حقيقة #الفيديو المتداول لحادثة السقوط في #الهند ..
-شاب #هندي يبلغ من العمر 19 عاماً تشاجر مع أسرته طالباً هاتف جديد #iPhone فقام بالصعود على قمة جبل واقفاً على حافة الهاوية وهدد بالانتحار!
-والداه والشرطة والأهالي ظلوا 3 ساعات يحاولون إقناعه بالنزول
-الأب صعد في اللحظات الأخيرة وحاول الإمساك به..فقدا توازنهما وسقطا مع بعضهما من ارتفاع 500 قدم
-الأم رأت ذلك ..ابنها وزوجها يسقطان امام عينها… فقفزت هي الأخرى (وراهم)!
Entah apa strategi transfer Newcastle musim ini setelah kehilangan pemain pentingnya seperti Anthony Gordon, Sandro Tonali, Bruno Guimaraes.
Pemain-pemain yang di beli bukan dari 'nama besar', tapi dibeli dengan harga yang jauh lebih tinggi dari market value-nya. 🙃
𝐓𝐨𝐝𝐚𝐲’𝐬 𝐨𝐯𝐞𝐫 𝟏.𝟓 𝐆𝐨𝐚𝐥𝐬 ✅
Paripesa code:: GBMCU
Not on Paripesa Register here
👉 https://t.co/pRcOLcrPXF
USE PromoCode 👉 LEVY
Download App 👉 https://t.co/qsgYwBfRtn
🚨🔴 𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐈𝐍𝐆: Manchester United have shifted their focus to Bruno Guimarães after missing out on Mateus Fernandes.
The Brazilian is keen on a move to Old Trafford and is now viewed as the club’s leading midfield alternative.
[@DavidOrnstein]
Gak kerasa udah 2 jam nulis, yok semangat tinggal 1 postingan lagi setelah ini.
5. Sander Berge.
Nama ini akhirnya muncul lagi setelah sekian lama.
Padahal kalau kalian ingat, dia sempat beberapa kali dikaitkan dengan Manchester United di era Erik ten Hag, terutama ketika United mencari alternatif yang lebih murah dibanding target-target utama di lini tengah.
Dia memang bukan gelandang yang punya satu atribut luar biasa seperti Anderson ataupun Wharton.
Kekuatannya ada pada keseimbangan dalam permainan.
Duel (80.6), perebutan bola (43.3), umpan progresif (51,5), hingga carry progresif (64,4) semuanya berada di level yang baik.
Cukup cocok sama kebutuhan MU yang juga kurang dalam gelandang box-to-box, sampai saat ini para pencari bakat masih menjulukinya sebagai box-to-box atletis yang dapat mempergunakan langkah panjangnya untuk menerobos pertahanan lawan.
Cuman kalo lihat Berge main bareng Norwegia, dia kurang nampak menonjol karena Norwegia yang memang memakai sistem 3 CM.
Namun dia masih konsisten sebagai pemain dengan sentuhan terbanyak saat melawan Irak dan Pantai Gading.
Memang betul bahwa Sander Berge tidak memiliki kelebihan yang benar-benar elite, tapi juga hampir tidak ada yang menjadi kelemahannya.
Namun, dia bisa mengisi hampir semua pekerjaan di lini tengah tanpa harus menjadi pusat permainan.
Kalau dipasangkan dengan Mainoo, menurut saya chemistry-nya juga cukup masuk akal.
Mainoo tetap menjadi pemain yang mengendalikan tempo.
Sementara Berge melakukan pekerjaan-pekerjaan kotor dengan keunggulan duelnya.
Menang duel, mengamankan second ball, memberi jalur umpan yang aman, lalu sesekali membawa bola keluar dari tekanan.
Menurut saya, satu-satunya alasan kenapa nama Berge kurang menarik adalah karena dia tidak punya satu statistik yang benar-benar menjual.
Casemiro dengan kualitas perebutan bola yang elit, namun tetap mampu memproduksi beberapa keypass dan konsisten dengan umpan progresif.
Dan Berge tidak punya hal itu.
Ini hanya contoh saja mengapa Berge terasa sangat underrated, karena Carrick juga tidak meminta board untuk mendatangkan pemain yang mirip dengan Casemiro juga.
Namun, kalau tujuan Manchester United adalah membangun double pivot yang seimbang bersama Mainoo, profil seperti ini masih masuk akal untuk direalisasikan.
Karena gelandang all-round seperti Sander Berge ini juga akan selalu fit dimanapun dan akan selalu cocok dengan tugas apapun.
Due to fifa's new H2H rules, for the first time in World Cup history, we will see 2 teams actively wanting to lose a match. In the Austria vs Algeria match, both teams are safely through after beating Jordan due to the new H2H rule. However, the team that finishes in 2nd in Group J will face Spain, when the team that finishes 3rd will likely face Switzerland. Obviously with neither team wanting to face Spain, Austria will be hoping to lose and drop down to 3rd, whilst Alergia will be hoping for a draw or a loss to stay 3rd...
What a bizarre outcome this is.. 🤯