Office boy di kantor kami sempat dipecat karena dituduh bawa pulang nasi kotak sisa rapat.
Sore itu manajer ngirim potongan CCTV ke grup kantor. Terlihat Pak Nardi keluar bawa dua kantong besar, lalu langsung dituduh mencuri konsumsi perusahaan.
Kartu aksesnya langsung diminta hari itu juga.
Pak Nardi sempat jelasin kalau nasi kotak itu memang disuruh dibuang, tapi nggak ada yang dengerin.
Padahal di voice note grup panitia jelas ada instruksi, "Sisa konsumsi buang aja, jangan ditaruh di pantry nanti bau."
Setelah CCTV lengkap dicek, ternyata Pak Nardi sempat berhenti di lobi buat bagi-bagi nasi ke petugas kebersihan dan satpam. Cuma empat kotak terakhir yang dia bawa pulang karena sayang kalau dibuang.
Akhirnya rekaman lengkap dan voice note itu dikirim ke grup.
Direktur langsung manggil Pak Nardi lagi. Manajer bilang cuma salah paham dan menawarkan pekerjaannya kembali.
Pak Nardi nerima karena masih punya dua anak yang sekolah.
Tuduhan awal memang dihapus, tapi nggak pernah ada permintaan maaf atau penjelasan ke semua orang.
Baru setelah diminta, muncul pesan singkat kalau masalahnya sudah selesai secara internal.
Besok paginya Pak Nardi udah balik bikin kopi seperti biasa.
Sayangnya, di riwayat grup kantor, nama Pak Nardi masih tetap berdampingan sama kata "mencuri."
@lrstdw_ Memang asbun anaknya, Kak. Asbunnya kadang nyebelin tapi engga pernah yang kurang ajar. Dapet piagam anak paling sopan di sekolahnya malah waktu SD :)
🌏 SINGAPUR 🇸🇬 | AFFAIR Y MUERTE 💀
🫨 Un entrenador de fitness rubio visitó a amante, el dueño de la casa regresó entonces decidió colgarse por la ventana, pero no aguantó su propio peso, cayó del edificio y murió en el acto ☠️