Dalam sebuah kompetisi tidak ada musuh yang ada adlaah lawan tangguh. Pemenang tangguh tetap merubduk dalam kemenangannya. Pengalah yang tangguh bukan mencari-cari keslahan orang lain melainkan mengakui kekalahan dan perkuat diri untuk kompetisi mendatang.
Dengan alasan demokrasi pernyataan akademisi kadan malah membuat jadi gaduh. Sebagai profesor saya ingin tetap jalur menginsoirasi mahasiswa untuk sukses membangun kepemimpinan bertumbuh.
Retorika debat membolehkan gerakan gimmic agar menarik penonton juga dibolehkan berkilah saat tidak mampu menjawab pertanyaan sulit dengan mengatakan pertanyaan receh. Damailah Indonesiaku.