Dari pengumuman ini, menarik untuk membaca analisis Guillermo Rai di The Athletic soal tawaran €150 juta Real Madrid untuk Julian Alvarez.
👉Menurut Rai, ini bukan operasi transfer untuk membawa Alvarez ke Santiago Bernabeu. Tawaran itu hanya pernyataan niat dari Perez yang baru terpilih kembali.
Kalau analisis itu tepat, maka yang sedang dimainkan Madrid bukan mencari striker. Mereka sedang memainkan pasar.
Perez tahu Barca jadikan Alvarez target utama. Jadi, Madrid masuk dengan nilai tinggi. Harga pasar Alvares otomatis naik. Barcelona terpaksa ikut harga pasar yang sudah dipatok Madrid.
Jika Barcelona tetap kejar Alvarez, uang yang disiapkan harus lebih besar. Kalaupun Barca mundur, sudah pasti kehilangan Alvarez. Jika Atletico akhirnya tetap jual Alvarez misalnya, mereka dianggap sudah kehilangan salah satu pemain pentingnya.
Sementara Madrid bisa saja tidak dapat Alvarez, tetapi sudah berhasil ganggu dua rivalnya, ATM dan Barca.
The Athletic sebut situasi ini sebagai Florentino chess.
Salah quote tadi anyiing. Maap min @SeputarMadrid 😭😭