ALERTA!!!🚨
PENANGKAPAN SEWENANG-WENANG TERJADI LAGI
Icad seorang warga yang diduga pihak kepolisian adalah admin dari akun @TheKerupuk, telah ditangkap dan dibawa oleh 8-10 anggota polisi ke Polres Metro Tangerang kemarin malam karena konten-konten meme di akun tersebut.
MAHFUD MD: SAYA TERKECOH!
BERITA MENGATAKAN PELIMPAHAN PERKARA DARI POLISI KE KEJAKSAAN, P21.
TERNYATA BUKAN!
PELIMPAHAN HANYA BISA APABILA TERSANGKA (FEBRIE) TELAH DIPERIKSA POLISI!
TAPI TERNYATA INI PENGALIHAN PENYIDIKAN DARI POLISI KE KEJAKSAAN!
TERSANGKA (FEBRIE) BELUM PERNAH DIPERIKSA POLISI!
INI MELANGGAR HUKUM ACARA PIDANA!
Mei 2024: Densus 88 dikuntit balik di kafe Cipete → personel Polri "diamankan" TNI.
Agustus 2025: Polda coba geledah rumah Jampidsus → diblokir TNI, gagal.
Juli 2026: Polda geledah kafe linked ke Jampidsus → rumah langsung dikepung TNI bersenjata laras panjang.
Tiga kali berulang. Satu pola.
Namanya kalau bukan pola perlindungan, apa?
Polda Metro bilang:
"Siapapun yang halangi penyidikan bisa dijerat Pasal 21 UU Tipikor."
Di saat yang sama, puluhan TNI bersenjata laras panjang mengepung rumah target penyidikan,dan jalan di depannya diportal.
Pasal 21 UU Tipikor itu berlaku buat siapa saja,kecuali kalau lo pake seragam loreng?
Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah 🇮🇩 tidak memenuhi undangan Iran utk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yg terbunuh dlm serangan militer ilegal.
Yg saya dengar, berbagai upaya gigih Iran utk mengundang Pemerintah 🇮🇩 tidak mendapat tanggapan. (Mereka kan juga punya harga diri - tidak mungkin mengemis-emis kehadiran kita.) Akhirnya, yg hadir hanya Dubes RI di Teheran - yg dianggap oleh Teheran sbg sikap menyepelekan undangan ini, bahkan dianggap sbg tamparan. Sementara Arab Saudi, Qatar, Turki, Oman, Kazakhtan, Mesir, Pakistan, Rusia, Tiongkok, India, Malaysia, Bangladesh dll (lihat daftar dibawah) sama sekali tidak ragu mengirim delegasi resmi pada tingkat Menteri, bahkan Pakistan pada tingkat Presiden. 🇮🇩 sbg negara berpenduduk muslim terbesar di dunia satu-satunya yg ABSEN mengirim delegasi. Bahkan Malaysia nampak lebih bebas aktif dari Indonesia.
Apakah ini berarti polugri "bebas aktif" kita mulai LUNTUR krn 🇮🇩 takut/sungkan thdp Amerika ? Has “FEAR” become a factor in Indonesian foreign policy ? Ataukah kekhilafan ini lebih mencerminkan MANAJEMEN sistem politik luar negeri yang penuh masalah - sebagaimana biasanya, surat undangan macet di berbagai meja dan tidak ada yg berani mengambil keputusan. Paling tidak 🇮🇩 bisa mengirim Wamenlu urusan dunia Islam Anis Matta - tapi beliau justru keliling Asia Tengah utk kunjungan yg sifatnya rutin.
Kita seakan melupakan bhw Iran adalah sahabat lama Indonesia, hubungan selalu terjaga dgn hangat dan saling menghormati, dan tidak pernah ada konflik antara kedua negara. Kehadiran delegasi resmi 🇮🇩 dlm acara penghormatan terakhir Ayatollah Khamenei (yg sayangnya tidak terjadi) seharusnya menjadi momen pembuktian diplomasi bebas aktif Indonesia, momen persahabatan RI-Iran sekaligus sinyal tegas dari Jakarta bhw adalah aksi pembunuhan Ayatollah Khamenei adalah aksi ilegal yg melanggar hukum dan norma internasional.
Jangan sampai kita selalu lantang bicara bebas aktif, tapi begitu diminta menentukan sikap dlm situasi yg sensitif, kita bersembunyi.
Please remember : bebas aktif adalah #diplomasiberprinsip, bukan #diplomasisungkan
Boleh dikutip.
Gaurav Srivastava "menyusup" ke keluarga Prabowo Subianto dan elite di Indonesia untuk mendapatkan kontrak pertahanan.
Pura-pura menjadi agen Central Intelligence Agency (CIA).
#TempoPlus