"Gaji lu berapa per bulan?" tanya Tante Rina dengan tatap tajamnya.
"0,18 detik MBG, Tante," jawabku pelan tak berani menatap matanya karena malu.
Namun aku sedikit mendongak kepala melihat sedikit daripada raut wajahnya. Ia tersenyum tipis, terkesan merendahkan.
"Heh, anak tante ya sudah jadi direktur perusahaan multinasional. Gajinya 8,64 detik MBG, lho. Kamu ini sudah dewasa tapi masih menyusahkan orangtua!"
Rentetan kata-katanya menusuk hati dalam kalbu paling dalam, tetapi itu menyalakan api yang bersinar menyala-nyala dalam hatiku. Kugenggam tanganku dan berteriak kencang dalam hati, "KELAK GAJIKU SEKITAR 1 MENIT MBG!"
Abis CO-in bocilku ini wkwkwk lucu banget.
Ada yang mau ga? Aku CO in kamu 1 dah 😅 bisa buat hadiah bocil saat lebaran ni. Wkwk
Syaratnya rituit aja sama reply 🤣
Ntar malam jam 10an aku COkan
Ini linknya kalo mau beli sendiri ya.
https://t.co/yTSEQnmJWz
10 malam terakhir mau kuselipkan doa agar program mbg ini gimana caranya berakhir.
kalopun lanjut, semoga sasarannya hanya utk kaum fakir miskin yg membutuhkan dan penyajiannya beneran bergizi & higienis. gabikin keracunan😔
“O Allah, make this land safe, secure, and prosperous, and likewise all Muslim lands. O Allah, grant us safety in our homelands and support with truth, success, and guidance our leader and guardian, the Custodian of the Two Holy Mosques…”
Mewakili Indonesia di salah satu kompetisi Al‑Qur’an paling prestisius di dunia, Aisyah berhasil menembus tahapan tingkat lanjut setelah bersaing dengan ribuan peserta dari lebih 100 negara.
Seorang hafizah cilik asal Kabupaten Malang, Jawa Timur ini, tengah mencuri perhatian dunia melalui tilawahnya yang merdu di ajang Dubai International Holy Qur’an Award 2026.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #AisyahAlRumy #Inilahcom #titiktengah #titikcerah
Gengs, BDS kemarin secara resmi mengumumkan pernyataan boikot Spotify karena terlibat aktif dalam apartheid dan genosida Palestina oleh Zionis.
BDS mengimbau semua orang untuk menghentikan subscription di kanal ini hingga Spotify berhenti terlibat pada genosida.
2026
Betapa kejamnya pemerintah membiarkan rakyat kecil berjuang sendiri membangun sekolah seadanya, tanpa uluran tangan sedikit pun. Anak2 SD itu duduk di lantai tanah, berdinding bambu, beratap rapuh—sementara pejabat sibuk berjanji. Namun guru & murid tak sudi menunggu Jakarta
Salah Login nih Indonesia.
Semestinya kita ikutan disini bersama 80+ negara lainnya untuk bersatu mengecam Israel, menolak penjajahan atas wilayah Palestine!
Bukan malah gabung ama Trump dan Netanyahu.
Video lengkapnya:
https://t.co/Gq0ewmqnKN
Jujur, aku kagum betul sama ini negara.
Ada rakyat mengkritisi program pemerintah dengan cara-cara baik dan memberikan saran baik, enggak didengar. Malah dicibir habis-habisan dalam setiap pidato presiden.
Giliran ada Ketua BEM salah satu Universitas di Indonesia mengkritisi dengan menyurati PBB dan menggalakkan istilah "Maling Berkedok Gizi" dalam panggung-panggung organisasi, eh malah mendapat teror sana sini sampai orang tuanya ketakutan.
Dan, yang bikin makin takjub, Istana malah merespon: makanya kalau kritik pakai etika.
Woi, itu rakyat lu kena terror karena kritis menyuarakan aspirasinya.
Malah ditanggepin begitu.
Jadi ya enggak heran kenapa orang kritis di negeri ini selalu diterror kepala babi, bangkai ayam, di lempar telur busuk, dan di lempar bom molotov, orang negaranya saja tidak bereaksi apa-apa terhadap pelaku terror pada mereka yang keras bersuara.
Katanya kritik sebagai vitamin, tapi nyatanya?