekuatiran kami terhadap adanya kriminalisasi terstruktur semakin dalam.
Kini harapan kami tertumpu pada teman-teman sekalian yang membaca pesan kami.
Tolong, suarakan ketidakadilan ini.
Kepada Presiden Prabowo, kepada Komisi III DPR, kepada siapapun yang kita tahu punya kepedulian dan kemampuan menyediakan perlindungan hukum dari kriminalisasi.
Sembilan hari menuju putusan. Kita masih bisa jadikan perkara ini preseden baik bagi semua profesional yang ingin berbakti bagi negara dengan keahlian mereka.
Bahwa tetap bisa ada perlindungan hukum dari kriminalisasi bagi seluruh pekerja pengetahuan yang ingin bantu Indonesia.
@TimnasXtra@JakartaCasual@vivagoal_idn Ngapain, dia di klub yang disalahin klubnya Arhan, Bangkok FC di Acl 2. Bangkok FC dikalahin Persib home away. Artinya sama sama aja kualitasnya, gak spesial. Mana masih 20 taun, kalo gak diperpanjang juga ke Bali United abis ini
Kayak biasa, gua selalu wawancara orang jualan. Ternyata konsep franchise Warteg Bahari ini unik juga. Untuk Koki itu ternyata di provide oleh Warteg Bahari sampai penggajian juga, sementara bahan bahan makanan dll itu beli sendiri oleh pemilik franchise, hari ini udah 750 cabang
Tadi makan siang di Warteg Bahari Premium di Grand Kota Bintang, total harga 34.000 untuk: Nasi, Telor Dadar, Kerang, dan Sayur Jamur, Gorengan 1, dan Es Teh Tawar. Jauh gak harganya sama Warteg Bahari standar?