jika kau tak tau harus pergi kemana, tetaplah ditempatmu, tarik napas panjang.
jika tak bisa berbuat apa-apa, tarik napas dan lalui harimu.
-Love You To Debt-
-26 Februari 2026-
Maka biarkan mereka hidup di dalam diri seperti cahaya senja; tak lagi menerangi jalan, namun memberi warna pada langit batin kita. Sebab cinta yang telah berlalu tak menuntut kembali, ia hanya ingin dikenang sebagai bagian dari perjalanan menjadi manusia.
Mereka yang kita cintai tak pernah sungguh-sungguh pergi, waktu boleh menjauhkan langkah dan menghapus suara, tetapi hati menyimpan mereka dalam ruang yang tak dapat disentuh lupa. Disanalah mereka berdiam, bukan sebagai kehadiran, melainkan sebagai gema.
Namun mereka tidak tinggal untuk mengikat, mereka hadir sebagai pelajaran tentang betapa luasnya hati pernah terbuka, tentang betapa rapuh sekaligus kuatnya jiwa saat mencintai. Dari mereka, kita belajar bagaimana kehilangan membentuk kedewasaan.
Aku tidak akan pernah mengucapkan "see you".
Jangan pernah bertemu dikesempatan manapun karna sampai saat ini aku masih mencoba melewati beribu-ribu masalah yang ada dikepalaku untuk melupakanmu.
Orang yang kulepas adalah orang yang sangat ingin aku ajak segalanya selamanya. Entah kapan aku bisa menemukan kata sembuh setelah melihat orang yang aku usahakan berkali-kali kini harus ku ikhlaskan lagi dan lagi.