Ya nggak masalah, masih banyak Anak Bangsa yang lebih mampu bekerja dengan segala Integtitasnya menjadi Pemimpin - dari awal sudah salah- MK 90 / 2023 dan Dominasi Jokowi yang menjadi Pilihan sampean itu sudah membuat sampean menjadi tidak Rasional #hening
Linimasa X rame banget sama cenblu yang saling follow, saling unfollow, atau jbjb... bikin kampanye pake akun gratis tertutup oleh akun berbayar. Ayo cenblu cenblu bantu selamatkan Jalan Diponegoro! Biar cepet gajihan dari Mang Elon
Ketika kita memiliki Sikap Rendah Hati dan Jujur dalam bersikap, itulah saat yang paling Indah karena Tuhan pasti mengangkat kita dari Keterpurukan. Tuhan sangat menghargai Sikap Hati kita yang mau tampil Jujur dan apa adanya dihadapanNya ~ GOD Bless You #hening
Membedakan kritik dan bully saja tidak bisa
Bagaimana rakyat percaya kalau dia bisa membedakan demi rakyat dan demi konco
Atau, membedakan peluang dan jebakan bermen
Suram๐
GUYS HATI-HATI YA keluarga aku abis diikutin SAMPE DEPAN RUMAH sama PENIPU 'debt collector' yang bilang mobilku bermasalah dan ada tunggakan 3 bulan walaupun mobilku baru dari dealer
mereka ngakunya mobil / plat bermasalah dan bilang bawa surat tugas (palsu btw)
Waktu presidennya bukan prabowo, dollar SUDAH MAU 14.000
Pas presidennya prabowo.... Bukan cuma 14.000.
TAPI SUDAH DELAPAN BELAS RIBU. !!!
Berarti yang gagal siapa min @Gerindra ?
Apa sih landasan aturannya, sampai masuk minimarket, warung, klinik sampai ATM tetap ngotot pakai helm? Kami aja yg kadang kunjungi site project, malas lama2 pakai safety helmet, keluar site langsung lepas
Ini gokil banget
Banyak tips untuk pelamar pekerjaan yang akan menghadapi interview, dan kembangkan sendiri beberapa sudut pandang menarik yang dikemukakan di sini.
Ini transkripnya dalam bahasa Indonesia:
--
HR: Kenapa kamu butuh pekerjaan ini?
Pelamar: Saya tidak butuh pekerjaan ini.
HR: Oh, kalau begitu kenapa kamu datang ke sini?
P: Saya datang karena kalian butuh karyawan, dan saya ingin membantu kalian.
HR: Jadi kamu di sini untuk membantu kami?
P: Kalian pasang lowongan, saya melamar. Artinya kalian punya kebutuhan, dan saya datang untuk mengisinya.
HR: Kenapa kami harus memilih kamu daripada yang lain?
P: Saya tidak kenal yang lain dan tidak mau membandingkan. Saya hanya bisa cerita tentang diri saya.
HR: Jadi kenapa kami harus merekrut kamu?
P: Karena saya cocok.
HR: Kamu kelihatan sangat percaya diri.
P: Memang seharusnya begitu.
HR: Saya mau jujur sama kamu. Kami mencari orang yang punya minimal tiga tahun pengalaman.
P: Berarti kita memang tidak cocok. Saya kecewa dengan pilihan kalian.
HR: Maaf?
P: Kalian mencari orang yang sudah bertahan minimal tiga tahun di pekerjaan itu, bukan orang yang bisa kasih hasil bagus.
HR: Pengalaman itu penting, kan?
P: Hasil yang penting. Pengalaman cuma cerita yang kamu sampaikan sebelum nunjukin hasilnya.
HR: Kami siap ambil risiko merekrut orang tanpa pengalaman sama sekali.
P: Risiko mana yang lebih worth it? Orang yang punya tiga tahun kebiasaan jelek yang harus kalian koreksi berbulan-bulan, atau orang tanpa kebiasaan dan langsung bisa belajar dari cara kalian? Kalian mau rekrut masa lalu atau masa depan? Saya di sini untuk tumbuh. Kalau saya tumbuh, kalian juga tumbuh.
HR: Sayangnya, sepertinya tidak ada yang bisa kami lakukan.
P: Maksud saya secara profesional.
HR: Oh, cara melihatnya bagus juga ya?
P: Jadi pertanyaannya, kalian mau investasi di pola pikir segar ini atau di cerita orang lain?
HR: Kamu berhasil meyakinkan saya. Kapan kamu bisa mulai?
P: Tidak pernah.
HR: Tidak pernah?
P: Kalian bukan pemberi kerja yang saya cari.
HR: Ini wawancara saya atau wawancara kamu?
P: Keduanya.
HR: Serius?
P: Saya harus meyakinkan kalian. Kalian bahkan tidak berusaha lihat apakah saya cukup berbakat untuk pekerjaan ini.
HR: Kami sudah bilang butuh tiga tahun pengalaman. Begitulah caranya kerja.
P: Jadi kalian lebih fokus pada siapa yang percaya sama saya sebelum kalian, daripada membentuk penilaian sendiri.
HR: Yah, itu menghemat waktu.
P: Jadi kalian biarkan pendapat orang lain yang menentukan siapa yang boleh duduk di perusahaan kalian.
HR: Pengalaman itu referensi.
P: Kalian bisa jadi referensinya, bukan yang direferensikan.
HR: Kalau begitu, biarkan saya jadi referensi kamu.
P: Bisa kita bicara soal gaji?
HR: Seperti yang tercantum, 45 grand. (catatan: $45K/tahun)
P: Kamu tunjukin ke saya bahwa kalian lebih menghargai waktu daripada nilai. Jadi saya baru mau gabung kalau kalian evaluasi ulang berdasarkan nilai yang saya bawa.
HR: Berapa yang kamu mau?
P: Menurut kalian, berapa nilai saya supaya saya betah tinggal dan tumbuh secara profesional di perusahaan ini?
HR: 50. Itu sudah naik 10%.
P: 60.
HR: 55.
P: Diterima.
HR: Bagus. Selamat datang di McDonaldโs.
P: Terima kasih, tapi tidak.
HR: Apa lagi nih? ๐ฉ
P: Sejujurnya, besok saya ada wawancara lain. Saya cuma mau latihan dulu di sini.
HR: Ya ampun. ๐๐๐
P: Tapi tidak sia-sia kok. Kamu baru belajar cara jadi referensi.
Mas Broo @prabowo mengapa memelihara Koruptor - pengkhianat banyak berada disekitar sampean, dari Bea Cukai sekarang MBG mungkin besok Danantara dan Pajak - Perbankan menyusul. Pertamina bagaimana Kabar selanjutnya, RKAB Pertambangan itu juga isinya Penjahat - Ganti semua Menteri
Sebentar lagi, Cepat atau lambat APH akan disibukkan dengan Menangkap banyak tersangka dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tersebar diseluruh Wilayah terlebih mereka-mereka yang terbukti melakukan kejahatan sehingga menyebabkan Keracunan Penerima Manfaat #hening
@indepenSumatera Bener banget. Saya merasakan waktu di Aceh Tamiang, RM simpang opak. Bedug magrib kita pelanggan ditinggal celingak-celinguk di meja karyawan restonya bubar ๐.