Buat sampai ke sana rasanya mustahil karena gue ngerasa gue ga akan pernah punya kesempatan buat jadi pengajar. Tapi diakhir buku ini, kalimat Welas ngingetin gue dengan chat salah satu praktikan gue kemarin. Ya Tuhan, gue lupa melihat sekeliling ๐ฅน
Abis baca pulau pendidaktis (lagi), perasaannya masih sama kayak waktu pertama kali baca, keinginan, dan mimpinya yang juga ikut tumbuh seiring hari. Jadiin kedua tokoh dalam buku ini sebagai panutan yang selalu gue rapalkan dalam doa supaya bisa seperti mereka juga
'Ingin mempunyai jalan yang wangi, disayang, dikenang, membuat semua orang punya mimpi, dan setidaknya bersemangat buat belajar.' Tapiii gue sadarrr itu gaa mudah, susah bangeett.
Kenapa kita harus peduli dengan darurat konstitusi?
Bahaya kalau kita tidak peduli, ada potensi penyalahgunaan kekuasaan, di mana hak-hak sipil dapat ditangguhkan, hukum normal diabaikan, dan kontrol terhadap pemerintah menjadi lemah.
{sebuah utas singkat}
Belakangan ini indonesia lagi menarik bgt yaah, ada Abe cekut yang lucu, ada Sandy, Kevin, Maxwell, Hanif, dan anak coc lain yang jenius kayakkk seru juga tinggal di Indonesia ini rame pisan wkwkwkwkwk