Putusan KIP mulai membuka tabir: dokumen fotokopi ijazah UGM Jokowi yang dipakai saat Pilpres 2014 & 2019 diminta ditunjukkan tanpa sensor.
Drama panjang ini pelan-pelan menuju ujungnya. Pada akhirnya, yang bertahan bukan narasi tapi fakta. Termul dipersilahkan kejang2 😁😁
https://t.co/PokM0E2A7a
Kasus Kriminalisasi mantan Dirut ASDP Ibu Ira sangat memprihatinkan :
1) rekayasa hukum melebihi rekayasa hukum kasus Tom Lembong
2) diduga sebagai kasus pesanan oligarki untuk mematikan semangat orang baik dan bersih untuk memperbaiki negerinya.
3) berharap agar Presiden Prabowo menghentikan kriminalisasi orang-orang baik
PERNYATAAN SIKAP dr. TIFA
RRT Selalu Solid dan Kompak, Dukungan Rakyat Meneguhkan Langkah Kami
Bismillahirrahmanirrahim
1)
Dalam beberapa hari ini, saya mencermati adanya narasi yang mencoba menggiring opini publik bahwa RRT — Roy, Rismon, dan Tifa — terpecah atau tidak lagi satu suara. Dengan tenang saya pastikan: internal RRT tetap solid, kompak, dan setia pada perjuangan menegakkan kebenaran ilmiah. Perbedaan pendapat dalam dinamika besar adalah hal yang biasa, namun tujuan kami tidak pernah berubah: menjaga martabat ilmu pengetahuan demi masa depan bangsa Indonesia tercinta.
2)
Terkait pergantian atau evaluasi terhadap Penasihat Hukum, itu merupakan langkah profesional yang sah, wajar, dan dibutuhkan dalam perkara besar seperti ini. Klien berhak meninjau efektivitas pendampingan hukum sepanjang proses kriminalisasi kami: mulai diperiksa sebagai Saksi, meningkat menjadi Terlapor, hingga kini berstatus Tersangka. Semua pihak perlu bisa rumangsa, bukan rumangsa bisa. Ini bukan konflik personal; ini bagian dari upaya menata strategi terbaik dalam melindungi hak-hak kami sebagai warga negara dan akademisi.
3)
Sejak status Tersangka diberikan kepada kami, dukungan rakyat semakin deras dari berbagai daerah dan latar belakang. Itu menegaskan bahwa perjuangan ini bukan isu personal, melainkan tuntutan publik agar negara berjalan di atas kebenaran. Karena itu, saya meminta masyarakat untuk tidak teralihkan oleh isu-isu yang tidak substantif. Fokus kami tetap pada integritas dokumen publik, transparansi tata kelola, dan masa depan kepemimpinan Indonesia.
4)
Kami sangat percaya, Presiden Prabowo Subianto pun mencermati persoalan ini, di mana tiga ilmuwan sedang bekerja menegakkan kebenaran dan mendukung Good and Clean Governance, terutama dalam hal dokumen publik pejabat. Langkah yang kami tempuh ini justru berkontribusi positif bagi performa pemerintahan beliau ke depan.
5)
Isu yang tidak dituntaskan dengan baik pada akhirnya akan menjadi beban sejarah bagi bangsa ini. Persoalan terkait integritas dokumen publik harus diselesaikan melalui mekanisme yang adil dan objektif. Kami akan terus menjalankan peran akademik dan konstitusional kami agar bangsa ini melangkah ke depan tanpa warisan ketidakpastian dari masa lalu.
Hasbunallah wani'mal wakil, ni'mal maula wani'mannashiir. La haula wala quwwwata ila billah.
⸻
Salam Takzim,
dr. Tifauzia Tyassuma, https://t.co/IDuIvQSub4.
UAS : AYO HADIRI REUNI AKBAR 212 | MONAS 2 DES 2025 MAGHRIB S/D SELESAI
Selasa 2 Desember 2025 /
11 Jumaadil Akhir 1447 H
Silang Monas Jakarta
TEMA :
REVOLUSI AKHLAK UNTUK SELAMATKAN NKRI DARI PENJAHAT
DAN MERDEKAKAN PALESTINA DARI PENJAJAH
Kemenangan Roy Suryo Cs adalah memiliki Keilmuan Teknis yang tidak dimiliki oleh team Jokowi.
Team Jokowi hanya didominasi orang Hukum dan team sorak relawan dan buzzer saja.
Apakah alasan kuat kenapa RRT mendadak jadi Tersangka dan kemudian kena cekal adalah:
Karena RRT punya planning untuk ke Singapore bulan Desember 2025 mengunjungi Orchid Park Secondary School, MDIS, dan menemui beberapa Profesor dan Diaspora Indonesia yang bermukim di Singapore, dan siap memberikan kesaksian yang valid tentang riwayat pendidikan seseorang?
Dan RRT juga planning untuk ke UK ke Bradford University jugaaa.
Makanya saya bertanya, apakah rencana trip RRT itu yang bikin kita kena cekal yang 20 hari diperpanjang jadi 6 bulan????
Ini pertanyaan lho...
🚨 TERKINI: ISRAEL akan melanjutkan serangan di Gaza setelah jenazah sandera dikembalikan
Hal ini sudah diduga: Israel TIDAK PERNAH menghormati gencatan senjata. Anehnya, ada saja pengamat Indo yang husnudzon & memuji2 agenda "damai" Trump.
ada yg bilang pemimpin bijak, hebat akan ambil alih & melanjutkan yg sebelum'a. normal & gua stuju.
klo ngutang cari untung/mark up alias korup. utang diambil alih, org'a gk blh diusik, dibebasin. tu lindungin org yg salah, bkn bijak, gk normal