Pemudik itu rakyat Indonesia, didekati dgn humanis bkn dgn senjata lengkap & wajah sinis. Rakyat Indonesia itu “nerimo” kok apa kata pemerintah, asal peraturan berlaku sama utk semua termasuk buat WNA. Masyarakat pasti geram, jika WNI mudik dilarang2 tp WNA dibiarkan melenggang.