Ges, kalau kemarin ada yang bikin web "Kalkulator MBG" sekarang gua bikinin web buat ngitung seberapa lama lu pada harus ngumpulin duit sampe nominal segitu.
Klo di berita emang keliatan dikit sih... Kek 600jt doang, 1,57M doang...
Coba kesini deh:
https://t.co/R2N9hxdngf
Ternyata pemadaman listrik bergilir itu karena PLN ga beli batubara, bukan batubaranya yg terbatas. Efisiensi soalny duidnya buat MBG wkwk kocak
cc:threadshareitt22
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
ada permintaan dari pengusaha MBG kepada prabowo:
- Tolak keras penutupan dapur MBG saat libur sekolah
- Dapur dibangun pakai uang pribadi mitra, bukan APBN banyak masih nyicil utang bank, belum balik modal
- Total investasi mitra ditaksir Rp80-120 triliun
- Kalau dapur tutup, balita dan ibu hamil (1000 hari pertama) ikut tidak terlayani
- Insentif mau dihapus saat libur dianggap melanggar kontrak
- relawan kehilangan penghasilan harian
- banyak relawan yang sudah ambil cicilan
- Sindir 200 dapur yang dibangun pakai dana APBN lewat BUMN malah mangkrak
- Soal pengadaan motor/mobil viral mitra tegaskan tidak dilibatkan sama sekali
- BGN dianggap ambil keputusan sepihak tanpa diskusi dengan mitra
- Minta Presiden Prabowo turun tangan tinjau ulang kebijakan BGN
Nyesek lihatnya, nggak ada jembatan, siswa siswa tetep berenang arungi sungai
Ini yang di maksud Fatimah BEM UI, sebelum mengadakan MBG, perhatikan hal hal dasar pendidikan kayak gini
Orang2 yang demo dukung MBG hanya peduli dengan profitabilitas mereka.
Sedangkan targetnya (para siswa) adalah korban yang dibungkam, dipaksa menerima, dan tidak dapat bersuara karena penuh dengan intimidasi.
Harusnya klo program ini bener, yang bersuara untuk mendukung MBG adalah guru2, pihak sekolah, dan para siswa. Bukan malah orang2 gajelas yang hanya ngerti kata "cairr"
buat yg dukung MBG tetap jalan, nih dengerin suara hati guru-guru yg diwakilkan pak guru Iman
cuman butuh 17 detik buat paham sakitnya jdi guru di tengah fantastisnya anggaran MBG
- ditekan krn bersuara
- gaji seuprit dibanding petugas SPPG
- ada yg gajinya ga dibayar
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.