❝ Suara kedua orang tua di rumah adalah nikmat terindah dan terbesar, jikalau kamu tidak percaya maka cobalah kamu tanyakan kepada mereka yang telah kehilangan (orang tuanya) ❞
Klo penasaran gmn caranya makananmu bergerak di dalam usus, nope, makananmu ga bergerak.
Makananmu digerakkan oleh gerakan usus yg dikenal sbg gerakan Peristaltik.
Video yg kamu lihat ini adalah visual gerakan Peristaltik tsb. Now you know 😆
𝗧𝗮𝗿𝗶𝗳 𝗗𝗶𝘀𝗸𝗼𝗻 𝟭𝟬% 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗖𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗔𝗰𝗮𝗱𝗲𝗺𝗶𝗰𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗔𝗹𝘂𝗺𝗻𝗶 𝗣𝗲𝗿𝗴𝘂𝗿𝘂𝗮𝗻 𝗧𝗶𝗻𝗴𝗴𝗶 🏫
In this economy era, jadi salah satu pelanggan yang dapat reduksi (diskon) tiket kereta api, bisa jadi privilege buat tetap bisa bermobilitas dengan hemat, ygy ✨!
Salah satu kelompok pelanggan yang bisa mendapatkan diskon reduksi 10% tiket kereta api, adalah civitas academica dan alumni dari beberapa universitas yang bekerja sama dengan KAI. Kampus mana aja tuh?😲
#KAI121
#ReduksiCivitasAcademicadanAlumni
#AyoNaikKereta
#KeretaApi
Kalau kalian adalah civitas academica atau alumni salah satu kampus yang terdaftar sebagai penerima diskon reduksi, Railmin udah buatin tata cara pengajuan reduksinya, ya! 🫶🏻
Jadi, siapa nih yang alumni kampusnya udah terdaftar program ini? Coba tulis di kolom komentar ya! 👇🏻
Support photo 🙏🏻: @/yondasiswa13 (IG).
#KAI121
#ReduksiCivitasAcademicadanAlumni
#AyoNaikKereta
#KeretaApi
Setelah IBF dan WBF bersatu, misi memasukkan bulu tangkis sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade berlanjut. Bulu tangkis sudah jadi cabor ekshibisi di Olimpiade 1972 namun kemudian misi masuk Olimpiade terkendala oleh perpecahan yang ada.
1985, empat tahun sejak IBF kembali bersatu pada 1981, bulu tangkis resmi diumumkan sebagai cabor yang bakal dipertandingkan di Olimpiade Barcelona 1992. Indonesia jelas menyambut gembira karena saat itu, Indonesia tak punya medali apa-apa dari ajang Olimpiade sebelum 1985. Medali pertama baru direbut pada Olimpiade Seoul 1988 lewat Tim Panahan Putri yang meraih medali perak, alias tiga tahun setelah bulu tangkis diumumkan masuk ke Olimpiade.
Di PBSI, Try Sutrisno baru saja menjadi Ketua PBSI menggantikan Ferry Sonneville. Olimpiade Barcelona 1992 jelas jadi prioritas utama. Dari 1985 hingga 1992, ada tujuh tahun terbentang.
Tujuh tahun bukan waktu yang bisa dibilang pendek.
Pemain-pemain utama yang ada di Pelatnas saat keputusan bulu tangkis masuk Olimpiade diumumkan, diyakini sudah melewati usia emas mereka saat Barcelona 92 datang.
Tujuh tahun juga bukan waktu yang bisa dibilang panjang.
Karena merancang pemain untuk bisa mencapai peak performance tujuh tahun mendatang jelas harus penuh perencanaan, perhitungan, dan pertimbangan. Belum tentu pemain-pemain yang sudah dibidik dan direncanakan sudah mencapai kekuatan maksimal saat Olimpiade dilaksanakan.
Atas dasar itu, PBSI di bawah Try Sutrisno langsung bergerak
Pemain-pemain muda yang masih berusia belasan pun dipanggil dan dimasukkan ke dalam tim yang diproyeksikan untuk Olimpiade Barcelona 1992. Alan Budikusuma dan Susy Susanti juga masuk di dalamnya.
Selain mereka, ada 20-an pebulutangkis lainnya yang secara gelombang masuk dalam program ini. Pelatih-pelatih berkualitas dipercaya memoles mereka. Tong Sinfu, Indra Gunawan, hingga Liong Chiu Sia jadi beberapa pelatih yang turut menggembleng pemain-pemain muda yang jadi asa Indonesia di Barcelona.
Dengan berbagai kendala yang mengadang, pemain-pemain muda mulai unjuk gigi di akhir era 80-an. Mereka mulai bisa merebut gelar juara dan dipandang sebagai kompetitor yang tangguh oleh negara-negara lain.
Masuk ke periode 90-an, sejumlah pemain muda Indonesia sudah berhasil jadi pemain papan atas. Olimpiade Barcelona 1992 datang, situasi makin menegangkan.
Ketegangan juga hadir untuk Try Sutrisno. Sebagai Ketua Umum PBSI, Try Sutrisno ikut merasakan beban para pemain ketika badminton diharapkan merebut medali emas sekaligus menorehkan sejarah manis untuk Indonesia.
Soeharto yang saat itu menjadi Presiden Republik Indonesia berharap Indonesia memenangkan medali emas Olimpiade. Satu saja.
Satu keping emas yang kemudian terasa berat sekali. Dalam tiap acara pelepasan atau pamit keberangkatan pada turnamen-turnamen sebelumnya, Soeharto tidak pernah pesan apa-apa. Jelang Barcelona 1992, pesan itu datang.
Tidak ada yang pasti dalam sebuah pertandingan olahraga. Karena itu yang bisa dilakukan PBSI adalah mendorong atletnya siap dalam segala aspek. Mental, moral, fisik, dan rohani. Semua digembleng dan diasah selama masa persiapan.
Ketika Tim Indonesia berangkat, mereka tinggal berusaha mengeluarkan semua kemampuan yang telah ditempa dan dipersiapkan. Selain itu, berdoa dan berserah pada Tuhan.
Hasilnya, Indonesia pulang dengan 2 medali emas lewat Alan Budikusuma dan Susy Susanti, 2 medali perak lewat Ardy B. Wiranata dan Eddy Hartono/Gunawan, dan satu perunggu lewat Hermawan Susanto.
Terima kasih dan Selamat Jalan, Pak!
Tambora dan Pesan Mitigasi Leluhur
- Thread -
Di lahan subur kaki gunung api tidur setinggi 4300 mdpl, masyarakat dari 3 kerajaan ( Tambora, Pekat dan Sanggar ) hidup berdampingan dengan salah satu gunung tertinggi di Indonesia pada masanya itu.
Saking menjulangnya, pelaut Portugis di tahun 1600an menjadikan Gunung api Tambora sebagai patokan navigasi lautnya saat melintas dari Sumbawa menuju Banda.
Gunung Tambora membawa kemakmuran pada 3 kerajaan itu. Penduduk hidup dari hasil pertanian dan pengolahan makanan, kayu dan tenun.
Sementara penduduk pedalaman berburu, yang di pesisir sibuk dengan perdagangan antar benua seperti dengan Cina dan Eropa di pelabuhan.
Hingga tahun 1812 …
Dapur magma di kedalaman 1,5-4,5 km mulai bergemuruh dan menyemburkan asap hitam. Penduduk di Semenanjung Pekat-Sanggar, sudah gelisah akibat gempa2 kecil yang intens. Sayang, siklus letusan yang panjang membuat aktivitas Tambora kurang dipahami seberapa besar bahayanya.
John Crawfurd dokter Skotlandia yang sedang berlayar menuju Makasar, turut melihat asap yang membumbung tinggi dari puncak Tambora tanda gunung ini tengah bangun dari tidur panjangnya.
Extension MRT Lin Utara-Selatan dari Lebak Bulus ke arah Serpong sudah memasuki tahap feasibility study (kajian) per Januari 2026 & diharapkan selesai di akhir tahun 2026.
Feasibility study dilakukan melalui kolaborasi antara MRT Jakarta dengan Sinarmas Land.
Perkiraan trase jalur & jumlah stasiun dapat berubah tergantung hasil feasibility study.