Apa ya bandara Kertajati akan digunakan AS unt keperluan perawatan pesawat ? Koq kerja sama dng AS nanti jadi pangkalan militer yg mungkin bisa diserang negara musuh AS ; https://t.co/wHRJVE5nou
Petani Tulungagung Diciduk karena Berani Punya Pupuk Sendiri: Antara “Peredaran Ilegal” dan “Kebutuhan Sawah Pribadi”
TULUNGAGUNG — Di negeri yang pupuk bersubsidi lebih langka daripada janji politik menjelang pemilu, Purwanto (51), petani asal Kecamatan Karangrejo, kini harus merasakan ironisnya “keadilan” negara.
Dengan uang hasil keringat sendiri, ia membeli 7 ton pupuk NPK Phoska non-subsidi secara resmi dari pabrik di Gresik. Dokumen lengkap, transaksi sah, tujuannya hanya satu: menebarkan harapan pada sawah miliknya sendiri. Bukan untuk dijual, bukan untuk spekulasi, apalagi untuk “mengganggu stabilitas pangan nasional”. Tapi rupanya, di mata aparat, memiliki pupuk lebih berbahaya daripada memiliki utang negara.
Ketika Purwanto — yang sudah mengidap jantung dan diabetes — beberapa kali menolak permintaan orang yang ingin membeli pupuknya, lalu akhirnya menyerah memberi sebagian, ia langsung dianggap “bandar”. Satreskrim Polres Tulungagung pun sigap menetapkannya sebagai tersangka peredaran pupuk ilegal. Kini ia resmi menjadi tahanan pidana, berstatus seperti penjahat kelas kakap.
Sungguh sebuah prestasi luar biasa: petani yang menolak menjual pupuk untuk sawahnya sendiri malah digiring ke sel tahanan. Sementara itu, di lapangan yang lebih luas, peredaran pupuk palsu dan penyimpangan subsidi yang nilainya ratusan miliar sering kali hanya berakhir di meja rapat koordinasi.
Kuasa hukumnya, Mohammad Ababilil Mujaddidyn, telah mengajukan praperadilan. Keluarga hanya bisa berharap pengadilan melihat apa yang jelas-jelas terlihat: seorang petani kecil sedang dijadikan “tumbal” birokrasi pupuk yang ruwet.
Kasus ini bukan sekadar soal pupuk. Ini soal logika yang terbalik: di saat petani kesulitan mendapatkan pupuk resmi, negara justru sibuk menangkapi petani yang berani membeli dengan uang sendiri.
Selamat datang di republik pupuk, di mana menyimpan pupuk untuk sawah sendiri bisa lebih berisiko daripada menjual tanah warisan. Semoga Pak Purwanto segera bebas. Karena kalau petani saja harus takut punya pupuk, maka siapa lagi yang akan menanam padi untuk kita semua? #KeadilanUntukPurwanto
5 hari setelah di Youtube, kawan-kawan masih ngumpul dan diskusi "Pesta Babi" di komunitas masing-masing.
Karang Taruna Karya Plawonan di Yogya, Cadik Indonesia di Depok, Gimme Danger di Pasuruan, dan BEM STTR Ronggolawe di Blora.
Dulu gue masih ingat omongan para pemabuk 02
"Pilih Prabowo saja karena dia sudah kaya dari lahir, jadi ga mungkin pake APBN untuk kepentingan pribadi".
Terus ini apa? Buat kurban atas nama Presiden aja ternyata harus dari APBN. Dia yang dapat nama, rakyat yang mati-matian cari uangnya.
Tolong para PENJILAT cebokin ini...🫵
Siapapun yg terlibat meloloskan Jkw yg tdk memenuhi syarat itu terutama KPU pusat hrs diusut tuntas dan dihukum seberat2nya, krn mrk semua adalah penghianat konstitusi dan demokrasi..!!
😠😡💪💪
Apakah benar Indonesia sedang menjajah Papua?
Salah satu sutradara film Pesta Babi, @cypripajudale menjawab persoalan ini dan mengajak kita semua mendiskusikan realita yang dialami masyarakat Papua hari ini.
Pesta Babi adalah film dokumenter karya sutradara Cypri Paju Dale dan Dandhy Laksono yang membuka realita perjuangan masyarakat adat Papua mempertahankan tanah leluhur dari proyek besar mengatasnamakan “ketahanan pangan” dan “transisi energi”, di tengah bayang-bayang militerisasi dan sejarah panjang eksploitasi.
Kamu bisa nonton film ini dengan mengajak teman-teman atau komunitasmu bikin nobar. Daftar di https://t.co/vEeesos68t
KIRI: Pesantren Darul Aman Lengkese di Takalar (Sulsel) didatangi tentara, polisi, dan aparat desa agar membatalkan nobar "Pesta Babi".
KANAN: Poster undangan nobar di Jakarta oleh Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).
Yang dibisikkan ke prabowo:
Pemulihan Aceh pasca bencana banjir bandang sudah hampir tercapai 100%
Yang di Dunia Nyata:
Rakyat bertaruh nyawa menyeberangi sungai di Reje Payung Jamat, Aceh Tengah yg jembatannya putus.
Yaa Allah…
September, Oktober, November, Desember, Januari, Februari, Maret, April, Mei, sembilan bulan Haris Husainy meringkuk di penjara lantaran nge-vlog pada saat aksi solidaritas terhadap Affan Kurniawan yang dibunuh secara brutal oleh polisi.
Posisi Haris pada 29 Agustus 2025 adalah di depan Kementerian Pendidikan, tapi dia dituduh membakar halte di Polda Metro Jaya. Sementara para tahanan politik lain sudah menghirup kebebasan, seorang barista muda yang ngimpi bisa kuliah di tahun depan ini, mesti mengalami penundaan penundaan tuntutan atas sesuatu yang ngga dia lakukan.
Sc: suaraakarrumput
10 NEGARA YANG RAKYATNYA GAMPANG BANGET DI TIPU
1. 🇵🇰 Pakistan
2. 🇮🇩 Indonesia
3. 🇳🇬 Nigeria
4. 🇮🇳 India
5. 🇹🇿 Tanzania
6. 🇺🇬 Uganda
7. 🇧🇩 Bangladesh
8. 🇷🇼 Rwanda
9. 🇦🇿 Azerbaijan
10. 🇱🇰 Sri Lanka