Ya Allah, I know you are testing me. I know you see me struggle day in and out. No love is greater than your love. Please fix my heart and comfort my soul. Aamiin
Saya heran membaca pernyataan @Kemlu_RI re Venezuela yg sangat standar dan sama sekali tidak menyebut Amerika Serikat. Sejak kapan kita sungkan/takut mengkritik kawan yg lakukan pelanggaran hukum internasional ? Kenapa Menlu @Menlu_RI Sugiono sampai sekarang tidak bersuara, padahal dunia menunggu pandangan 🇮🇩 sbg pemain Global South yg penting. Ini momen 🇮🇩 perlu percaya diri menunjukkan sikap, sama ketika kita dulu menentang invasi AS thdp Iraq. Bebas aktif itu artinya BERANI berpendirian. Bermitra dgn AS, dan dgn negara manapun, tidak boleh menjadikan 🇮🇩 negara penurut yg mengorbankan hal2 yg prinsipil.
Percaya gak kalau salahsatu penyebab kerugian PLN adalah karena over-capacity? Jadi ceritanya tahun 2015 dulu ada inisiatif Jokowi untuk peningkatan kapasitas listrik nasional secara agresif, berujung ke pembangunan PLTU-PLTU swasta (IPP) untuk bantu tingkatkan kapasitas produksi listrik.
Masalahnya? Prediksi pertumbuhan ekonominya meleset, tapi pembangunan IPP sudah berjalan, sehingga statusnya saat ini adalah over-capacity!
Sedangkan bentuk kerjasama dengan IPP nya adalah fix quota "take or pay", alias terpakai tidak terpakai harus dibayar PLN, alhasil PLN selalu merugi. Selama 2015-2024, jumlah surplus energi yang harus dibayar PLN bahkan melebihi jumlah konsumsi nasional selama setahun!
Masalahnya, karena jenis kontrak yang disepakati, maka pemerintah melalui PLN secara perdata berkewajiban tetap membayar PLTU rekanan, dan untuk mengatasinya lantas mengeluarkan aneka "kebijakan" untuk meningkatkan konsumsi listrik masyarakat.
Misalnya? Rencana konversi konsumsi gas 3 Kg ke kompor listrik, meminimalisir izin pembangkit mandiri (mis: solar panel), juga subsidi pembelian motor dan mobil listrik yang baru lewat itu.
Kebijakan lainnya? Untuk menerima kenaikan harga listrik, seperti usulan Bahlil terbaru.
Alhasil, negara yang salah hitung, tapi rakyat lagi yang kena getahnya...
Boss: “You arrived 10 minutes late.”
Employee: “Yesterday I stayed late finishing that last-minute report.”
Boss: “I understand… but rules are rules.”
The next day, the employee arrived exactly on time.
And at 6:00 p.m. sharp, shut down the computer.
No extra emails. No work taken home.
If punctuality is non-negotiable, then effort must have boundaries too.
Recognition cannot be one-sided.
When mistakes are highlighted but dedication is ignored, the real message becomes clear:
“Do only what’s required. Nothing more.”
Empathy costs nothing.
The absence of it? That can cost you everything—especially your best people.
someone once told me to always live for the little things in life. live for 5am sunrises and 5pm sunsets. where you'll always see colors in the sky that don't usually belong. live for road trips and bike rides with music in your ears and the wind in your hair. live for days when you are sorrounded with your favorite people who make you realize that the world is not a cold, harsh place. live for the little things because they will make you realize that this is what life is about, this is what it means to be alive. 🤍
Author: Unknown ✍️
SUSAHNYA JADI PETANI DI INDONESIA 🌶️🌽🍈
Sebagai sarjana pertanian yang kini terjun langsung ke dunia pertanian, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan realitas yang dihadapi petani,
Ilmu dari bangku kuliah seharusnya cukup jadi bekal. Tapi kenyataannya ...