Gw udah ngonten kurleb 8 tahun di semua platform,
Gw pernah ngementorin banyak orang buat ngonten, beberapa dari mereka nichenya adalah sepak bola.
Dan sudah bukan rahasia Umum lagi bahwa Cristiano Ronaldo adalah makanan yang amat sangat empuk dan mengenyangkan😅.
Kami pernah ngulik data dan coba eksekusi di lapangan:
Makanan empuk kreator sepak bola kurang lebih begini urutannya:
1. Cristiano
2. Kekalahan Tim Besar (Terutama di Derby)
3. Blunder/underpeform pemain besar (terutama bintangnya Madrid/Barca)
4. Match Derby
Dst
Tim besar (impresi) : Top 4 England, Madrid & Barca.
Messi? Pembahasan Messi bakal rame ketika soal pemecahan rekor (terakhir waktu dpt pildun dan ballon do’or)
Dan tau rame karena apa? Yaa, kita harus membawa nama Cristiano untuk menjadi perbandingannya (untuk jadi samsak).
rendang sebenernya awet bgt makanya dulu ibunya malin kundang masak rendang untuk bekal malin kundang merantau, di box makanan itu si ibu nulis:
for malin
Inilah alasan mengapa media media barat dan FIFA selalu membencinya. Mereka tidak suka ketika seseorang yang punya pengaruh besar memilih memakai panggungnya untuk hal yang lebih besar daripada sekedar sepak bola.
Cristiano: “Quiero ganar el Mundial y retirarme”
Julián Álvarez: “Que alguien me saque del Atleti por favor”
Ancelotti: “Yo solo quiero que no juegue Endrick”
Eden Hazard en su casa mientras tanto:
Calling out the hypocrisy of so called football pundit Thierry henry. In this UCL against Barca, when Atletico Madrid took a goalkick & their defender touched the ball again to restart the play, Henry said it should have been a penalty. In post match CBS analysis he went to lengths to explain how "rules are rules and context does not matter". He even had a bullying argument with CBS rules analyst Christina Unkel who kept on reiterating that context matters.
Coming back to Leo Messi foul against Algeria, Thierry went against his own philosophy of rules are important than intent & said that intent is important & it shouldn't have been a red card.
Thierry Henry, a great football legend, who is suppose to be unbiased as a football pundit, is changing his philosophy to support Barca when he wants & to support Messi when he likes.
Shameless hypocrite.