Tahun 2005.
Harga minyak dunia sedang naik, subsidi BBM dari APBN membengkak.
Keadaan fiskal sempit, mau ini susah, mau itu susah. Mesti ada anggaran yang dilonggarkan.
Presiden SBY berkoordinasi dengan DPR dan MPR untuk meminta persetujuan.
Agar tidak makin membengkak, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi.
Setelah disetujui, SBY, mengumumkan sendiri di TV nasional keadaan apa yang terjadi.
Apa yang sudah dia lakukan.
Dan keterpaksaan menaikkan harga BBM.
Dan sebagai kompensasi, masyarakat diberikan bantuan langsung tunai, sebagai pengganti subsidi BBM.
Tahun 2026
Malam hari, tiba-tiba Pertamax naik.
Gak ada angin gak ada hujan.
Dari 12 ribu jadi 16 ribu.
Tiga puluh persen lebih.
Siangnya Presiden Prabowo pidato di Lampung.
"Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir."
"Nyenyenye"
Maret 2026.
Mitra MBG bernama Hendrik Irawan viral joget-joget sambil pamer dapat Rp6 juta per hari.
Publik marah. BGN menegur. Dapurnya disuspend.
Tapi berhenti dulu. Mari ikuti angkanya.
BGN dalam siaran pers resminya mengkonfirmasi:
insentif Rp6 juta per hari memang hak setiap mitra SPPG.
Diatur dalam Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025.
Berlaku untuk semua 27.735 dapur yang aktif.
Tetap cair meski sekolah libur, cuti bersama, atau dapur di-suspend sekalipun.
Hitung sendiri:
Rp6 juta × 27.735 dapur = Rp166 miliar per hari× 313 hari operasional = ~Rp52 triliun per tahun , hanya untuk insentif fasilitas, belum bahan makanan, belum operasional
Total anggaran MBG 2026: Rp268 triliun dari APBN , sekitar 7% dari total belanja negara. Tidak ada program makan sekolah di negara mana pun di dunia yang menyedot porsi APBN sebesar ini (rata-rata global: 0,1–0,5%).
Hasil programnya:
a. 37.270 anak keracunan sejak Januari 2025 (JPPI, Mei 2026), tersebar di 31 provinsi
b. Mayoritas SPPG belum bersertifikat laik higiene sanitasi
c. Program berjalan tanpa Perpres, tanpa audit independen yang bisa diakses publik
Masalahnya bukan Hendrik yang joget.
Hendrik satu dari 27.735 mitra yang menerima insentif yang sama dari sistem yang sama.
Yang patut dipertanyakan bukan orang yang joget di depan kamera.
Yang patut dipertanyakan adalah: siapa yang merancang sistem di mana Rp268 triliun uang pajak rakyat mengalir lewat puluhan ribu dapur swasta tanpa transparansi, tanpa Perpres, tanpa audit publik , sementara 37.270 anak sudah jadi korban keracunan dan program ini tetap jalan?
Madilog: ikuti logika angkanya. Bukan jogetnya.
⚠️ INGAT BAIK-BAIK NAMA DAN WAJAH SI BAJINGAN TENGIK HERY SUSANTO INI!
Taukah Handai Tolan sekelian, mengapa embege bisa melahirkan kasus keracunan hingga 30.000++ kasus? Mengapa kepala Badan dan wakilnya bisa dengan sangat leluasa korupsi selama 1,5 tahun? Mengapa banyak sekali pegawai BGN di daerah yang menjabat sebagai korwil, dan/atau pegawai kelas coro di kubangan lumpur (espepege) memiliki etika dan kompas moral yang hancur? Mengapa banyak panganan yang tersaji tak sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi dan terkesan mengenaskan? Mengapa kerap terjadi maladministrasi baik di tingkat pusat hingga di kubangan lumpur?
Salah satu jawabannya adalah ini! 🫵🏻
Lembaga yang bertugas untuk mengawasi program kerja lembaga / badan negara, dipimpin oleh orang brengsek yang MELARANG staf-nya untuk menyentuh dan memeriksa jalannya embege!
*Apa fungsi Ombudsman? Tupoksi mereka adalah mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan, baik itu Kementerian, Lembaga, atau Badan—baik di pusat maupun di daerah—termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan badan swasta yang menggunakan anggaran negara.
Sibangsat! Dia bukan cuman doyan duit suap tata kelola pertambangan nikel, tapi juga main-main sama proyek super prioritas rezim. Asu! Biadab!
Kalau disuruh nebak foto tim nasional paling keren akhir-akhir ini, gue gak bakal pilih yang paling mewah. Gue pilih Norwegia.🇳🇴
Setelah sebelumnya bikin foto tema Viking, sekarang mereka ngelakuin sesuatu yang jauh lebih ngena.
Setiap pemain foto sambil memakai jersey klub tempat mereka PERTAMA kali memulai karier.
Bukan klub terbesar yang pernah mereka bela.
Bukan klub yang bikin mereka terkenal.
Tapi klub kecil yang pertama kali percaya sama mereka.
Dan jujur, menurut gue ini indah banget.
Karena sebelum ada Haaland di Manchester City, Odegaard di Arsenal, atau pemain-pemain Norwegia yang sekarang main di level tertinggi Eropa, ada lapangan kecil, pelatih lokal, dan klub masa kecil yang jadi awal semuanya.
Kadang kita terlalu fokus sama puncaknya sampai lupa dari mana perjalanan itu dimulai.
Foto ini kayak pengingat kalau mimpi sebesar Piala Dunia pun selalu dimulai dari tempat yang sederhana.
Norwegia mungkin belum punya sejarah sebesar negara-negara lain.
Tapi cara mereka menghargai akar perjalanan para pemainnya?
Kelas banget. 🇳🇴❤️
Baca reply nya banyak yang nyaranin klo HP diservis, daripada ngasih PIN, lebih baik pake maintenance mode/repair mode, sehingga teknisi cuma bisa akses bagian yg penting dan bukan bagian privasi.
Bisa jg pasang FR di app2 privasi (pesan, galeri, dll)
Dicatat 📝
Para aktivis 1998 ini dulu “terpaksa” main sandiwara penculikan…
Sekarang sudah duduk manis mendukung Prabowo dengan senyum lebar.
Akhirnya mereka merdeka dari tawanan sandiwara yang dulu diciptakan untuk mereka.
Terima kasih Pak Prabowo.
🤣🤌
Gua udah punya jawaban kalo ditanya soal ini.
https://t.co/Kj7BQ2oS4r
Apakah kasihan? Tidak sama sekali. Sekarang kita balik:
- Apakah kalian kasihan dengan ibu2 kantin yang penghasilannya 0 rupiah karena MBG?
- Apakah kalian kasihan dengan orangtua yang menangis karena anaknya keracunan MBG?
- Apakah kalian kasihan dengan jutaan orang yang bayar pajak, namun uang pajak itu dipakai untuk korupsi dalam MBG?
- Apakah kalian kasihan dengan orang yang kena PHK akibat multiplier effect dari MBG ?
Sejawat kalian saja suka pamer gaji di SPPG dan merendahkan orang lain. Ngapain juga kasihan.
Pelopor ayam geprek pertama tuh BUKAN GEPREK BENSU 😭😭😭
TAPI AYAM GEPREK BU RUM. Bu Rum mulai jualan di Papringan, Jogja tahun 2003. Waktu itu namanya masih ayam ulek, ayam gejrot, ada yang nyebut ayam penyet jugaaa
Namanya berubah jadi “geprek” karena Bu Rum yang mulai pakai istilah itu biar kedengeran unik waktu pelanggannya makin banyakkkk
Geprek Bensu baru muncul tahun 2017. Jadi 14 tahun setelah Bu Rum nemuin konsepnya, Geprek Bensu baru ada…
FYI Ratna Dewi ini sekarang di jepang terkenal sebagai tokoh kontroversial.
Ratna Dewi ini konservatif sayap kanan, terang-terangan homophobic dan xenophobic.
Januari lalu mukulin mantan manajer, mecat karyawan tanpa alasan, ga bayar gaji karyawan pas covid, merjuangin animal rights tapi jualan mantel kulit hewan.
Pokoknya sejelek-jeleknya perempuan jahat ada di dia, dia pun blak-blakan mau sama Soekarno karena duitnya.
Anjir!
Ini harta karun, aku gak mau nyimpen sendirian.
Link untuk download Schoolatlas der gehele aarde. Gile, atlasnya cantik bener.
https://t.co/m19UfufAmV
Ada penggalan kalimat menarik di dua video ini.
Video 1: "Jadi menurutmu mas kalo wartawan gak kompeten?".
Video 2: "Maksudmu, ustad gak pintar?".
Nah, persamaannya kedua-duanya trmsuk straw man dlm kerangka cacat berpikir. Sdangkn perbedaannya, yg satu goblok natural, yg satu dibungkus dlm komedi.