“Crot di dalam, sekarang!”
Bia putar pinggul kencang. Pak Sicc menggelinjang, peju panas muncrat deras isi rahim Bia meluber ke paha.
Bia berdiri, ambil foto kontol Pak Sicc yang masih berdenyut & memeknya yang banjir sperma.
"Nilai nggak A+, foto ini nyebar ke grup guru, Pak.”
BIRAHI SISWI
Ruang OSIS sore, pintu terkunci.
Bia, siswi kelas 12 rambut pndk, lngsng naik ke meja guru sambil buka 3 kancing seragam. Di dpnny Pak Sicc sdh berkeringat dingin.
“Nilai aku jelek katanya, Pak?”
Bia singkap rok, Mmk mulus tanpa clna dlm langsung terpampang basah.
Ke muka guru. Dia dorong Pak Sicc ke lantai, buka celana sendiri, kontol tebal langsung berdiri. Bia naik, masukin kontolnya
“Gede juga ternyata.”
Dia naik-turun liar, toket loncat-loncat, cekik leher guru pelan.
“Bilang aku ratu mu!”
Pak Sicc berkata
“Bia, ratu ranjangku"
“Makasih praktikumnya, Bu. Besok ulang lagi ya.”
Mereka keluar santai, tinggalkan Bu Bii sendirian di kelas, jari masih main di memek berpeju, napas ngos-ngosan.
“Anak-anakku… nakal banget sih…”
gumamnya sambil menjilat sperma dari bibirnya sendiri.
NAFSU MAHASISWA
Kelas sore sepi. Bu Bii berdiri di depan papan tulis, kemeja ketat tanpa BH, putingnya menonjol jelas di balik kemeja pth tipis. Matany nakal melirik barisan cowok yg sudah gelisah dr td.
“Ada yg mau tanya privat?”
katanya manja sambil menjulurin lidah sedikit
“Lebih dalem, crotin crotin crotin!”
Akhirnya satu per satu crot, ada yang muncrat di muka, toket, perut, bahkan di dalam memek sampai meluap ke paha. Peju menetes-netes ke blazer & rok yang sudah kusut. Bii terkapar lemas di meja, tersenyum puas, badan dan pakaiannya belepotan
“Lanjut… gunakan kontol kalian!”
Mrk tusuk bergantian memek, mulut, anal.
“Plok plok!”
Tbh bergoyang, Bi lupa diri
“Aku pelacur kalian ahhhhh!”
Orgasme bertubi, cairan muncrat. Akhirnya, Peju panas keluar di muka, toket, jilbab. Mereka foto foto saat Bi lemas penuh sperma
BAHAN PEMUAS PRIA
Bi, ustadzah muda berjilbab lebar, Tapi di balik kain panjang, memeknya selalu basah, puting keras menonjol di bra. Malam pengajian usai, lampu minyak redup. Tiba-tiba tiga jamaah pria menghampiri.
“Ustadzah… kami butuh pelajaran khusus,”
tangan langsung remas toket Bi dari luar gamis. Bi tersentak, tapi birahi meledak.
“Jangan… ahh!”
Erangnya lemah saat kainnya dilucuti, tubuh telanjang putih terpampang. Mereka sujud, jilati kaki sampai leher, Lidah satu di memek, dua lagi hisap puting. Bi mengelinjang