@Yap5gurl Males ah pilih Anies, Politik Identitas, Rumah DP 0%, Wan Abud. Males ah pilih Ganjar, Boneka PDI.
Lalu yang dipilih yang jelas punya masalalu buruk, wapres yang nabrak aturan di masa kini, dan presiden yang komunikasinya buruk saat debat dan kampanye. terus kaget, aneh emang
guys kalau ada muslim yang mengancam murtad karena islam tidak merestui LGBT (bahkan melaknat praktiknya), lalu menyalahkan muslim lain, masalah utamanya bukan pada ajaran islam atau muslim lain. masalahnya ada pada dirinya yang gak mau belajar memahami dan menerima agamanya.
islam is not measured by what we personally agree with. justru sebagai muslim, kita tuh belajar memahami kenapa Allah menetapkan sesuatu halal atau haram, kejar sampai paham. meskipun sering kali bertentangan dengan hawa nafsu, perasaan, preferensi pribadi kita sendiri atau perkembangan zaman.
please dont fall into their guilt tripping propaganda. jangan terkecoh narasi yang bikin merasa bersalah karena mempertahankan keyakinan sendiri. strategi setan gak cuma bisikin hawa nafsu doang, mereka juga memainkan rasa iba, rasa bersalah manusia dan juga rasa keinginan untuk diterima manusia.
empathy without boundaries is self destruction.
El voto no debería ser un derecho; debe ser un privilegio ganado tras pasar un examen básico de economía y civismo. Si no entiendes cómo funciona un presupuesto, no deberías decidir el futuro de un país
1. sidangnya alay soalnya pake kekerasan. pake ada yg teriak provokasi bakar bakar. ini parah banget.
sampe bapaknya ybs sujud. ga tega liatnya
2. ini indonesia emg masih kental norma
agamanya apalagi mayoritas islam. ciuman di publik aja udah tabu, apalagi ini di kampus + sesama jenis pula. jelas ini salah. minimal tau dan sadar diri norma norma yg berlaku di masyarakat.
3. pelaku ks juga sangat salah. bahkan kriminal. so membandingkan 2 hal yg salah gabikin salah satunya jd ‘mendingan’.
semoga Allah jaga kita semua dari segala hal salah dan kriminal. aamiin.
Berarti mereka gak mengalami dua jam depan laptop tapi baru bisa nulis satu kalimat setelah menyelam 15 artikel. Anddddddd itu pun yang dikutip cuman 2 artikel setelah membaca dan membandingkan sebanyak itu