Yang dilakukan stewards kali ini saat periode Safety Car berkaitan dengan bagian regulasi yang sempat menjadi pusat kontroversi di Abu Dhabi 2021, yakni aturan mengenai lapped cars.
Pernyataan FIA: Regulasi periode Safety Car, Pasal B5.13.5, menyatakan bahwa satu putaran harus diselesaikan setelah prosedur unlapping selesai dilakukan. Prosedur tersebut telah dijalankan oleh Race Operations sesuai aturan. Namun, pesan "Safety Car In This Lap" sempat ditampilkan secara keliru akibat adanya kesalahan pada perangkat lunak (software).
Pada insiden kali ini, stewards hanya menjalankan prosedur sebagaimana diatur dalam Sporting Regulations. Karena pengumuman "lapped cars may now overtake" baru diberikan pada lap 51, regulasi mengharuskan Safety Car tetap berada di lintasan selama satu lap penuh berikutnya, yaitu lap 52, sebelum akhirnya boleh masuk ke pit.
Namun, karena lap 52 merupakan lap terakhir balapan, Safety Car tidak memiliki kesempatan untuk masuk ke pit sebelum finis. Alhasil, balapan pun harus berakhir di belakang Safety Car, sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Tapi, ironisnya, yang dirugikan dari dua keputusan stewards yang keterbalikan ini adalah pembalap yang sama, yaitu Lewis Hamilton....
Penasaran apa yang membuat Toto Wolff sekarang lebih "nrimo" untuk jadi objek marketing seperti ini. Dia dulu kaku banget soal beginian. Sosmed saja enggak punya.
Lebih penasaran lagi siapa target marketnya ๐๐
GP Austria 2020 adalah saat di mana dunia pertama kali dipamerkan kecepatan mobil Mercedes W11.
Valtteri Bottas raih pole position, langsung pecahkan rekor lap tercepat di Red Bull Ring yang bertahan sampai sekarang.
AirAsia hapus rute direct Jakarta - Singapura & Jakarta - Bangkok, menjadi transit Kuala Lumpur. Alhasil perjalanan Jakarta - Singapura bisa jadi 5 jam ๐ข
Bagi kalian yang punya tiket AirAsia penerbangan internasional keberangkatan Juli 2026 & seterusnya segera cek notifikasi & status tiket, jangan sampai salah jadwal. Soalnya pada kena perubahan.