Penggiat Farmasi Islam, membuka peluang pengembangan pasar halal baik keagenan atau distributor produk-produk halal custumer good dan Herba senah serta Nusantar
Belajar dari Imam Khomeini kepada Iran:
Cukup seorang diri untuk menggerakan Rakyat menggempur mantan Penguasa zalim.
Wahai Rakyat Indonesia,
Siapa mau bersama saya, tumbangkan mantan Penguasa yang ingin melanggengkan Dinasti kekuasannya?
Kamis ini, 17 September 2026, MK sudah mendaftar permohonan diskualifikasi Gibran sebagai perkara nomor 01/PHPUPRES-XXIV/2026. Tepat seminggu sejak kami masukkan permohonan di Kamis minggu lalu.
Bagaimana selanjutnya. Kita tunggu jadwal sidang dari MK.
Semoga Sembilan Negarawan Hakim Konstitusi membuka persidangan dan memeriksa perkara hingga ke agenda pembuktian.
Salam Integritas!
Terdakwa yang paling happy tahun ini adalah Dokter Tifa.
Karena dengan sidang inilah satu-satunya cara untuk membongkar ijazah dan 712 dokumen yang diklaim milik Joko Widodo.
Tak ada lagi cara lain.
Setuju?
Ayo komen sebanyaknya ya biar saya semangaaat
https://t.co/AoFx6nTfCB
Mas Novel Baswedan, terima kasih atas dukungan dan penegasannya untuk kriminalisasi kasus kita.
Kita yang bersikap kritis memang sering dihadapkan pada tiga modus upaya pembungkaman:
1. Dibeli
2. Dikriminalisasi
3. Dihabisi
Saya yakin, Mas Novel telah coba dibeli, walaupun pasti tidak akan tembus. Telah dikriminalisasi. Telah pula dihabisi. Kami masih berhutang mata dengan Mas Novel. Maafkan kami.🙏
Saya selalu ingat pesan Mas Novel:
"𝗧𝗔𝗞𝗨𝗧 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗠𝗘𝗠𝗣𝗘𝗥𝗣𝗔𝗡𝗝𝗔𝗡𝗚 𝗨𝗠𝗨𝗥. 𝗕𝗘𝗥𝗔𝗡𝗜 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗠𝗘𝗠𝗣𝗘𝗥𝗣𝗘𝗡𝗗𝗘𝗞 𝗨𝗠𝗨𝗥".
Salam Integritas!
Usai meeting di suatu tempat di kawasan Jakarta Selatan, ambil mobil lalu keluar dari parkir ke jalan raya.
Baru jalan sekira 50 meter tiba-tiba krotok-krotok.... Ban depan ambles tinggal velg.
Begitu dilihat, ban depan kempes tinggal velg.
Setelah dilihat kenapa kok bisa habis-bis anginnya
Ternyata ban robek besar sekali dengan robekan panjang yang hanya mungkin dirobek oleh pedang atau linggis yang sangat tajam.
Ini cuma kira-kira ya.
Ada yang bisa memberikan penjelasan ilmiah dan logis kejadian ini?
Saya awam dalam urusan perban-an. Tahunya nyetir dan isi bensin.
Bisa bantu?
Sebenarnya
Dalam bulan Juni hingga Agustus 2026
Selain penangkapan, penahanan, upaya pembunuhan, pendakwaan, dan
Upaya perampasan dan penyitaan aset tempat kediaman
Juga
Terjadi Penganiayaan dan Penzaliman dengan kerugian moril, materiil, lahir, dan bathin, tak tertanggungkan pada saya yang belum saya ceritakan pada anda semua, para Netizen.
Minggu ini, jika diizinkan Allah,
Saya akan Konferensi Pers tentang hal tersebut.
I know nobody cares about us Except a few, I know we're just a post and it's going to end but I'm really tired, I'm saying we're tired.
If you’re scrolling, PLEASE leave a dot . it's just a dot.
Pagi ini saya balik terbang ke Jakarta setelah sehari sebelumnya bermalam di Surabaya setelah menghadiri undangan FGD di Morowali Sulteng dari Perusahaan IMIP yang terkenal. Di Jakarta hari ini sedianya saya harus ketemu teman teman seperjuangan Babe Aldo yg sudah seminggu ditahan Polda Kalsel.
Babe Aldo ini dulunya oleh “kami” dikenal sebagai tokoh “Kadrun” yg terlibat aktif mengkritisi Pemerintah Jokowi. Ternyata Babe Aldo karena tetap keitis sebagai wartawan, dia belakangan sedang dikriminalisasi dengan UU ITE.
Dia dijadikan tersangka dan langsung ditahan polisi Kalsel karena dianggap melanggar pasal 32 dan 35, mengubah ubah informasi elektronik milik orang lain, dan atau memanipulasi informasi seolah otentik.
Ini pasal pidana ITE yang sama dengan yang dikenakan pada dr Tifa. Nampaknya polisi hobi betul pakai pasal pasal dengan sanksi berat supaya bisa nahan tersangka.
Padahal Aldo tidak mengubah apapun, dia hanya mengupload kiriman orang lewat WA, tapi belum belum dia sudah ditahan tanpa penegak hukum mendalami isi informasi elektronik yg diupload.
UU ITE kembali dipakai untuk membungkam agar orang orang kritis tdk banyak bicara tentang isu isu besar yang sensitif. Kali ini disinyalir yg ditutupi itu terkait persoalan peredaran Narkoba di suatu daerah.
Seperti apa, tentu saja saya mempelajari unsur unsur pidana dari pasal yg ditersangkakan. Clear Babe Aldo tidak menenuhinya karena tidak ada bukti dia mengubah ataupun memanipulasi ingormadi elektronik.
Polisi juga mencampur adukkan penerapan persoalan pencemaran nama baik dengan kejahatan terhadap informasi elektronik. Aldo dikriminalisasi dan diperlakukan tidak adil.
Disinilah kasusnya layak dikembalikan ke aturan norma yg benar. Dia tidak seharusnya ditersangkakan. Ada penerapan pasal salah sehingga tersangka ditahan, dan ada prosedur yang tidak semestinya karena tidak nenggunakan alat bukti yang valid.
Karena itu saya diundang untuk ikut menjelaskan dan memberi keterangan atas kesalahan penahanan terhadap Babe Aldo. Busmillah.
🚨 BREAKING:
🇺🇸 US diplomat in Qatar: "We are ready for dialogue and de-escalation."
🇮🇷 Tehran: "You speak of peace in Qatar while dropping bombs in Hormuz. Forget the talk; now we speak the language of missiles."
GUBERNUR BIRAHI KEKUASAAN
Lihat gubernur yang sudah birahi berat mau jadi presiden ini wak.
Di Jakarta, dia rela jauh-jauh datang menjumpai Security ini cuma demi bikin konten pencitraan seolah peduli rakyat.
Tapi di Jawa Barat, ada RIBUAN kepala keluarga lagi berdarah-darah mempertahankan tanahnya dari konflik agraria, dia malah HILANG & BUNGKAM! Biawak gak tuh
INGAT, yang dibutuhkan rakyat dari seorang Gubernur itu TANDA TANGANNYA, bukan KONTEN SAMPAHNYA.
Satu korekan pulpen lewat keputusannya bisa menyelamatkan puluhan ribu nasib rakyat wak. Tapi dia lebih memilih jalan menjij*kkan, mengeksploitasi penderitaan manusia demi ambisi politik pribadinya.
Masih ingat kan dia bisa naik dan makin meroket jadi Gubernur karena apa? Karena konten mengeksploitasi kasus almarhumah Vin*! Semua hal dijadikan komoditas konten, berbulan-bulan setelah jadi Gubernur apa perna lagi dia peduli sama nasib para korban?
Apa kalian nggak mau belajar dari cara kerja PRIA PESUGIHAN b*jing*n itu? Polanya persis wak, cuma ganti kemasan aja!
Buat kalian pengguna X yang masih aja mendewa-dewakan model pemimpin eksploitasi manusia mending kalian pindah main TokTok aja deh. Akal sehat kalian belum kebuka!
Indonesia nggak butuh Pemimpin Konten, Indonesia butuh Kebijakan Nyata!