Ada satu petugas ATC di Palu. Beliau jadi malaikat bagi banyak orang.
Nama nya Anthonius Gunawan Agung.
Kerjaannya kelihatan biasa.
Duduk di menara.
Ngatur pesawat datang dan pergi.
Bukan pejabat. Bukan orang terkenal.
Waktu gempa besar 2018, landasan kacau.
Orang orang panik.
Pilot minta izin lepas landas secepatnya.
Dia bisa aja turun duluan. Nyelametin diri.
Tapi dia memilih tetap di atas.
Nunggu sampai pesawat terakhir bener bener lepas landas.
Beberapa menit kemudian, menara roboh.
Dia tidak sempat keluar.
Puluhan orang di pesawat itu pulang hidup hidup.
Namanya baru dikenal setelah dia tidak ada.
Kita sering kira pahlawan itu yang viral.
Padahal banyak yang kerjanya diam diam.
Efeknya, seumur hidup orang lain.
Rest In Peace 🫡
@FiksiBerfakta@DikaAna51261695 Tidak aman, saya pernah bekerja di perusahaan penghasil asam nitrat (nitric acid) kalau ada kebocoran nitrat, maka pabrik harus dimatikan bisa secara otomatis maupun manual
@jondhez Senior ku SMA, dulu waktu SMA ga neko2 pulang pergi naik motor, ganyangka beliau bupati sekarang 😅, setauku waktu dulu tidak pernah masuk list rumah didatangi untuk donatur acara pensi SMA
In less than 48 hours Gen Z protest in Nepal did the following:
- Burnt down multiple politicians' houses
- Increased the protest even during curfew and firing around multiple cities
- made the Prime Minister resign
- entered parliament and burnt it.
This is the generation that doesn't forgive, doesn't forget.
#Nepal #GenZProtest
🚨🔴⚪️ Excl: Lille agree deal to sign Calvin Verdonk from NEC for €3m package, all done.
Indonesia international will play tomorrow his last game for NEC to help his club and coach with who he has top relation.
Straight after game, medical in Lille. 🇮🇩
Emang bener Konate ini lebih bagus dari Saliba sih. Ambil dia aja yak @SeputarMadrid@realmadridindo1 kata Liverpool sekalian tebus TAA biar dapat potongan harga + gratis ongkir kalau beli 2 langsung.
OKNUM ORMAS 'MENGAMUK' DITUKANG BUAH👀‼
Oknum Ormas meminta uang ke pedagang buah di dekat Perumahan Taman Alfa Indah, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.
Menurut informasi warga, oknum ormas tersebut tidak terima diberikan uang Rp 10.000 malah minta Rp 35.000. Karena tidak diberikan keinginanya oknum ormas tersebut datang kembali dengan membawa rekan-rekannya dan “mengamuk”di tukang buah.
@DivHumas_Polri
Via IG: @jktnewss
#elshintaviral