"Dua Jendral TNI Turun Gunung Dan Kerahkan Pasukan Gruduk Polda Metro Jaya Subuh Tadi, minta Saksi dan Barang Bukti Dolar Dolar dan Emas Emas dan Aset Aset Dibebaskan dan diserahkan Kepada Mereka"
HUKUM DIATUR SEENAKNYA MEREKA? RAKYAT SIAP MELAWAN.
Kubu Solo mulai bergerak loh.
1) Jokowi mau mulai safari keliling Indonesia buat menemui basis pendukungnya.
2) Jangan lupa Kaesang adalah ketua partai. PSI.
3) Kabarnya banyak kader partai lain yang "bedol desa" ke PSI. Nasdem muncul di berita, kadernya pindah ke PSI. Loyalis Jokowi di PDIP juga banyak pindah ke sana.
4) Meskipun di pusat mereka gak punya kursi DPR, di daerah, mereka banyak punya kursi DPRD. Banyak kadernya punya posisi.
5) Jokowi di salah satu pidatonya pas acara PSI bilang, akan mengorganisir sampai tingkat RT/RW.
6) Kapolri, jelas kubu mereka, baru dikasih perpanjangan usia pensiun, tujuannya apa hayo? Jangan lupa istilah "parcok" datang dari mana.
7) Gibran sepanjang jadi Wapres udah mengunjungi hampir semua provinsi. Tinggal dikit lagi.
8) Acaranya Gibran juga yang relate ke grassroot: bakti sosial, kerja bakti, bagi sembako, bantuan sosial.
9) Program unggulan Presiden mulai goyah: MBG kena kasus korupsi. KDMP pemborosan anggaran. BBM tiba-tiba naik. Lawatan ke luar negeri terus. Bisa dimainin isu-isu itu.
10) Pendengung alias buzzernya juga udah mulai pecah kongsi. Ada loyalis sini dan loyalis sana.
2029?
patut dicurigai skenarionya:
pertama, menaikkan harga pertamax (ron 92).
kedua, pertalite dibuat langka dan pelan-pelan nanti dihapuskan.
ketiga, bbm aman dari subsidi, apbn aman, embege tetep jalan.
sumatera gabung singapore, kalimantan join malaysia, sulawesi join philippine, bali-ntb join australia, ntt join timor leste, papua merdeka jadi negara sendiri.
Luar biasa 'garang' Hakim Militer kita. Sama penjahat mungkin bisa tegas, tapi kenapa sama korban yang sedang sekarat pemulihan malah pakai ancaman jemput paksa?
Fokuslah memberikan perlindungan, bukan malah menambah beban mental korban.
Hukum seharusnya menjadi tempat perlindungan bagi korban, bukan instrumen untuk kembali menindas martabat mereka yang sudah jadi tumbal. Berhentilah bersikap arogan di atas penderitaan rakyat.
https://t.co/rD4O6QHSC1