brusan bli roti kukus langgananku biasanya harganya 7ribu 1 roti,td naik jd 8 ribu..wlopun naik cm sribu ibu yg jual smpe bilang dlu "maaf yh mas harganya naik soalnya ada penyesuaian bahan naik"..roti enak murah naik sribu aja yg jual minta maaf masa yg itu diam ajh
Ini yg dikemukakan ama beberapa ahli ekonomi tempo hari.
Kenaikan barang itu terjadinya perlahan, mulai dari bahan mentah, setengah jadi, baru bahan jadi.
Kenaikan bensin itu baru langkah awal, yg akan memberikan efek domino ke naiknya harga2 yg lain.
Yg tercekik itu yg finansialnya dan gajinya terbatas.
Makin kesini kelas menengah makin banyak yang turun jadi kelas bawah, padahal udah bela²in pake Pertamax yang kualitasnya busuk biar yang isi pertalite yang membutuhkan aja dan diharapkan subsidi bisa tepat sasaran
Tapi yaa kalo naiknya langsung 32% gini bikin sesek juga anjeng😂
guys lu pada tau gk
ini berita paling lawak sih hari ini
ada cerita pembangunan jembatan di Karanganyar hasil gotong royong gabungan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Harusnya kabar bagus dong.
Tapi yang bikin warga geleng-geleng justru pas momen peresmiannya.
Katanya warga sampai nyeletuk:
“ini biaya bangun jembatannya jangan-jangan lebih murah daripada biaya seremoni peresmiannya.”
Karena peresmiannya disebut ramai banget:
ada potong pita, acara formal, penyambutan, konsumsi, perlengkapan acara, sampai urusan akomodasi tamu.
Belum lagi kalau yang datang banyak pejabat atau rombongan:
transportasi, pengamanan, dokumentasi, konsumsi, dan kebutuhan teknis lainnya.
Dan ini yang sering bikin rakyat sensitif.
Bukan karena gak mau ada apresiasi.
Tapi kadang yang dibutuhkan warga itu jembatannya berfungsi dengan baik… selesai.
Bukan seremoni berlebihan yang kesannya lebih mahal dari manfaat simboliknya.
Rakyat tuh simpel:
jalannya bagus → senang
jembatan jadi → senang
akses lancar → senang
Yang bikin kesel itu kalau substansi kecil, pencitraan besar.
Kalau memang proyeknya untuk rakyat, fokusnya harus di hasil yang benar-benar dipakai warga tiap hari.
Bukan bikin acara megah cuma buat foto lalu upload caption “demi masyarakat.”
Warga sekarang makin kritis.
Mereka bisa bedain mana pembangunan beneran, mana yang terlalu sibuk sama seremoni.
Bukan baru kali ini..
SPPG bikin UMKM merugi..
Dulu pernah pedagang tempe juga..
Kasusnya sama.. pembatalan sepihak. 😒
Katanya mendukung UMKM, nyatanya apa?
150 pack atau sekitar 1.500 roti burger u/ program MBG diduga dibatalkan scr mendadak ketika barang sudah siap dikirim ke SPPG Wonosari, Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung.
Guys lu pada tau gak,
ada driver ojol yang cerita
dan ini justru bikin banyak orang makin campur aduk lihat kasus Nadiem Makarim sekarang.
Katanya:
“Dia itu bos saya. Dulu beliau hadir dan buka banyak peluang rezeki buat jutaan orang. Saya salah satu yang ngerasain langsung.”
Kalimat itu sederhana, tapi ngena banget.
Karena buat banyak driver Gojek,
sosok Nadiem bukan cuma figur startup di berita bisnis.
Ada yang cerita bisa bayar kontrakan tiap bulan karena orderan Gojek.
Ada yang bisa nyekolahin bahkan nguliahin anaknya dari hasil narik bertahun-tahun.
Ada yang bantu biaya pengobatan orang tua.
Ada yang tadinya kerja serabutan gak jelas, lalu punya penghasilan harian yang lebih pasti.
Bahkan waktu pandemi banyak orang kehilangan kerja formal, tapi masih ada yang bertahan karena narik dan nganter makanan.
dan ketika nadiem sekarang
terkena isu yang tidak enak
mereka bingung
apa yang bisa mereka lakukan
bahkan kabarnya
ada beberap driver yang bersedia
menggantikan posisi beliau
jika memang haruz di penjara