lagi burnout, tapi nemu kalimat ini :
pertolongan Allah sering kali datang dipersimpangan terakhir, dititik yang paling kritis, jadi bertahanlah (Qs. At-Talaq : 3)
wedding dream kamu apa?
nikah untuk tidak bercerai. yang ga bikin salah satu ngerasa jadi beban, ga kasar, no cheating, partner yg saling jaga, saling lindungi, grow bareng. dunia kita kejar, akhirat juga. jadi tempat aman satu sama lain, sampai akhirnya bisa ke jannah bareng.
Nikita Willy: "Sejauh mana batasan keterlibatan mertua dalam rumah tangga anaknya?"
Bu Rani: "Saya kalau mau ke rumah anak saya, saya WA mantu saya dulu."
Mungkin dia lagi capek. Mungkin kulkasnya kosong. Mungkin dia lagi ingin sendiri.
"Anak kita siap menerima kita kapan saja. Tapi menantu kita belum tentu."
Setuju ya bu ibu 🤔
Bu Rani bilang banyak orang tua sebenarnya tidak membenci menantunya.
Mereka hanya tidak siap menerima satu kenyataan:
"Anak kita sudah ada yang punya."
Karena sejak menikah, anak yang selama ini hanya menjadi bagian dari keluarga kita, kini juga menjadi bagian dari keluarga orang lain.
Dan tidak semua orang tua siap dengan perubahan itu.
Menurut Bu Rani, banyak konflik mertua dan menantu bukan karena ada yang jahat.
Tapi karena ekspektasi.
Mertua berharap menantunya punya pandangan hidup, kebiasaan, bahkan nilai yang sama dengan keluarganya.
Padahal menantu dibesarkan oleh orang tua yang berbeda.
"Kalau kita sebagai orang tua sudah memberikan restu kepada anak kita untuk menikah, biarkan mereka menjalani hidup dengan nilai-nilainya sendiri." — Bu Rani
Menurutnya, nilai yang diajarkan orang tua kepada anak belum tentu cocok untuk pasangan hidup anaknya. Karena itu, orang tua perlu siap menerima bahwa anaknya mungkin akan memiliki cara hidup yang berbeda setelah menikah.
cc:threadhallolalalah
Cerita pas gue zaman PDKT sama suami gue.
Dia : "Hari ini mau jalan kemana kita?"
Aku : "Hanamasa yuk, pengen".
Dia : "Hanamasa abis aku gajian aja ya, kalo skg lagi kering nih". Gapapa ya?"
Aku : "Solaria?"
Dia : "Boleh solaria, tapi kamu beneran gapapa?
Aku :"Iya gapapa, nasgornya enak kok".
2 minggu kemudian.
Dia : "Hei, yukk Hanamasa budgetnya udh ada".
Aku :"ih kamu masih inget aku pengen hanasama? Aku aja udh lupa".
Dia : "Inget dong, aku nungguin bgt gajian mau ngajak kamu kesana".
Aku : (dalam hati) kenapa hatiku cenat cenut pas denger ini 😍
Alhamdulillah 4 thn pacaran + 7thn nikah komunikasi selalu sehat. Waktu pacaran ga pernah ada obrolan plenger, disrespect, insecurity. Maaci Allah 🤗
cc:threadindrysahertian
dibilang antek-antek asing saya diam,
dibilang ndasmu saya diam,
dibilang warga desa tidak pakai dolar saya diam,
dibilang “tidak bermimpi kaya raya?”
SAYA AKAN LAWAN!!!
lu bayangin tiap hari lu dipuji, setiap ragu lu diyakinin, setiap gugup lu dikuatin, setiap insecure lu diapresiasi. capek lu dipahami, diam lu ditenangin, bahkan saat lu ngerasa kurang pun masih ada yg terus bilang klo lu cukup🥺🤍 #whenya
@primawansatrio Ortu salah, anak wjb maklum.
Anak salah, ortu tantrum.
Anak ga dikasi ruang pemakluman u/ salah.
Anak salah, ortu marah.
Ortu salah,anak kudu ngalah.
Padahal dari kesalahan lah anak klean belajar, pak/bu.
Sbgmn di buku jmn SD jg tertulis :
"Pengalaman adalah guru terbaik."
I hope I marry a man who loves me like I'm the air he breathes. A man who would never be okay with hurting me, who will go above & beyond just to see me happy, who admires me like I'm the prettiest girl to exist, who doesn't have eyes for other girls bcz he's too busy loving me.
Weeding dream kamu apa?
" Nikah untuk tidak bercerai , nikah untuk tidak dianggap beban , nikah untuk tidak main kasar , tiada issue curang , dunia akhirat dicari bersama , jadi tempat dan perlindung terbaik sesama kita sehingga jannah. " 🤍
karena mark resign terus quotesnya yang “life shouldn’t take away THAT much from you” itu lewat di gue, lalu gue kayak hah iya ya…. apalah hidup apa ini
Two weeks after our wedding, my mother in law finally came to visit since she had missed the ceremony due to a flight issue. It was my first time meeting her, but we instantly got along.
One day, while we were in her room, my husband walked in looking irritated and asked where the laundry I had done was. He was specifically looking for a shirt I had washed. I excused myself to find it for him, but when I came back, my mother in law questioned me.
“Why do you let him talk to you like that?” she asked, clearly surprised. “You already did his laundry, and he still can’t find his own clothes? What does he think you are, his maid?”
She pulled me closer and added, “Listen, don’t let him treat you like a house girl. Since I got married, I’ve never done your father in law’s laundry, he actually does mine. That’s how I raised him to be. If he can’t even appreciate your effort enough to look for his own clothes, then let him wash and fold them himself.”
That was the last time I ever did his laundry in that house and now he’s the one doing mine.
Good mothers in law really do exist.
Siapa tau disela-sela kesendirianmu ini, tiba-tiba datang laki-laki pintar, punya wawasan yang luas, soft spoken, family man, paham agama, pekerja keras, loyal-royal, gak patriaki, gak drama, gak kasar, gak main judol, dan gak gila perempuan.