@undipmfs Ohh itu tembusnya ke desa Jabungan. Kaget ya? Hehe sama kayak dulu waktu aku pertama nemu jalan itu. Berasa teleport ke dua setting tempat yang berbeda jauh: Tembalang pusat yang udah tergentrified, sama Jabungan yang masih kuat vibes pedesaannya. Menarik!
"saya pengen jadi orang kaya, memutus rantai kemiskinan dalam hidup saya"
tapi pas waktu kosong:
1. nonton drakor
2. scroll2 sosmed ga jelas
3. nonton p*rno terus2an
trus kondisinya:
1. ga pernah nambah ilmu
2. temen itu2 aja yang juga susah
3. ga berani ambil risiko
4. hobi judi online
5. investasi selalu all-in
@341blue Makanya ada konsep "living the present", Neng. "Smell the flower while you can". Momen-momennya lah yang kita nikmatin. Ada yang sebentar, ada yang lama. Hidup memang berisi awal, dan akhir. Tapi apa yang 'diantara awal dan akhir' itu lah yang penting. Yang bisa kita maknain.
Something in universe feels like guiding me into something. Feels creepy, but I think it's good. Can't tell you more about it, I'll keep it for myself.
Terkadang, pihak eksternal riweuhnya ngelebihin pihak internal. Singkatnya, kitanya aja gapapa tapi kenapa ya mereka yang outside inner-circle justru repotnya ngelebihin kita yang orang dalem. Masih menjadi pertanyaan buatku sekarang.